Kecelakaan Mobil Angkut 18 Siswa SD Terguling Diduga Alami Rem Blong

Penulis Arief Prasetyo | Ditayangkan 20 Dec 2019

Kecelakaan Mobil Angkut 18 Siswa SD Terguling Diduga Alami Rem Blong

Kecelakaan Mobil Pikap Angkut 18 Siswa SD Terguling Diduga Alami Rem Blong - Image from jateng.tribunnews.com

Kalau sudah begini siapa yang mau disalahkan?
Entah rem blong apa mungkin terlalu banyak muatan, lagian pick up tidak diperuntukkan mengangkut orang.

Kapolsek Sindangkerta, AKP Surahmat, mengatakan, kejadian tersebut bermula saat para siswa itu hendak pulang seusai mengikuti kegiatan O2SN di Lapangan Merah Cakrawinata sekitar pukul 12.15 WIB.

Sebuah mobil bak terbuka atau mobil pikap yang mengangkut 18 siswa SDN Pasirkaliki terguling di Jalan Desa Kampung Ciburuy RT 2/4, Desa Cintakarya, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (19/12/2019) siang.

Baca Juga: 

Siswa kemudian naik ke bak mobil pikap Mitsubishi dengan nomor polisi D 8721 CB yang dikendarai oleh Dadang (47) warga Kampung Cibeletong RT 03/09, Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta, KBB.

"Namun saat tiba di lokasi kejadian yang kondisi jalannya menurun, tiba-tiba rem kendaraan tersebut mengalami blong," ujar Surahmat saat dikonfirmasi.

Kecelakaan Mobil Angkut 18 Siswa SD Terguling Diduga Alami Rem Blong

Kecelakaan Mobil Pikap Angkut 18 Siswa SD Terguling Diduga Alami Rem Blong - Image from jateng.tribunnews.com

Ia mengatakan, sopir tidak bisa mengendalikan kendaraan hingga akhirnya membantingkan kemudi atau setir ke arah kanan, bahkan mobil sempat menabrak sepeda motor Yamaha Mio dengan nopol B 6902 PPR milik Rohman Sutisna.

Berdasarkan keterangan dari sopir, kata Surahmat, sopir menyalakan kendaraan dengan posisi transmisi gigi sudah masuk, ternyata kendaraan langsung melaju dengan cepat dan tiba-tiba rem tidak berfungsi sehingga sopir hilang kendali.

"Akibat menabrak motor dan dinding bangunan dengan kencang, mobil naas itu terguling ke arah kiri hingga kaca depan mobil itu terlepas," ucapnya.

Baca Juga:

Setelah mendapat kabar kejadian tersebut, pihaknya langsung datang ke lokasi untuk mengevakuasi siswa dan kendaraan.

"Akibat kejadian ini, sopir mengalami luka ringan dan saat ini sedang dimintai keterangan oleh anggota di Mapolsek Sindangkerta," katanya.

Sedangkan korban lain akibat kejadian tersebut, lanjut Surahmat, ada 9 orang siswa, di antaranya dua siswa mengalami luka patah tangan, tujuh siswa dilarikan ke RSUD Cililin.

Baca Juga:

"Mereka mengalami luka lecet cukup serius di bagian muka, kaki, dan tangan, dan sebagian siswa lainnya dibawa ke puskesmas," ujar Surahmat.

Ia mengatakan, untuk siswa yang mendapatkan perawatan di puskesmas sudah diperbolehkan pulang karena lukanya tidak terlalu serius.

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb