Keberagaman Adalah Sunnatullah Dalam Islam

 31 Oct 2019  Taufiq F

Keberagaman Adalah Sunnatullah Dalam Islam

Keberagaman adalah - Image from islamcinta1.wordpress.com

Keberagaman adalah sunnatullah yang tidak bisa kita ingkari. Hal ini telah diterangkan pada surat Al-Hujarat ayat 13 sebagai berikut:

"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal" (QS Al-Hujarat [49]:13).

Dalam Al-Qur'an Surat Al-Hujarat telah dijelaskan secara terperinci, baca disini
(Baca: Al Hujurat Ayat 13 Arab, Latin, dan Terjemahannya)

Kita diciptakan Allah bukan dalam keseragaman, tetapi dalam keberagaman dan perbedaan. Seperti halnya keberagaman di Indonesia ini berbeda dalam hal suku, bahasa, warna kulit, agama, dan lainnya.

Dari keberagaman bangsa Indonesia itu, menjadikan keberagaman adalah anugerah Tuhan yg harus disyukuri dan agar kita saling mengenal, mengasihi, bukan untuk saling memusuhi. Berikut penjelasan lengkapnya...

Keberagaman Adalah Anugerah

Keberagaman adalah hal yang indah dan merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Kira akan menemukan keberagaman karakteristik orang di lingkungan sekitar.

Keberagaman yang ada di lingkungan sekitar yang sering dijumpai antara lain usia, jenis kelamin, dan pekerjaan.

Keberagaman telah mengajarkan kita untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Keberagaman juga bisa menumbuhkan rasa toleransi agar lingkungan di sekitar kita aman, nyaman, dan damai. Jika sikap tersebut kita lakukan maka tidak akan timbul perpecahan, pertengkaran, dan keretakan antar masyarakat.

Dengan memahami arti keberagaman tersebut, atau macam-macam sifat dan ciri-ciri setiap individu, sifat tenggang rasa dalam diri akan terasah.

Karena negara ini penuh keberagaman, ajarkan toleransi sejak dini pada anak (Baca: Karena Negara Kita Penuh Dengan Keragaman, Maka Ajarkan Anak Bertoleransi Dengan 9 Hal Ini)

Tenggang rasa artinya dapat menghargai perasaan orang lain. Manfaat keberagaman di lingkungan sekitar, antara lain saling menghargai antar sesama, belajar untuk tidak membeda-bedakan, tidak menganggap diri kita yang paling baik dan dapat memperkaya pengetahuan.

Menyikapi Keberagaman dalam Bingkai Islam

Islam merawat keberagaman tersebut dengan penerapan syariat secara kaffah, diantaranya:

Pertama, mengutamakan persaudaraan dan perdamaian diatas semua perbedaan, Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat" (QS Al-Hujurat:10)

Kedua, keadilan yang objektif, dalam konteks pluralisme kita terkadang menganggap apa yang ada diluar kelompok kita berlebih yang berseberangan pandangan sebagai musuh.

Padahal ini merupakan kedangkalan berfikir yang menyebabkan kita membabi buta menjudge kelompok lain secara objektif sehingga sering kali kita tidak adil dalam menilai pandangan kelompok lain secara objektif.

Contoh keberagaman upacara adat yang ada di Indonesia (Baca: 9 Upacara Adat di Indonesia Dengan Keunikan Masing-masing Daerah Asalnya)

Islam mengajarkan untuk meletakkan keadilan diatas semua perbedaan. Semua dinilai secara objektif tanpa melihat kelompok dan latar belakang yang semua disandarkan pada keadilan sesuai hukum syara.

Ketiga, menjauhi kekerasan fisik dalam perbedaan dan lebih mengutamakan diskusi. Ketika ruang diskusi terbuka maka akan memudahkan mencapai kemaslahatan.

Dengan diskusi inilah semua perbedaan bisa disatukan pada satu tujuan yang tentunya juga harus sesuai dengan koridor syariat.

Keempat, toleransi dalam perspektif islam. Islam mengakui berbagai keberagaman termasuk dalam sisi agama. Saling membantu dan menghormati terhadap agama lain merupakan nilai toleransi.

Hubungan keberagaman dan persatuan yang perlu dipahami oleh semua masyarakat (Baca: Apa Hubungan Persatuan dan Keberagaman Serta Kolerasinya Dengan Toleransi?)

Namun toleransi sesungguhnya dalam beragama yakni membiarkan umat dapat dengan bebas beragam menurut keyakinannya masing-masing tanpa paksaan dan tidak ikut campur dalam memaknai ajaran aqidah agama lain.

Kelima, larangan berpecah belah, Allah SWT berfirman:

"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara" (QS Ali Imran:103)

Dalam sejarah telah tercatat bagaimana islam menjaga perdamaian dimuka bumi ini, tengoklah "piagam Madinah" yang menyebutkan bahwa jika ada yang menyerang kota Madinah dan penduduknya, maka semua yang terlibat dalam piagam Madinah wajib mempertahankan dan menolong tanpa melihat perbedaan agama dan qabilah.

Patutlah kita mencontoh bagaimana umat islam bersatu bersama umat agama lain selama 1300 tahun tanpa ada perpecahan. Inilah bukti bahwa islam berhasil mengukir indahnya perdamaian di atas keberagaman.

Cara mengajari anak mengenai keberagaman agar dapat memiliki sifat toleransi pada sesamanya (Baca: Bagaimana Mendidik dan Memahamkan Anak Tentang Keberagaman?)

Demikianlah penjelasan mengenai keberagaman adalah, yang dapat wajibbaca.com sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat untuk kita semuanya.