Tips Memilih Tempat Usaha Agar Bisnis Berkembang Lebih Cepat

Penulis Isfatu Fadhilatul | Ditayangkan 28 Jan 2020

Tips Memilih Tempat Usaha Agar Bisnis Berkembang Lebih Cepat

Ilustrasi tempat usaha - Image from id.pinterest.com

Ingin memulai usaha? Ketahui dulu kiat-kiat memilih tempat usaha berikut ini.

Selain menentukan jenis usaha apa yang harus digeluti, memilih tempat usaha juga nggak kalah penting lho. Ya, tempat usaha yang strategis tentu saja akan mendatangkan banyak pembeli dan juga membuat bisnis semakin maju. Lalu apa saja sih, hal yang harus diperhatikan sebelum memilih tempat usaha? Berikut penjelasan selengkapnya.

Tempat Usaha

Tempat usaha adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan sebuah usaha. Semakin strategis lokasi usaha yang dipilih, maka semakin tinggi pula tingkat penjualan dan kesuksesan sebuah usaha. Begitupun sebaliknya, jika lokasi usaha yang dipilih tidak strategis, maka penjualan pun juga akan menurun, dan tentu saja akan berpengaruh pada kelanjutan usaha.

Oleh karena itu, sebelum Anda memulai sebuah bisnis, pilihlah tempat terlebih dahulu. Lakukan riset dan bandingkan beberapa tempat untuk menentukan tempat mana yang paling bagus dan cocok sebagai lahan usaha Anda.

Tempat usaha yang diinginkan pembeli adalah tempat yang strategis dan mudah untuk dijangkau. Meskipun begitu, untuk mencari lokasi usaha yang strategis pun bukanlah perkara yang mudah. Bahkan budget yang dikeluarkan bisa dikatakan tidak sedikit.

Perlu diketahui, strategi memilih lokasi usaha yang strategis tidak semata-mata melihat lokasi yang ramai saja, karena ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Jenis dan sifat usaha turut menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi usaha.

Misalnya seperti ini, jika Anda membuka usaha restoran untuk kalangan menengah atas, maka pastikan lingkungan di sekitar usaha Anda merupakan tempat-tempat bergengsi. Terutama jika Anda membuka usaha kuliner, maka pastikan memilih lokasi yang luas serta ramai kendaraan berlalu-lalang.

Lokasi yang strategis serta memiliki akses yang mudah untuk dilewati berbagai jenis kendaraan, juga menjadi hal yang perlu untuk pertimbangan. Dan berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih tempat usaha:

1. Tingkat kepadatan penduduk sekitar lokasi

Usahakan memilih tempat usaha yang memiliki kepadatan penduduk cukup tinggi. Karena semakin tinggi kepadatan penduduk di suatu tempat, maka semakin besar pula potensi pasar sebuah usaha. 

Anda bisa membandingkan pendapatan usaha yang berlokasi di daerah pedesaan dengan usaha yang berada di daerah perkotaan, omset dan laba yang diperoleh akan sangat jauh berbeda.

Sebagai contoh, Apabila Anda sedang mencari tempat usaha di Surabaya untuk usaha kuliner, maka Anda perlu mempertimbangkan lokasi di daerah yang ramai mahasiswa, seperti di dekat kampus Unair di Kec. Tambaksari, Kota Surabaya.

2. Besar pendapatan masyarakat sekitar lokasi

Besar pendapatan masyarakat di sekitar lokasi juga turut mempengaruhi usaha yang akan Anda bangun. Karena tingkat pendapatan masyarakat juga akan berpengaruh terhadap daya beli atau kemampuan beli konsumen. 

Jika Anda ingin menjalankan usaha dengan produk yang harganya cukup tinggi, maka sebaiknya pilihlah lokasi yang memiliki daya beli cukup tinggi, misalnya di Surabaya ataupun Sidoarjo, dimana rata-rata pendapatan penduduknya lebih dari Rp 3 juta. 

Anda bisa dengan mudah mendapatkan tempat usaha disewakan di Surabaya melalui platform-platform yang tersedia di internet. 

Sedangkan jika Anda ingin menawarkan produk dengan harga yang relatif murah, maka tidak akan jadi masalah jika Anda memilih lokasi usaha yang daya beli masyarakatnya kurang. Karena konsumen di daerah tersebut lebih mementingkan harga yang murah, dibandingkan memperhatikan kualitas produk yang dijual.

Sebagai contoh, Anda bisa memulai bisnis kuliner murah di Malang, yang mana kota ini termasuk salah satu kota dengan tingkat pendatang yang tinggi, khususnya kalangan mahasiswa. Anda dapat memilih tempat usaha di Malang yang dekat dengan kampus, misalnya seperti di sepanjang jalan Soekarno Hatta, ataupun di Jl. Gajayana.

3. Memperhatikan tingkat keramaian lalu lalang kendaraan yang lewat

Perhatikan seberapa padat lalu lalang kendaraan atau pejalan kaki yang lewat di sekitar lokasi usaha, karena hal ini juga mempengaruhi jenis usaha yang cocok di daerah tersebut. 

