8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

 24 Dec 2019  Isfatu Fadhilatul

8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

Ilustrasi Penyebab Gusi Bengkak - Image from www.bola.com

Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya Sering mengalami gusi bengkak? Yuk, cari tahu penyebab gusi bengkak berikut ini.

Gusi yang bengkak bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan gangguan mulut yang lumayan berat. Jika tidak ditangani dengan tepat, gusi bengkak juga dapat mempengaruhi jaringan serta tulang yang menopang gigi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala dan penyebab gusi bengkak untuk penanganan sejak dini.

Baca Juga :
1. Cara Alami Menghilangkan Karang Gigi Secara Cepat
2. Obat Mujarab Sariawan di Lidah yang Alami
3. Penyebab, Gejala, dan Obat Trigliserida yang Ampuh

Penyebab Gusi Bengkak

Salah satu penyebab gusi bengkak adalah adanya infeksi. Biasanya, keluhan gusi bengkak akan diikuti dengan gejala lain, misalnya seperti munculnya nanah di bawah gusi ataupun di gigi, bau napas tidak sedap, serta rasa tidak enak di dalam mulut. Gejala-gejala tersebut merupakan gejala dari berkembangnya suatu kondisi yang bernama periodontitis.

Umumnya, gusi yang sehat tidak akan berdarah saat Anda menggosok gigi atau ketika tersentuh. Ciri-ciri utama gusi yang sehat adalah berwarna merah muda, kencang, dan dapat menahan gigi dengan kuat.

Gusi bengkak adalah hal yang umum terjadi. Biasanya akan ditandai dengan gejala fisik seperti pembesaran, menggelembung, atau menonjol. Bahkan, dalam beberapa kasus, gusi bengkak dapat terjadi cukup besar sampai menutupi gigi secara keseluruhan. Berikut beberapa penyebab gusi bengkak dan sakit :

1. Menyikat gigi terlalu keras

8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

Ilustrasi Menyikat gigi terlalu keras - Image from areawanitadewasa.blogspot.com

Penyebab gusi bengkak dan berdarah yang pertama adalah menyikat gigi terlalu keras. Beberapa orang mungkin menganggap semakin kencang menyikat gigi maka hasilnya akan semakin bersih, padahal faktanya tidak begitu. Kebiasaan tersebut justru bisa jadi penyebab gusi menjadi bengkak tanpa disadari.

Jika tenaga yang digunakan untuk menggosok gigi sama besarnya seperti ketika menggosok lantai kamar mandi, tentu dapat merusak jaringan gusi. Alih-alih membuat gusi bersih dan sehat, menggosok gigi terlalu keras akan menyebabkan gusi terluka, berdarah, dan akhirnya membengkak.

Selain itu, jaringan gusi yang rusak juga bisa menyebabkan garis gusi melonggar turun sehingga membuat sebagian akar gigi terbuka. Kondisi ini dapat memicu kemunculan gejala-gejala gigi sensitif.

Oleh karena itu, sikat gigilah dengan tenaga sewajarnya dan pastikan cara menggosok gigi Anda sudah benar. Disarankan untuk menggunakan sikat gigi yang berbulu halus dan mempunyai lebar kepala sikat yang pas dengan lebar mulut Anda. Sikatlah gigi secara perlahan dengan gerakan memutar dari atas ke bawah selama 20 detik untuk setiap sisinya.

2. Gingivitis

8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

Ilustrasi Gingivitis - Image from www.news-medical.net

Gingivitis merupakan penyakit yang paling sering menjadi penyebab gusi bengkak dan bernanah. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh buruknya kebersihan mulut.

Sisa makanan yang tersangkut di sela gigi dan gusi lama kelamaan akan menjadi plak. Plak ini jika tidak dibersihkan, maka akan mengeras dan berubah menjadi karang gigi. Nah, karang gigi inilah yang menjadi penyebab gingivitis.

Penyebab gusi bengkak pada anak selain gingivitis adalah gigi yang kotor, yang akan menjadi gigi berlubang dan bisa memicu kemunculan abses (benjolan bernanah) pada gusi sehingga membuat gusi tampak bengkak.

Anda bisa mencegah gingivitis dengan cara selalu menjaga kesehatan mulut, dengan menyikat gigi dua kali sehari pada pagi dan malam hari. Selain itu, Anda juga sangat dianjurkan untuk melakukan flossing menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di celah antar gigi dan gusi.

3. Baru memasang kawat gigi

8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

Behel gigi - Image from lampung.tribunnews.com

Gusi yang membengkak setelah memasang behel atau mengencangkan kawat gigi, disebabkan karena gesekan antar kawat atau bracket dengan sisi dalam bibir, pipi, gusi, atau lidah yang kemudian menimbulkan luka.

Rasa sakit yang luar biasa umumnya terjadi pada minggu-minggu awal pemakaian atau setelah behel dikencangkan.

Bagaimana cara mengatasinya? Nah, cara paling mudah untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan mengompres sisi wajah yang sakit menggunakan kompres es batu.

Suhu dingin dari es mampu mematikan saraf dalam mulut sehingga rasa sakit yang ditimbulkan dapat dihentikan. Selain itu, suhu dingin es juga membantu mengempiskan bengkak dengan cara mempersempit pembuluh darah dan memperlambat aliran darah menuju lokasi bengkak.

Disamping mengompres dengan es batu, Anda juga bisa mengurangi pembengkakan dengan cara berkumur atau minum air dingin.

4. Kehamilan

8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

Trimester 1 - Image from parenting.orami.co.id

Banyak orang yang tidak tahu bahwa kehamilan juga termasuk dalam penyebab gusi bengkak. Faktanya, perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan membuat tubuh wanita memproduksi lebih banyak darah dari biasanya. Hal ini mengakibatkan gusi menjadi lebih rentan mengalami iritasi hingga menjadi bengkak.

Tak hanya menjadi penyebab gusi bengkak pada Ibu hamil, perubahan hormon dan sistem imun yang melemah selama kehamilan ini juga akan menghambat kemampuan tubuh untuk melawan bakteri penyebab infeksi. Hal ini yang menjadi alasan mengapa resiko gusi bengkak pada Ibu hamil mungkin tidak bisa otomatis dihindari.

Adapun cara mencegah berbagai masalah mulut ketika hamil adalah dengan rutin menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur. Selain itu, rutinlah memeriksakan diri ke dokter sejak sebelum hamil. Karena semakin cepat Anda melakukannya, maka akan semakin baik.

5. Sariawan

8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

Ilustrasi Sariawan - Image from hellosehat.com

Gusi yang bengkak bisa jadi karena adanya sariawan di mulut, termasuk di dasar gusi. Sariawan ini menyebabkan perih dan nyeri yang luar biasa yang akan membuat Anda sulit untuk makan dan berbicara.

Adapun penyebab gusi bengkak dan sariawan adalah adanya gangguan pada sistem imun, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus seperti herpes oral. Selain itu, mengalami cedera akibat benturan keras pada mulut juga dapat membuat gusi bengkak seperti sariawan.

Untuk mengobati sariawan dan bengkak, kumur-kumurlah menggunakan air garam. Caranya yaitu larutkan 1/2 sdt garam ke dalam segelas air putih hangat, kemudian kumur-kumur dalam mulut selama 20-30 detik kemudian buang dan bilas dengan air putih. Atau bisa juga dengan cara mengompres sariawan menggunakan es batu yang telah dibalut dengan kain tipis.

Perlu di garis bawahi, jika gusi bengkak disebabkan oleh infeksi virus herpes, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter. Karena dokter dapat meresepkan obat antivirus tertentu untuk melumpuhkan virusnya.

6. Periodontitis

8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

Ilustrasi Periodontitis - Image from www.msdmanuals.com

Penyebab gusi bengkak dan gigi goyang yang paling sering terjadi adalah periodontitis, yaitu infeksi pada gusi yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Periodontitis perlu segera mendapatkan penanganan karena bisa menyebabkan gigi tanggal. Kondisi ini banyak diderita oleh anak pada usia remaja.

Ketika terjadi periodontitis, bakteri akan menumpuk sebagai plak pada pangkal gigi, yang mana akan merusak jaringan di sekitar gigi serta menimbulkan abses gigi, dan beresiko menyebabkan kerusakan tulang.

Apabila periodontitis belum parah, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik minum atau topikal berupa gel dan obat kumur guna menghilangkan bakteri penyebab infeksi.

Disamping itu, scaling atau pembersihan karang gigi juga perlu dilakukan untuk menghilangkan karang gigi dan bakteri di permukaan gigi atau di bagian bawah gusi.

7. Tumbuhnya gigi bungsu

8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

Ilustrasi Tumbuhnya gigi bungsu - Image from fdcdentalclinic.co.id

Penyebab gusi bengkak dan sakit menelan yang paling sering terjadi adalah gigi bungsu yang sedang tumbuh. Gigi bungsu atau gigi molar ketiga adalah gigi geraham tetap ketiga, yang muncul ke permukaan gusi ketika menginjak usia antara 17-21 tahun.

Ketika gigi geraham bungsu tidak bisa muncul ke permukaan gusi secara sempurna, misalnya diakibatkan karena ruangan pada rahang yang tidak mencukupi, maka akan muncul pembengkakan serta peradangan jaringan lunak diatas gigi geraham bungsu yang akan muncul tersebut, kondisi ini disebut dengan perikoronitis.

Perikoronitis dapat disebabkan karena adanya bakteri akibat pembersihan rongga mulut yang kurang baik, atau karena trauma mekanis di daerah tersebut.

Selain kesulitan menelan, perikoronitis juga akan menimbulkan gejala lain seperti nyeri spontan, pembengkakan di daerah sekitar gigi geraham bungsu yang akan tumbuh, keluarnya nanah, timbul rasa yang tidak enak, demam, dan pembukaan mulut terbatas.

Beberapa pengobatan untuk mengurangi gejala tersebut adalah membersihkan permukaan gigi dan gusi dari sisa-sisa makanan, berkumur dengan air garam hangat, serta minum obat antibiotik.

Apabila gejala-gejala tersebut sudah berkurang, baru bisa dilakukan pengambilan gigi jika memang diperlukan, hal ini tentunya melalui pemeriksaan radiografis oleh Dokter Gigi terlebih dahulu. Nah, setelah gigi diambil atau dibiarkan tumbuh sempurna, maka kondisi perikoronitis tidak akan terjadi lagi.

8. Kekurangan vitamin

8 Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya

Ilustrasi vitamin B dan C - Image from www.theaewellness.com

Penyebab gusi bengkak selanjutnya adakah kekurangan vitamin B dan C. Yang mana vitamin C merupakan zat yang sangat penting untuk memproduksi kolagen yang membentuk jaringan gusi. Sedangkan vitamin B membantu pertumbuhan sel serta sirkulasi darah ke seluruh tubuh termasuk gusi. Oleh karena itu, kekurangan dua vitamin tersebut akan membuat Anda mudah terkena sariawan dan gusi bengkak.

Untuk mencegahnya, Anda disarankan untuk selalu makan makanan sehat dan teratur guna mencukupi kebutuhan vitamin harian. Vitamin C dapat ditemukan di buah jeruk, jambu biji, nanas, mangga, dan semangka. Sedangkan vitamin B dapat ditemukan di daging, ikan, susu dan produk susu seperti yogurt, keju, mentega, kentang, serta sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam dan brokoli.

Jika Anda tidak dapat mencukupinya dengan makanan, maka konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan dosis suplemen vitamin yang tepat. Hal yang harus diperhatikan adalah, tidak semua orang membutuhkan suplemen, oleh karena itu selalu konsultasikan terlebih dahulu sebelum Anda mengkonsumsinya.

Demikianlah artikel tentang penyebab gusi bengkak dan cara mengatasinya ini, semoga bermanfaat.