Sholawat Asyghil, Sholawat Untuk Memohon Keselamatan dari Kezhaliman

 24 Dec 2018  anisa nurfadila
Sholawat Asyghil, Sholawat Untuk Memohon Keselamatan dari Kezhaliman

sholawat asyghil via youtube.com

Pada Pilkada DKI Jakarta 2017, para muslimin mempopulerkan sholawat asyghil agar memenangkan calon pemimpin muslim diatas orang khafir. Sebetulnya apa sih arti kandungan dalam sholawat asyughil ini? Bagaimana juga sejarahnya? Simak berikut ini!

Dari yang diajarkan Nabi sendiri hingga yang digubah oleh para ulama. Salah satunya adalah “Sholawat Asyghil“.

Sholawat Asyghil adalah salah satu shalawat nabi yang mulai marak diperdengarkan di Indonesia. Sholawat Asyghil ini dapat diartikan sibuk.

Yang dimaknai sebagai permintaan kepada Allah, agar para penguasa yang zalim disibukkan oleh permasalahan diantara kamu mereka sendiri, sehingga kaum muslim bisa mencapai hal yang diinginkan.

Sholawat Asyghil menjadi masyhur kembali. Sholawat Asyghil ini ditengahnya berisikan doa bagi pelaku kezaliman.

Sholawat Asyghil ini juga dikenal dengan sebutan Sholawat 'Habib Ahmad bin Umar al-Hinduan Baalawy' (wafat 1122 H).

Bacaan sholawat, atau doa dan pujian yang kita panjatkan kepada Allah untuk Nabi kita, Rasulullah saw. ada banyak macamnya. Dari yang diajarkan Nabi sendiri hingga yang digubah oleh para ulama.

Salah satunya adalah “Sholawat Asyghil“. Sholawat Asyghil ini dahulu amat akrab di telinga kaum muslimin karena sering terdengar dari masjid-masjid dan mushola-mushola menjelang maghrib. Selain itu, langgam pengucapan Sholawat Asyghil ini juga sangat enak di dengar di telinga.

Sholawat Asyghil ini menemukan momentum di kala kaum muslimin sedang dalam suasana genting. Isi dan sejarah Sholawat Asyghil (sibuk) akan kita cermati di bawah ini.

Sholawat Asyghil menjadi masyhur kembali. Sholawat Asyghil ini ditengahnya berisikan doa bagi pelaku kezaliman. Sholawat Asyghil ini, ada yang mengatakan dipanjatkan oleh Imam ja’far Ash-Shodiq yang wafat 138 H.

Beliau hidup di masa Umayah dan Abassiyah yang secara politik kekuasaan tidak stabil sehingga penuh konflik antara penguasa dengan rakyatnya.

Sholawat Asyghil ini juga dikenal dengan sebutan Sholawat ‘Habib Ahmad bin Umar al-Hinduan Baalawy’ (wafat 1122 H). Dikarenakan Sholawat Asyghil ini tercantum di dalam kitab kumpulan sholawat beliau, ‘al-Kawakib al-Mudhi’ah Fi Dzikr al-Shalah Ala Khair al-Bariyyah’.

Baca Juga : 4 Bacaan Sholawat Nabi yang Singkat

Arti Sholawat Asyghil

Sholawat Asyghil  (sibuk) ini selain memohonkan rahmat ALLAH untuk Rasulullah saw, juga bertujuan untuk memohon keselamatan dari kezhaliman para penguasa.

Sebagian kaum muslimin mempopulerkan Sholawat Asyghil ini agar memenangkan para calon pemimpin muslim di atas orang kafir seperti di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sejarah Sholawat Asyghil

Konon do’a tersebut dipanjatkan oleh Imam Ja’far ash-Shadiq (wafat 138 H), salah seorang tonggak keilmuan dan spiritualitas Islam di awal masa keemasan umat Islam.

Beliau hidup di akhir masa Dinasti Umawiyyah dan awal era Abbasiyyah yang penuh intrik dan konflik politik.

Sholawat Asyghil  ini juga dikenal dengan sebutan Sholawat ‘Habib Ahmad bin Umar al-Hinduan Baalawy’ (wafat 1122 H). Dikarenakan Sholawat Asyghil ini tercantum di dalam kitab kumpulan sholawat beliau, ‘al-Kawakib al-Mudhi’ah Fi Dzikr al-Shalah Ala Khair al-Bariyyah’. Namun beliau hanya mencantumkan, bukan mengarang redaksinya.

Sholawat Asyghil pertama kalinya dipopulerkan di Indonesia melalui pemancar radio milik Yayasan Pesantren As-Syafi’iyyah yang diasuh ulama besar Betawi, almarhum KH Abdullah Syafi’i (wafat 1406 H).

Sholawat Asyghil dibawakan dengan nagham (nada) yang sangat menyentuh hati, indah didengar dan terasa sejuk di hati pembaca dan pendengarnya.

Bacaan Sholawat Ashygil

Sholawat Asyghil (Habib Ahmad Bin Umar al-Hinduan Ba’alawiy)

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ، ﻭَﺃَﺷْﻐِﻞِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺑِﺎﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ 2 .

ﻭَﺃَﺧْﺮِﺟْﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻨِﻬِﻢْ ﺳَﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﻭَﻋﻠَﻰ ﺍﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﺃَﺟْﻤَﻌِﻴﻦ .

ALLOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN, WA ASYGHILIDZ DZOOLIMIINA BIDZ-DZOOLIMIINA (2x) WA AKHRIJNAA MIN BAYNIHIM SAALIMIIN WA 'ALAA ALIHI WA SHOHBIHII AJMA'IN

Artinya: “ Ya Allah, berikanlah shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang zhalim agar mendapat kejahatan dari orang zhalim lainnya, selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan berilanlah shalawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau.

Marilah kita bantu kaum muslim yang tengah terdalimi. Kita amalkan Sholawat Asyghil ini, dan ketika membaca doa yang ditengahnya maka bayangkanlah wajah-wajah pelaku kezaliman tersebut.

Insyaallah, perhatikan tak lama maka kita bisa saksikan ornag-orang tersebut saliang bertikai dengan masalah-masalahnya sendiri saling menuding terlibat korupsi. Saling menuding menjadi pembohong dan ada saja masalah-masalah dianara mereka.

Apalagi jika dhari jum’at maka perbanyaklah amalkan Sholawat Asyghil ini.

Semoga kita semua diselamtkan Allah dari fitnah akhir jaman. Aamiin