Misalnya, untuk daerah yang ramai dilalui pejalan kaki, maka usaha toko kelontong atau usaha minuman dingin cocok dibangun di daerah tersebut. Sedangkan untuk lokasi yang banyak dilalui oleh kendaraan bermotor, maka Anda bisa mencoba usaha bengkel yang lebih dibutuhkan.

Contoh selanjutnya, Anda juga bisa memilih tempat usaha di Sidoarjo yang berdekatan dengan pabrik, baik usaha tempat makan ataupun kost, sangat cocok dibangun di daerah tersebut. Kunci utamanya, sesuaikan jenis usaha Anda dengan para konsumen yang lalu lalang di lokasi tersebut. 

4. Banyaknya usaha yang mendukung lokasi tersebut

Semakin banyak usaha yang ada di sekitar lokasi, maka konsumen yang datang ke lokasi pun juga semakin ramai. Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa seperti itu, bukankah semakin banyak usaha maka semakin banyak pula pesaingnya? 

Tentu saja tidak, lokasi yang memiliki berbagai macam usaha yang menyediakan berbagai produk yang berbeda pula, akan menjadi daya tarik atau magnet tersendiri bagi pelanggan, misalnya di pasar ataupun mall yang tidak pernah sepi pengunjung.

5. Sesuaikan dana dengan lokasi usaha yang akan dipilih

Biasanya lokasi usaha yang berada di keramaian seperti mall, ataupun di pinggir jalan yang strategis, memiliki harga sewa yang lebih mahal dibandingkan lokasi usaha yang kurang strategis. 

Oleh karena itu, sesuaikan budget yang Anda miliki dengan lokasi usaha yang dipilih. Jangan sampai salah memilih lokasi yang harga sewanya mahal, namun ternyata tidak ramai pengunjung.

6. Pilih lokasi usaha yang tingkat kompetisinya rendah 

Apabila di lokasi tersebut sudah banyak usaha yang sejenis dengan usaha Anda, maka sebaiknya hindari lokasi tersebut. Namun jika Anda yakin karena posisinya yang sangat strategis, maka Anda harus siap bersaing dengan menciptakan inovasi atau terobosan baru yang bisa membedakan usaha Anda dengan usaha lain yang sejenis.

Contohnya seperti ini, Anda memilih tempat usaha disewakan di Sidoarjo berupa kost-kostan yang lokasinya sangat strategis karena berdekatan dengan pabrik, yang mana banyak dibutuhkan tempat kost untuk karyawannya.

Agar berbeda dengan kost-kostan yang lain, Anda bisa menyediakan mesin cuci ataupun kulkas gratis yang bisa digunakan oleh semua penghuni kost. Jadi mereka tidak perlu lagi mengeluarkan uang ekstra untuk urusan laundry.

7. Perhatikan akses menuju lokasi usaha

Usahakan pilihlah lokasi usaha yang mudah di akses oleh para konsumen. Jika memungkinkan, pilihlah lokasi usaha yang dilalui berbagai macam transportasi umum. Hal ini bertujuan agar konsumen yang tidak memiliki kendaraan pribadi juga dapat menjangkau lokasi usaha Anda dengan mudah.

8. Tingkat keamanan yang mendukung

Lokasi usaha yang aman juga akan menambah kenyamanan para konsumen. Mereka tidak akan ragu meninggalkan kendaraan mereka di tempat parkir, dan dapat menikmati pelayanan usaha Anda dengan perasaan yang nyaman. Oleh karena itu, dengan lingkungan yang aman, Anda dapat mengurangi resiko pencurian maupun perusakan yang bisa terjadi kapan saja di lokasi usaha yang kurang aman.

9. Perhatikan kebersihan lokasi usaha

Konsumen tidak akan mengunjungi sebuah tempat usaha baik toko, warung, ataupun outlet yang berada di lingkungan kotor atau kumuh. Hal ini karena mereka akan merasa ragu untuk membeli produk Anda. Oleh karena itu, jaga kebersihan lingkungan sekitar Anda, agar konsumen juga merasa nyaman ketika berkunjung ke lokasi usaha Anda.

    Baca Juga:
    1. Cara Penetapan Harga Produk Baru
    2. 7 Tips dan Desain Kartu Nama Bisnis Ini Akan Membuat Bisnis Kamu Berkembang Pesat
    3. 10 Referensi Kemasan Kopi yang Kekinian, Bikin Dagangan Laris Manis

    Tips memilih tempat usaha

    Tips Memilih Tempat Usaha Agar Bisnis Berkembang Lebih Cepat

    Ilustrasi tempat usaha yang ramai - Image from id.pinterest.com

    Sebelum membuka usaha, sebaiknya pastikan dulu apakah bangunan yang disewa atau yang Anda dirikan tersebut semua perijinannya sudah beres. Misalnya seperti ijin mengenai analisa dampak lingkungan (AMDAL), izin mendirikan bangunan (IMB), dan ijin gangguan (HO).

