Waktu Sholat Dhuha yang Mustajab Sesuai Sunnah

 02 Nov 2019  Taufiq F

Waktu Sholat Dhuha yang Mustajab Sesuai Sunnah

Waktu sholat dhuha - Image from dutaislam.com

Waktu sholat dhuha yang mustajab mulai pukul berapa dan sampai jam berapa? Serta bagaimana pula niat sholat dhuha, bacaan sholat dhuha dan tata cara sholat dhuha?

Waktu sholat dhuha antara jam 06.00 pagi atau sejak setelah matahari terbit. Allah telah mengatur waktu terbaiknya, pada waktu sholat dhuha tersebut itulah manusia dianjurkan melaksanakan sholat dhuha.

Sholat dhuha adalah sholat sunah yang dilakukan seorang muslim ketika masuk waktu dibolehkan sholat dhuha, sholat dhuha merupakan salah satu shalat sunnah yang istimewa. Ada banyak manfaat dan keutamaan yang luar biasa.

Sholat dhuha banyak keutamaan yang perlu anda ketahui, berikut ini (Baca: 10 Keutamaan Sholat Dhuha, Hingga Pahalanya Sama Seperti Sedekah)

Kebanyakan saat melaksanakan sholat dhuha tidak memperhatikan waktu dimulainya sholat dhuha. Maka dari itu pada kali ini wajib baca akan menerangkan waktu sholat dhuha dan keutamaannya yang diperbolehkan dan mustajab, berikut selengkapnya.

Sholat Dhuha Adalah

Sholat dhuha merupakan sholat sunah yang dilakukan seorang muslim ketika masuk waktu sholat dhuha. Apakah waktu sholat dhuha itu? Waktu sholat dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (Kira-kira pukul 7 pagi) hingga waktu dzuhur.

Jumlah rakaat sholat dhuha paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak atau maksimalnya adalah 12 rakaat. Dilakukan dalam satuan 2 rakaat sekali salam. Sholat dhuha merupakan salah satu shalat sunnah yang istimewa.

Banyak sekali manfaat dan keutamaan yang besar jika seorang muslim rutin melaksanakan shalat sunnah ini. Shalat ini dikenal sebagai shalat sunnah untuk memohon rezeki dari Allah SWT.
Keutamaan sholat dhuha salah satunya adalah untuk rezeki bagi umat islam bahkan sudah tertulis di dalam hadist Rasulullah untuk yang selalu mengerjakannya.

Dalam beberapa hadist nabi SAW dijelaskan beberapa keutamaan shalat dhuha, yaitu:

Pertama, Allah akan mencukupkan segala kebutuhan. Dalam hadist qudsi Allah berfirman:

عَنِ اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَنَّهُ قَالَ :يا ابْنَ آدَمَ ارْكَعْ لِي أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Allah SWT berfirman: "Wahai anak Adam, rukuklah untukku sebanyak empat rakaat di awal siang, maka akan aku cukupkan kebutuhanmu hingga sore hari." (HR. Al-Tirmidzi)

Sebagai umat islam selayaknya kita senang mengerjakan amal ibadah termasuk shalat dhuha. Keutamaan sholat dhuha pada bulan ramadhan akan mendapatkan keberkahan dan pahala yang berlipat dari Allah SWT.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Ustaimin mengatakan "Awal waktu sholat dhuha adalah ketika matahari meninggi setinggi tombak ketika dilihat yaitu 15 menit setelah matahari terbit." (Syarah al-Arba'in an-Nawawiyah, hal:289)

Sebelum menginjak pada penjelasan waktu sholat dhuha, perlu di waspadai waktu waktu dilarang sholat dhuha.

Rahasia besar sholat dhuha yang belum banyak orang tau. (Baca: Rahasia Besar Dibalik Shalat Dhuha yang Sebagian Orang Belum Tahu)

Waktu Dilarang Sholat Dhuha

Mengapa kita dianjurkan menunggu hingga lebih kurang 15 menit setelah matahari terbit? Hal ini dikarenakan agar tidak bertepatan dengan waktu-waktu yang dilarang melaksanakan sholat.

Sebagai dalam Hadist Rasulullah SAW:

Dari Uqbah bin Amir radhiallahu 'anhu, beliau berkata,

ثَلاَثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّىَ فِيهِنَّ أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ الشَّمْسُ وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تَغْرُبَ

“Ada 3 waktu dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami untuk melaksanakan shalat di 3 waktu tersebut atau menguburkan jenazah kami: (1) ketika matahari terbit sampai tinggi, (2) ketika seseorang berdiri di tengah bayangannya sampai matahari tergelincir, dan (3) ketika matahari miring hendak tenggelam sampai benar-benar tenggelam.” (HR. Muslim no. 831)

Karena dari itu lebih baik menunggu sampai kurang lebih 15 menit setelah matahari terbit, hingga matahari tersebut meninggi sampai setinggi tombak atau kira-kira 2 meter dan kemudian melaksanakan sholat dhuha.

Kemudian berikut ini waktu dibolehkan sholat dhuha.

Waktu Dibolehkan Sholat Dhuha

Waktu yang baik dan mustajab untuk mengajarkan sholat dhuha adalah pada akhir dari waktu dhuha, yaitu ketika matahari sudah mulai terik saat-saat mendekati waktu dzuhur.

