9 Upacara Adat di Indonesia Dengan Keunikan Masing-masing Daerah Asalnya

 06 Sep 2018  duwi Pebrianti
9 Upacara Adat di Indonesia Dengan Keunikan Masing-masing Daerah Asalnya

Upacara adat via trivia.id

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia ini memiliki banyak pulau, oleh sebab itu banyak sekali upacara adat yang ada di Indonesia ini. Apa saja upacara adat di Indonesia?

Indonesia yang memiliki banyak adat istiadat dan kebudayaan, juga mempunyai beragam upacara tradisional yang menarik. Hingga saat ini, banyak yang masih melakukan upacara adat yang ada di daerahnya. Berikut adalah nama upacara upacara adat yang ada di Indonesia dan tersebar di setiap propinsi. Dijamin, kamu makin ketagihan untuk mengunjungi daerah-daerah lain di Indonesia. Berikut ini sembilan upacara adat di Indonesia yang bisa kamu lihat langsung ke daerahnya.

Indonesia yang terdiri lebih dari 30 provinsi dan ribuan pulau memiliki beragam budaya yang tentunya bisa menjadi wisata edukatif. Ada banyak upacara adat di Indonesia yang bisa kita ketahui, dan setiap daerah tentunya berbeda.

Pemahaman Kebudayaan, Keragaman dan Budaya

Kebudayaan adalah hasil dari karya cipta, rasa, dan karsa manusia. Lingkupnya mencakup banyak aspek kehidupan seperti hukum, keyakinan, seni, adat atau kebiasaan. Kehadirannya mampu mempengaruhi pengetahuan seseorang, gagasan, dan ide.

Sedangkan keragaman adalah kenyataan hidup yang dikehendaki Allah. Seperti halnya manusia, Al Quran pun menghendaki umatnya memperhatikan aneka buah-buahan yang beraneka macam.

Dengan begitu banyak keberagaman maka dari itu marilah kita sebagai manusia untuk saling menerima perbedaan dan keragaman antar sesama.

Sedangkan budaya adalah sama halnya dengan adat istiadat yaitu sebagai berikut.

Pengertian Adat Istiadat atau Budaya

Adat istiadat adalah sikap dan kelakuan seseorang yang telah diikuti oleh orang lain pada jangka waktu yang cukup panjang. Adat lebih tepatnya dapat mencerminkan jiwa serta kepribadian suatu masyarakat.

Sebenarnya pengertian ini sangat luas jangkauannya, sehingga untuk mengenal secara lebih spesifik anda perlu memahami hal berikut ini

1. Adat istiadat merupakan tata kelakuan yang kekal dan turun temurun dari generasi ke generasi lain sebagai warisan sehingga integrasi nya dengan pola-pola perilaku masyarakat

2. Adat istiadat adalah perilaku budaya dan aturan-aturan yang telah berusaha diterapkan dalam lingkungan masyarakat.

3. Adat istiadat merupakan ciri khas suatu daerah yang melekat sejak dahulu kala dalam diri masyarakat yang melakukannya

4. Adat istiadat adalah himpunan kaidah-kaidah sosial yang sejak lama ada dan telah menjadi kebiasaan (tradisi) dalam masyarakat.

Baca Juga : 

Upacara Adat

Dalam konsepnya terbagi menjadi beberapa upacara yang dilakukan untuk tujuan tertentu. Banyaknya keberagaman yang menarik tersebut membuat penasaran suku lain yang ingin mengetahui apa maksud dan makna di adakannya upacara adat tersebut, bahkan tak jarang sektor ini menjadi investasi yang berarti dalam pengembangan pariwisata.

Berikut ini upacara adat di Indonesia beserta asalnya.

9 Upacara Adat di Indonesia

Indonesia memiliki berbagai macam adat istiadat dari setiap daerahnya. Berikut ini beberapa upacara adat di Indonesia yang bisa kamu lihat.

1. Ngaben, Bali

Ngaben merupakan upacara kremasi atau pembakaran jenazah umat Hindu Bali. Jenazah yang akan dikremasi dibaringkan di dalam sebuah patung unik berbentuk lembu, lalu dibakar di tengah-tengah sanak keluarga. Patung tersebut berdiri di tengah menara bernama bade.

2. Rambu Solo, Tana Toraja

Rambu Solo merupakan upacara pemakaman yang sangat menarik untuk diikuti karena diselenggarakan dengan beberapa susunan acara dan kegiatan kesenian. Saat proses pemakaman, kamu tidak hanya melihat proses pemakamannya saja.

Proses pemakaman Rambu Solo terdiri dari pembungkusan jenazah, penghiasan peti jenazah, proses perarakan, dan peletakan peti jenazah di Lakkian, kompleks pemakaman di Tana Toraja.

3. Aruh Baharin, Kalimantan Selatan

Upacara yang diadakan selama 7 hari 7 malam ini merupakan ungkapan rasa syukur dari masyarakat Dayak terhadap hasil panen yang melimpah, keberhasilan berdagang, melaut, atau beternak. Aruh Baharin tidak diadakan setiap tahun, kamu hanya bisa menemukan upacara ini setiap 3 atau 5 tahun sekali.

4. Etu, Flores

Dalam upacara ini, masing-masing kampung akan mengirimkan perwakilannya untuk diadu dalam sebuah pertarungan tinju. Pertandingan ini diadakan di tengah lapangan dan ditonton oleh seluruh masyarakat Nakageo. Sebelum hari pertandingan, masing-masing peserta akan mengadakan ritual adat untuk memohon kekuatan.

5. Katoba, Sulawesi Tenggara

Katoba merupakan upacara adat keagamaan Islam di Sulawesi Tenggara untuk anak-anak yang baru dikhitan. Sehari setelah dikhitan, anak-anak akan dipakaikan pakaian adat, lalu dipikul di bahu anggota keluarganya untuk menemui imam.

6. Nadran, Cirebon

Nadran merupakan upacara adat masyarakat Cirebon sebagai bentuk rasa syukur atas karunia dari Tuhan. Selain itu, Nadran juga dipercaya sebagai ungkapan terima kasih pada leluhur karena sudah menjauhkan dari malapetaka. Upacara adat Nadran ditandai dengan penyembelihan kerbau. Kemudian, kepala kerbau dihanyutkan ke laut bersama tumpeng sebagai sesaji.

7. Ma’nene, Tana Toraja

Upacara adat ini dilakukan 3 tahun sekali pada bulan Agustus. Ma’nene adalah upacara penggantian pakaian jenazah. Jenazah yang sudah diawetkan akan dibersihkan dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan kain bersih lalu diganti pakaiannya.

8. Sedekah Laut

Sedekah Laut merupakan upacara adat yang ditujukan untuk Nyi Roro Kidul yang dipercaya sebagai ratu pantai selatan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut yang melimpah. Upacara ini didahului dengan persiapan sesaji. Segala sesaji yang akan dilarung ke laut dikumpulkan lalu disusun dalam sebuah tempat berbentuk rumah.

9. Tabuik, Pariaman

Tabuik diselenggarakan dalam rangka memperingati wafatnya Imam Husein, cucu Nabi Muhammad. Masyarakat Minangkabau biasa menyelenggarapan upacara adat ini dengan menampilkan Pertempuran Karbala, dan mementaskan kesenian musik.

Itulah penjelasan mengenai upacara adat di Indonesia dan tujuannya lengkap dengan penjelasan upacara adat di indonesia beserta asalnya. Selain itu, kita juga bisa tahu tentang upacara adat di Indonesia beserta penjelasannya yang bisa menambah pengetahuan dan kecintaan kita terhadap tanah air ini. Banyak sekali bukan upacara adat di Indonesia ini, dan tentunya setiap daerah mempunyai adat tersendiri.

Mengapa upacara adat di indonesia berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya? Karena indonesia mempunyai beragam budaya dan adat masing-masing, Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak suku, ras, dan budaya yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, upacara adat yang terdapat disetiap daerah berbeda.