    Hal tersebut bertujuan agar tidak terjadi kejadian tidak terduga yang akan merugikan usaha. Banyaknya peristiwa tempat usaha yang dihancurkan hanya karena tidak memiliki izin, bisa menjadi pelajaran penting bagi Anda yang sedang mencari lokasi usaha. Dan berikut beberapa tips memilih lokasi usaha yang tepat dan benar.

    1. Pilihlah tempat usaha yang mudah terlihat, karena akan membuat tempat usaha Anda lebih cepat dikenal oleh masyarakat.

    2. Pilihlah lokasi usaha yang banyak orang berlalu-lalang dan mudah dijangkau, karena mudahnya akses ini akan membuat pengunjung yang datang semakin banyak.

    3. Pilihlah usaha dengan lokasi yang dekat dengan konsumen. Misalnya, jika Anda ingin membuka usaha kuliner murah, maka tempat usaha disewakan di Malang dekat kampus merupakan tempat terbaik.

    4. Pertimbangkan jumlah pemasukan atau keuntungan usaha Anda setiap bulannya, jika Anda ingin menyewa lokasi yang strategis.

    5. Jangan sampai Anda mengabaikan hal perijinan karena akan mengakibatkan resiko yang lebih besar di kemudian hari.

    6. Pastikan lingkungan sekitar turut mendukung dan sesuai dengan jenis usaha Anda. Contohnya seperti ini, apabila Anda membuka usaha kuliner di tempat usaha disewakan bulanan di Malang, maka pastikan di sekitar tempat itu ada warnet ataupun berdekatan dengan kost-kostan atau kampus.

    7. Sebaiknya, lokasi usaha dilalui oleh jalur dua arah. Idealnya, lokasi usaha sebaiknya di sisi jalan jalur orang pulang kerja. Karena ada keyakinan, orang pulang kerja lebih mungkin untuk membeli sesuatu daripada orang yang akan berangkat kerja. Jadi kita memudahkan mereka untuk mampir. 

    8. Sebelum Anda menentukan ingin menyewa atau membeli kios di mall untuk tempat usaha, sebaiknya periksa dulu jenis usaha apa yang boleh berada di sana. Jangan sampai Anda membeli kios di lantai fashion, padahal Anda berencana ingin membuka depot es teler. 

    9. Jika Anda hanya mampu menyewa tempat usaha yang letaknya tak terlalu strategis, maka Anda harus lebih kreatif mencari jenis usaha apa yang cocok. Misalnya tempat sewa playstation, pijat refleksi, warung jamu, atau bisa saja usaha hiburan. Pasti usaha tersebut dicari orang meskipun berada di ujung jalan atau pojokan sekalipun.

    10. Anda harus mempertimbangkan calon pelanggan dengan lokasi yang Anda pilih. Contohnya seperti ini, jika Anda ingin membuka salon kelas atas bertarif mahal, maka menyewa kios di pusat grosir belum tentu cocok. Karena orang yang datang ke tempat itu biasanya untuk berbelanja, bukan jalan-jalan ataupun rekreasi. Lokasi di mall atau plaza mewah mungkin lebih cocok untuk usaha jenis ini.

    11. Sebaliknya, jika Anda ingin membuka kios jual beli ponsel bekas, maka mall kelas atas mungkin tidak akan cocok. Karena umumnya, para pengunjung mall seperti itu sepertinya akan malu jika membeli ataupun menjual ponsel bekas. Toko pinggir jalan ataupun kios di pasar akan lebih cocok untuk usaha semacam ini.

    12. Jika Anda menyewa ruko ataupun kios, pertimbangkan apakah perlu untuk melakukan renovasi agar sesuai dengan usaha Anda.

    13. Pastikan apakah tempat usaha yang dipilih dekat dengan tempat tinggal Anda? Hal ini tentu saja untuk kenyamanan Anda sendiri sebagai pengusaha.

    14. Apakah keramaian lokasi usaha hanya musiman atau memang ramai karena tingginya tingkat kepadatan penduduk sekitar?

    15. Apakah lokasi usaha Anda berada pada daerah aman dengan tingkat kriminal yang rendah?

    16. Jika usaha Anda kemungkinan buka hingga malam hari, apakah penerangan di luar sudah cukup terang untuk menarik pembeli dan membuat mereka merasa nyaman dan aman? Lalu apakah Anda juga perlu memasang lampu hias untuk membuat tempat usaha Anda lebih cantik?

    17. Mudahkah tempat usaha Anda untuk dijangkau oleh konsumen?

    18. Apakah tersedia tempat parkir dan apakah tempat parkir tersebut cukup untuk jumlah pelanggan yang menjadi target Anda?

    19. Jika Anda menggunakan jasa supplier, apakah supplier barang dagangan Anda merasa nyaman dengan lokasi usaha Anda?

    20. Jika usaha Anda semakin berkembang, apakah tempat usaha tersebut mampu untuk mengakomodasi pertumbuhannya?

      Nah, itulah tadi kiat-kiat yang harus dilakukan sebelum Anda membuka tempat usaha. Semoga bermanfaat dan selamat berwirausaha.

      SHARE ARTIKEL