Bacaan Sholawat Badar Arab Latin dan Terjemahannya

 08 Nov 2019  Isfatu Fadhilatul

Bacaan Sholawat Badar Arab Latin dan Terjemahannya

Ilustrasi shalawat badar - Image from www.idpengertian.com

Di antara shalawat Nabi yang paling populer adalah shalawat badar. Dan berikut bacaan sholawat badar Arab, latin, dan terjemahannya.

Salah satu shalawat Nabi yang paling banyak diamalkan adalah shalawat badar, bacaan sholawat badar ini bukan hanya populer di Indonesia saja, melainkan di seluruh penjuru dunia.

Hampir setiap hari kita mendengar lantunan lafadz sholawat badar, mulai dari pujian sebelum iqomah, pada acara shalawatan ibu-ibu, dan lain sebagainya. Nah, untuk mempermudah Anda menghafalnya, berikut kami sajikan teks sholawat badar lengkap. 

Baca Juga : 4 Bacaan Sholawat Nabi yang Singkat

Bacaan Sholawat Badar dan Artinya

Bacaan shalawat badar atau shalawat badriyah berisi tentang tawassul dengan nama Allah Subhanahu Wata'ala, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, dan para mujahidin ahli badar.

Salah satu hikmah dari membaca shalawat Nabi yaitu Allah akan memberi kita imbalan yang sama, hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah yang artinya, "Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali, maka Allah akan memberikan balasan shalawat kepadanya sepuluh kali". (HR. Muslim)

Begitu besar keutamaan yang dimiliki oleh bacaan shalawat, sehingga sudah sepatutnya kita sebagai umat muslim untuk mengamalkannya. Dan berikut sholawat badar lirik Arab, latin, dan artinya yang bisa Anda amalkan sehari-hari.

Tulisan Arab shalawat badar :

صَـلا َةُ اللهِ  سَـلا َمُ اللهِ         عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ

صَـلا َةُ اللهِ  سَـلا َمُ اللهِ         عَـلَى يـس حَبِيْـبِ اللهِ

تَوَ سَـلْنَا بِـبِـسْـمِ اللّهِ             وَبِالْـهَادِى  رَسُـوْلِ اللهِ

وَ كُــلِّ  مُجَـا هِـدِ لِلّهِ             بِاَهْـلِ  الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلا  ُمـَّة             مِـنَ اْلافـَاتِ وَالنِّـقْـمَةَ

وَمِنْ هَـمٍ  وَمِنْ غُـمَّـةٍ          بِاَ هْـلِ  الْبَـدْ   رِ يـَا  اَللهُ 

اِلهِى  نَجِّـنَا  وَاكْـشِـفْ          جَـمِيْعَ اَذِ يـَّةٍ وَا صْرِفْ 

مَـكَائـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ          بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا             مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا

وَ كُـلِّ بـَلِـيَّـةٍ وَوَبـَا                بِا َهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

فَكَــمْ  مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ      وَكَــمْ  مِنْ ذِلَّـةٍ فَصَلَتْ

وَكَـمْ مِنْ نِعْمـَةٍ وَصَلَـتْ      بِا َهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

وَ كَـمْ اَغْـنَيْتَ  ذَالْعُـمْرِ        وَكَـمْ اَوْلَيْـتَ ذَاالْفَـقْـرِ

وَكَـمْ عَافَـيـْتَ ذِاالْـوِذْرِ         بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

لَـقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَـلْـبِ    جَمِـيْعُ اْلاَرْضِ مَعْ رَحْبِ

فَانْـجِ  مِنَ الْبَلاَ الصَّعْـبِ      بِا َهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

ا َتَيـْنَا طَـالِـبِى الرِّفْـقِ          وَجُـلِّ الْخَـيْرِ وَالسَّـعْدِ

فَوَ سِّـعْ مِنْحَـةَ اْلاَيـْدِىْ         بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

فَـلاَ تَرْدُدْ مَـعَ الْخَـيـْبَةْ           بَلِ اجْعَلْـنَاعَلَى الطَّيْبـَةْ

اَيـَا ذَاالْعِـزِّ  وَالْهَـيـْبَةْ            بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

وَ اِنْ  تَرْدُدْ  فَـمَنْ نَأْتـِىْ        بِـنَيـْلِ جَمِيـْعِ حَاجَا تِى

اَيـَا جَـالِى الْمُـلِـمـَّاتِ           بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

اِلهِـى اغْفِـرِ وَاَ كْرِ مْنَـا         بِـنَيـْلِ  مـَطَا لِبٍ مِنَّا

وَ دَفْـعِ  مَسَـاءَةٍ  عَـنَّا          بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