Tidak hanya upacara adat di indonesia saja yang berbeda, tetapi tari upacaranya juga berbeda lho! Bagaimana contoh tari upacara adat di indonesia? Dibawah ini adalah penjelasan mengenai tari upacara di Indonesia.

Baca Juga: 

9 Upacara Adat di Indonesia Dengan Keunikan Masing-masing Daerah Asalnya

Beragam via kata.co.id

5 Contoh Tari Upacara dan Asalnya

Bagi anda yang ingin mengetahui contoh tari upacara di Indonesia yang tersebar di berbagai daerah, berikut ini akan kami berikan informasi kepada anda semua.

1. Tari Tradisional Gambuh, Bali

Tarian ini dianggap paling berkualitas oleh masyarakat Bali. Dianggap berkualitas karena tarian ini merupakan dramatari klasik Bali yang paling kaya akan gerakan tarinya, sehingga tari gambuh ini dianggap sebagai acuan segala jenis tari klasik khas Bali.

2. Tari Bedhaya Ketawang Tarian Tradisional Surakarta

Sebuah tarian bangsawan Keraton Surakarta. Tarian ini hanya dipentaskan saat upacara penobatan serta Tinglandalem Jumenengan (upacara kenaikan tahta raja) Sultan Surakarta.

3. Tari Seblang Tarian Tradisional Banyuwangi

Tari Seblang ini merupakan sebuah tarian ritual tradisi yang sangat tua di wilayah Banyuwangi. Saat pertunjukannya, tarian seblang dimulai dengan upacara yang dipimpin oleh seorang dukun atau pawang desa setempat.

4. Tari Lawung Tarian Tradisional Yogyakarta

Tari Lawung ini biasa dipentaskan guna sebagai sarana upacara, seperti upacara pernikahan dan susunan acara pernikahan. Cerita yang terkandung di dalamnya adalah menggambarkan tentang seorang prajurit yang sedang perang.

5. Tari Tor tor Tarian Tradisional Sumatera

Tari Tortor merupakan tari yang berfungsi sebagai sarana upacara, tarian ini berasal dari Sumatera. Dalam pertunjukannya, tarian ini disajikan dengan iringan musik gondang.

Baca Juga: 

Jadwal Upacara Adat di Indonesia

Berikut Jadwal Upacara Adat di Indonesia yang akan digelar sepanjang 2018 dari seluruh penjuru tanah air.

1. Pesta Kesenian Bali

Berjenjang melalui kecamatan, kabupaten hingga propinsi. kompetisi tingkat desa, festival ini terkenal dengan karnaval pembukaan yang megah. Selama empat puluh tahun selalu dihadiri oleh Presiden RI. Tahun ini, Pesta Kesenian Bali akan digelar pada 16 Juni nanti yang mewakili puncak kerja seni sepanjang tahun.

2. Jember Fashion Carnaval

JFC akan digelar pada 7 Agustus 2018 nanti sebagai ajang Fashion Extravagansa yang ditampilkan sepanjang lebih dari tiga kilometer. Berkat JFC, kota tenang Jember di Jawa Timur ini masuk dalam peta kota karnaval dunia.

3. Borobudur Marathon

Jalur yang dipilih tidak linear tetapi sirkular dengan tujuan agar peserta mengikuti maraton yang menghormati raga dan memuliakan rasa. Festival ini digelar pada 18 November 2018 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

4. Banyuwangi Ethno Carnival

Berlari melewati desa tradisi dan hutan lokal, sambil mengelilingi Borobudur, menjadikan Borobudur Marathon memori tak terlupakan bagi para pesertanya. Jalur yang dipilih tidak linear tetapi sirkular dengan tujuan agar peserta mengikuti maraton yang menghormati raga dan memuliakan rasa. Festival ini digelar pada 18 November 2018 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Nah, itulah penjelasan mengenai upacara adat di Indonesia. Beragam sekali bukan? Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda.