9 Sistem Organ Manusia Beserta Fungsinya

 04 Dec 2019  Isfatu Fadhilatul

9 Sistem Organ Manusia Beserta Fungsinya

Organ manusia - Image from id.pinterest.com

Sistem Organ Manusia Beserta Fungsinya Apa saja sistem organ dalam tubuh manusia itu? Berikut penjelasannya.

Sistem organ adalah bentuk kerja sama antar organ guna melakukan fungsi-fungsi yang lebih kompleks. Sistem organ manusia disebut juga dengan kumpulan beberapa organ yang melakukan fungsi tertentu.

Lalu apa saja sistem organ manusia itu, dan apa saja fungsi masing-masing organ? Simak rangkumannya berikut ini.

Baca Juga :
1. Penyebab, Gejala, dan Obat Trigliserida yang Ampuh
2. Pengentalan Darah: Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya
3. Difteri: Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Penanganannya

Sistem Organ Manusia

Sistem organ manusia merupakan salah satu bagian dari sistem organisasi kehidupan, yaitu suatu perangkat elemen-elemen kehidupan, mulai dari struktur yang paling kecil hingga yang paling besar berupa sel, jaringan, organ, sistem organ dan organisme. Masing-masing struktur tersebut mempunyai tugas dan fungsinya tersendiri untuk menumpang kehidupan.

Seperti halnya sistem organisasi kehidupan, sistem organ manusia yang merupakan kumpulan antar organ juga melakukan kerja sama untuk mencapai fungsi yang lebih kompleks. Dalam melakukan kerja sama tersebut, antar organ tidaklah bekerja sendiri, melainkan saling bergantung dan saling mempengaruhi satu sama lain.

Misalnya pada sistem organ manusia pencernaan yang terdiri dari lambung dan usus. Meskipun organ tersebut memiliki fungsi khusus masing-masing, namun organ-organ tersebut bekerja sama untuk mencerna makanan. Begitu pun dengan sistem organ manusia lainnya.

Sistem organ manusia dikelompokkan berdasarkan fungsinya. Nah, berikut ini sistem organ manusia beserta fungsinya.

1. Sistem indera

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, sistem indera terdiri dari lima panca indera, yaitu :

  1. Mata yang berfungsi untuk melihat.
  2. Telinga untuk mendengar.
  3. Hidung yang berfungsi sebagai alat penciuman.
  4. Lidah sebagai alat untuk mengecap. 
  5. Kulit yang berfungsi sebagai indera peraba dan perasa, serta berperan untuk menutupi organ dalam tubuh, menerima sebuah rangsangan, temperatur suhu, dan sentuhan.

2. Sistem kardiovaskular

Sistem kardiovaskular terdiri dari organ jantung (kardio) dan pembuluh darah (vaskular). Sistem kardiovaskular ini mempunyai tanggung jawab untuk memompa dan mengedarkan darah ke seluruh tubuh, atau yang lebih sering kita sebut dengan sirkulasi darah.

Darah sendiri memegang peranan yang sangat penting, yaitu sebagai sarana transportasi untuk oksigen, karbon dioksida, nutrisi, hormon, serta berbagai zat lainnya, dari dan ke seluruh tubuh.

3. Sistem pernapasan

Sistem organ pernapasan merupakan salah satu sistem organ vital pada manusia yang bertugas untuk menghirup oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh, serta mengeluarkan karbon dioksida sebagai salah satu zat buangan metabolisme.

Sistem organ pernapasan sendiri terdiri dari hidung, tenggorokan, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Di antara organ pernapasan tersebut, paru-paru merupakan organ terbesar yang berfungsi dalam pertukaran gas oksigen dan karbon monoksida.

4. Sistem pencernaan

Sistem pencernaan bertugas agar tubuh mampu menerima makanan, mengubah, dan memproses makanan tersebut menjadi nutrisi melalui proses pemecahan kimia. Proses tersebut terjadi dalam sistem organ manusia tubuh yang meliputi mulut, diafragma, esofagus, lambung, hati, pankreas, dan usus.

5. Sistem reproduksi dan urogenital

Sistem reproduksi dibagi menjadi dua, yaitu sistem reproduksi pria dan wanita. Sistem reproduksi pada pria mencakup semua organ yang digunakan selama berhubungan intim dan menghasilkan keturunan (prokreasi). Sistem reproduksi pada pria terdiri dari penis, testis, epididimis, dan vas deferens.

Sedangkan pada sistem reproduksi wanita, mencakup semua organ yang diperlukan untuk berhubungan intim, hamil, dan melahirkan. Sistem reproduksi pada wanita terdiri dari vagina, rahim, ovarium, dan tuba falopi.

Sedangkan sistem urogenital adalah sistem organ manusia yang berkaitan antara reproduksi dan ekskresi urine.

6. Sistem saraf dan muskuloskeletal

Sistem saraf mencakup semua sel saraf di tubuh manusia, baik saraf sensorik maupun saraf motorik. Sistem saraf bertugas agar manusia mampu untuk merasakan, memahami, dan memberi respon terhadap lingkungan sekitarnya.

Sistem saraf juga berperan penting dalam gerak tubuh, yang bekerja sama dengan sistem muskuloskeletal. Sistem muskuloskeletal sendiri mencakup otot (muskulo) dan tulang (skeletal).

Sistem muskuloskeletal berfungsi untuk :

  1. Menggerakkan tubuh.
  2. Menjaga postur tubuh.
  3. Menjaga keseimbangan tubuh.
  4. Menghasilkan panas tubuh melalui proses metabolisme.
  5. Melindungi organ dalam tubuh.

7. Sistem endokrin

Sistem endokrin merupakan serangkaian kelenjar yang berfungsi untuk memproduksi dan mengeluarkan hormon yang digunakan tubuh, guna mengendalikan berbagai fungsi tubuh.

Contoh sistem endokrin misalnya pernapasan, metabolisme, reproduksi, pergerakan, pertumbuhan, persepsi sensori, dan perkembangan seksual.

8. Sistem ekskresi

Sistem ekskresi adalah sistem organ pada manusia yang berfungsi untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme, serta zat-zat yang dianggap racun oleh tubuh. Sistem ini terdiri dari kelenjar keringat, ginjal, kandung kemih, ureter dan uretra.

9. Sistem imunitas

Sistem imunitas adalah sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari sel-sel khusus, protein, jaringan, dan organ tubuh manusia, yang bertugas untuk menjaga tubuh dari beragam penyebab infeksi maupun zat lainnya yang dapat membahayakan tubuh.

Sistem organ pada manusia menjalankan tugasnya masing-masing, akan tetapi tetap saling bergantung dan saling mempengaruhi satu sama lain.

Itulah Sistem Organ Manusia Beserta FungsinyaSangat penting untuk selalu menjaga sistem organ manusia berfungsi optimal, agar tubuh mampu menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, demi menjaga kesehatan sistem organ dan fungsinya, terapkanlah gaya hidup yang sehat sejak dini. Semoga bermanfaat.