اِلهِـى  اَنـْتَ ذُوْ لُطْـفٍ        وَذُوْ فَـضْلٍ وَذُوْ عَطْـفٍ

وَكَـمْ مِنْ كُـرْبـَةٍ تَنـْفِىْ        بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

وَصَلِّ عَـلَى النـَّبِىِّ الْبَـرِّ      بـِلاَ عَـدٍّ وَلاَ حَـصْـرِ

وَالِ  سَـادَةٍ  غُــــرِّ              بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Bacaan sholawat badar latin :
Shalaatullaah Salaamul laah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah
Shalaatullaah Salaamulleah ‘Alaa Yaa Siin Habiibillaah

Tawassalnaa Bibismi llaah Wabil Haadi Rasuulillaah
Wakulli Mujaahidin Lillaah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

llaahi Sallimil Ummah Minal Aafaati Wanniqmah
Wamin Hammin Wamin Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Ilaahi Najjinaa Waksyif Jamii’a Adziyyatin Wahrif
Makaa idal ‘idaa wal thuf Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

llaahi Naffisil Kurbaa Minal’Ashiina Wal’Athbaa
Wakulli Baliyyatin Wawabaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Wakam Min Rahmatin Washalat Wakam Min Dzillatin Fashalat
Wakam Min Ni’matin Washalat Bi Ahlil Bailri Yaa Allaah

Wakam Aghnaita Dzal ‘Umri Wakam Autaita D’Zal Faqri
Wakam’Aafaita Dzal Wizri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Laqad Dlaaqat’Alal Oalbi Jamii’ul Ardli Ma’ Rahbi
Fa Anji Minal Balaas Sha’bi Bi Ahlil Badri Yaa A,llaah

Atainaa Thaalibir Rifdi Wajullil Khairi Was Sa’di
Fawassi’ Minhatal Aidii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Falaa Tardud Ma’al Khaibah Balij’Alnaa’Alath Thaibah
Ayaa Dzal ‘lzzi Wal Haibah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Wain Tardud Faman Ya-Tii Binaili Jamii’i Haajaati
Ayaa jalail mulimmaati Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

llaahighfir Wa Akrimnaa Binaili Mathaalibin Minnaa
Wadaf i Masaa-Atin ‘Annaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

llaahii Anta Dzuu Luthfin Wadzuu Fadl-Lin Wadzuu ‘Athfin
Wakam Min Kurbatin Tanfii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Washalli ‘Alan Nabil Barri Bilaa ‘Addin Walaa Hashri
Wa Aali Saadatin Ghurri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah


Arti sholawat badar :

"Rahmat dan keselamatan Allah,
Semoga tetap untuk Nabi utusan Allah,
Rahmat dan keselamatan Allah,
Semoga tetap untuk Nabi Yasin kekasih Allah’

Kami berwasilah dengan berkah “Basmalah”,
Dan dengan Nabi yang menunaikan lagi utusan Allah,
Dan seluruh. Orang yang berjuang karena Allah,
Karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah, semoga Engkau menyelamatkan umat,
Dari bencana dan siksa,
Dan dari susah dan kesulitan
Karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya AIlah semoga Engkau selamatkan kami dari segala yang menyakitkan,
Dan semoga Engkau menjauhkan dari berbagai tipu daya musuh-musuh,
Dan semoga Engkau mengasihi kami,
Karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah, semoga Engkau menjauhkan beberapa kesusahan
Dari orang-orang yang bermaksiat dan membuat kerusakan

Dan semoga Engkau menghilangkan semua bencana dan wabah penyakit
Karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Maka sudah banyak rahmat yang telah sampai
Dan sudah banyak kenistaan yang dihilangkan
Dan sudah banyak dari nikmat yang telah sampai
Karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Sudah berapa kali Engkau memberi harta orang yang makmur
Dan berapa kali Engkau memberi nikmat kepada orang yang fakir
Dan berapa kali Engkau mengampuni orang yang berdosa
Karena berkahnya ahli badar ya Allah..

Sungguh hati manusia yang merasa sempit di atas tanah yang luas ini
karena banyaknya marabahaya yang menakutkan
Dan malapetaka yang menghancurkan
semoga Allah menyelamatkan kami dari bencana yang menakutkan
Karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Kami datang dengan memohon pertolongan
Dan memohon kebaikan dan keberkahan
Semoga Allah meluaskan anugerah yang melimpah-limpah.
Karena berkahnya ahli badar ya Allah..

Maka janganlah Engkau menolak kami dari kerugian,
Bahkan jadikanlah diri kami dapat beramal baik, dan selalu berbahagia
Wahai Dzat yang punya kebesaran dan keagungan
Karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Jika Engkau menolak hamba, maka kepada siapakah
kami akan datang mohon semua hajat kami
Wahai Dzat yang menghilangkan bencana dunia dan
akhirat, hilangkan bencana-bencana hamba
lantaran berkahnya ahli Badar ya Allah.

Ya Allah, semoga Engkau mengampuni segala kesalahan kami dan memuliakan
diri kami dengan beberapa permohonan kami, dan
menolak kesalahan-kesalahan kami,
Karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah, Engkaulah yang mempunyai belas kasihan,
dan punya anugerah dan kasih sayang
Sudah banyak kesusahan yang sirna
Dari sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Dan semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada Nabi yang senantiasa berbakti kepada-Mu
dengan limpahan rahmat dan kesejahteraan yang tak terbilang dan tak terhitung,

Dan semoga tetap atas para keluarga Nabi dan para Sayyid yang bersinar cahayanya
Karena berkahnya ahli badar ya Allah".

Baca Juga : Sholawat Asyghil, Sholawat Untuk Memohon Keselamatan dari Kezhaliman 

Hukum Bershalawat pada Nabi Muhammad SAW

Adapun hukum bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menurut para ulama antara lain adalah :

  1. Ibnu Jarir ath Thobari.
    Beliau berpendapat bahwa shalawat adalah mustahabbat (sunnah) dan beliau menganggap bahwa hal ini adalah ijma para ulama.

  2. Ibnu al Qishor.
    Ibnu al Qishor dan ulama-ulama yang lain mempunyai pendapat sebaliknya, bahwa ijma’ ulama mewajibkan secara umum tanpa pembatasan, akan tetapi minimal diperbolehkan adalah satu kali.

  3. Abu Bakar ar Rozi, Ibnu Hazm.
    Abu Bakar ar Rozi yang berasal dari kalangan ulama madzhab Hanafi, kemudian Ibnu Hazm dan ulama lainnya berpendapat bahwa diwajibkannya bershalawat di setiap shalat atau yang lainnya sebagaimana kalimat tauhid.

  4. Al Qurthubi.
    Al Qurthubi adalah seorang mufassir, beliau mempunyai pendapat bahwa tidak ada perselisihan akan wajibnya sekali seumur hidup dan ia juga diwajibkan di setiap sunnah muakkadah, pendapat ini telah diungkapkan sebelumnya oleh Ibnu Athiyah.

  5. Imam Syafi’i.
    Ulama besar Imam Syafi’i dan para pengikutnya mempunyai pendapat bahwa shalawat diwajibkan saat duduk di akhir shalat antara bacaan tasyahud dan salam.

    Pendapat Syafi’i dan Ishaq bin Rohwaih adalah diwajibkannya pada saat tasyahud.

  6. Abu Ja’far al Baqir
    Beliau berpendapat bahwa shalawat diwajibkan di dalam sholat tanpa ada pengkhususan.

    Baca Juga : √ Bacaan Shalawat pada Tahiyat Awal dan Akhir

  7. Abu Bakar bin Bukair.
    Abu Bakar bin Bukair dari kalangan madzhab Maliki mempunyai pendapat bahwa wajib memperbanyak shalawat tanpa ada pembatasan dengan jumlah tertentu.

  8. At Thohawi, al Halimi.
    At Thohawi dan para ulama dari mazhab Hanafi, beserta al Halimi dan sekelompok ulama dari madzhab Syafi’i memiliki pendapat bahwa shalawat itu diwajibkan ketika disebutkan nama Nabi SAW. Ibnul Arobi dari kalangan madzhab Maliki berpendapat bahwa ini adalah suatu kehati-hatian, demikian pula dikatakan az Zamakhsyari.

  9. Az Zamakhsyari.
    Beliau memiliki pendapat bahwa shalawat diwajibkan sekali disetiap majlis walaupun penyebutannya terjadi berulang-ulang.

    Beliau juga berpendapat bahwa shalawat wajib disetiap doa. (Fathul Bari juz XI hal 170 – 171)

Jadi, bisa kita ambil kesimpulan bahwa tidak ada perselisihan dari para ulama dalam menentukan syariat bershalawat.

Allah Subhanahu Wa ta'ala berfirman,

 إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا 

Artinya : "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya". (QS. Al Ahzab : 56)

Demikianlah artikel tentang bacaan sholawat badar Arab, latin, dan artinya serta hukum bershalawat ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua, amiin.