Dalilnya adalah hadist riwayat dari al-Qosim as-Syaibani bahwa Zaid bin Arqam radhiallahu 'anhu melihat sekelompok orang melakukan sholat dhuha, kemudian Zaid mengatakan:

"Andaikan mereka tahu bahwa shalat setelah waktu ini lebih utama. Sungguh Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda,

صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ

"Sholatnya para Awwabin adalah ketika anak onta mulai kepanasan.” (HR. Muslim 748)

Sholatnya para Awwabin yang dimaksud pada hadist di atas adalah sholat dhuha. Sedangkang Awwabin artinya orang yang suka kembali pada aturan Allah.

Cara praktis menentukan waktu sholat dhuha yang terbaik ini adalah waktu dzuhur dikurangi kira-kira 20 menit. Ini adalah batas waktu berakhirnya waktu sholat dhuha. Oleh karena itu sebaiknya kerjakan sholat dhuha lebih awal sedikit sebelum masuknya waktu dzuhur tersebut.

Perlu Diingat!!! Kira-kira Batas Waktu Berakhirnya Sholat Dhuha, dan Waspadalah Pada Waktu Terlarang Sholat Dhuha ini:

1. Waktu dilarang sholat dhuha pertama

Dari setelah sholat subuh hingga matahari terbit.

2. Waktu dilarang sholat dhuha kedua

Setelah sholat subuh sampai matahari menyingsing setinggi tombak, atau hingga kira-kira 15 menit atau 20 menit setelah matahari terbit.

3. Waktu dilarang sholat dhuha ketiga

Saat matahari sudah ada di atas kepala dan tidak condong ke timur atau ke barat sampai matahari tergelincir ke barat. Yaitu sekitar 15 menit sebelum masuk waktu dzuhur.

4. Waktu dilarang sholat dhuha keempat

Dari setelah selesai sholat ashar hingga matahari mulai tenggelam

5. Waktu dilarang sholat dhuha kelima

Dari matahari mulai tenggelam hingga tenggelam sempurna.

Nah itulah waktu waktu dilarang sholat dhuha dan waktu dibolehkan sholat dhuha, sekarang lanjut ke pembahasan mengenai tata cara sholat dhuha.

Niat Sholat Dhuha

Latinnya :
"Ushollii sunnaatadluhaa rak’ataini mustaqbil alqiblati adaa-a llillaahi ta’aala."

Artinya :
“Saya berniat sholat dhuha 2 rakaat menghadap kiblat karena allah ta’ala”.

Jika ingin melaksanakan sholat dhuha 4 rakaat sekaligus bisa mengubah bacaan niat 2 rakaat menjadi 4 rakaat dengan menyebut ‘arbaa’ata rok’ataini.

Tata cara sholat dhuha lengkap, cek disini penjelasannya (Baca: Niat, Waktu yang Tepat Serta Doa Setelah Sholat Dhuha)

Bacaan Sholat Dhuha 

Menurut dari beberapa referensi beberapa buku, yang mengatakan bahwa lebih afdholnya ketika sholat dhuha adalah saat di rakaat pertama kita membaca surat Asy-Syam dan untuk rakaat kedua surat Al-lail.

Kalau pendapat dari Ibnu hajar al-Atsqolani, beliau menyarankan untuk rakaat pertama membaca surat al-Kafirun dan pada rakaat kedua membaca surat al-ikhlas.

Tidak ada salahnya kita membaca surat Adh-Dhuha juga karena di dalam surat tersebut terdapat nilai-nilai penting yang bisa kita pahami, hayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebenarnya masalah tentang surat untuk bacaan sholat dhuha tidak ada keterangan resmi yang berasal dari Rasulullah mengenai surat apa yang harus dibaca.

Silahkan membaca surat Al-Qur'an apa saja sesuai keinginan kita, tetapi sebaiknya kita membaca surat yang sesuai dengan kebutuhan kita pada saat itu.

Doa di Waktu Sholat Dhuha

Latinnya :
“Allaahumma Innadh Dhuhaa a dhuhaa ika wal bahaa a bahaa ika wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudrota qudrotuka wal ‘ishmata ‘ishmatuka. Allaahumma Inkaana rizqiy fis samaa i fa anzilhu wa inkaana fil ardhi fa akhrijhu, wa inkaana mu’assiron fa yassirhu wa inkaana harooman fa thohhirhu wa inkaana ba’iydan fa qorribhu. Bihaqqi dhuhaa ika wabahaa ika wajamaalika waquwwatika waqudrotika aatinii maa aataita ‘ibaadakas sholihiin.”

Artinya :
“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha itu adalah dhuhamu, keagungan itu merupakan keagunganmu, keindahan itu merupakan keindahanmu, kekuatan itu adalah kekuatanmu, kekuasaan itu adalah kekuasaanmu”, dan penjagaan-penjagaan adalah penjagaanmu.
“Ya Allah, jika rezeki aku masih di langit maka turunkanlah, jika ada di dalam bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, apabila itu haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah”.

“Demi kebenaran dhuhamu, keagunganmu, keindahanmu, kekuatanmu dan kekuasaanmu, berikanlah kepadaku sebagaimana apa yang engkau berikan kepada hambamu yang sholeh”.

Doa sholat dhuha lengkap, cek penjelasannya disini (Baca: Doa Sholat Dhuha Lengkap dengan Artinya)

Demikianlah penjelasan mengenai waktu sholat dhuha yang dapat wajibbaca.com sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat untuk kita semuanya.