Cara Penetapan Harga Produk Baru

 12 Nov 2019  Isfatu Fadhilatul

Cara Penetapan Harga Produk Baru

Penetapan harga - Image from blog.xendit.co

Dalam dunia bisnis, penetapan harga sangat penting karena menentukan suatu produk dapat bersaing dalam pasar atau tidak.

Harga merupakan suatu nilai tukar yang dapat disamakan dengan uang atau barang lainnya, harga merupakan hal penting dalam dunia pemasaran yang mana dapat menghasilkan pendapatan melalui proses penjualan.

Suatu perusahaan harus bisa membuat penetapan harga jual yang baik dan tepat, yang mana nantinya akan menarik konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan, sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan.

Dan berikut kami akan menjelaskan kiat-kiat dalam menentukan penetapan harga, agar harga menjadi sesuai dan dapat mendatangkan banyak konsumen.

Apa Tujuan Penetapan Harga Itu?

Penetapan harga adalah suatu strategi yang mana menjadi kunci di dalam perusahaan, sebagai bentuk konsentrasi dari deregulasi dan persaingan pasar secara global yang semakin hari semakin sengit.​
Adapun tujuan-tujuan dari penetapan harga antara lain adalah :

1. Memaksimalkan penjualan dan penetrasi pasar

Hal yang dilakukan agar mampu menarik perhatian konsumen yang menjadi target pasar, maka perusahaan perlu dan harus melakukan penetapan harga yang rendah. Dengan harga yang rendah ini, akan menjadi pendorong dalam meningkatkan permintaan yang datang pesaing.

2. Mempertahankan kualitas pelayanan

Hal yang dilakukan dalam menjaga target pasar dari pesaing bisnis maka perlu suatu teknik yaitu teknik menyesuaikan harga menjadi lebih murah dibandingkan dengan pesaing. Karena penurunan harga ini akan membuat konsumen tetap setia dengan produk yang ditawarkan.

3. Mendapatkan atau memaksimal keuntungan

Apabila suatu perusahaan sudah mencapai tahapan dalam penetepan harga suatu produk maka dalam memperhitungkan tingkat keuntungan yang ingin diperoleh. Dan jika marjin keuntungan yang ingin dicapai akan semakin meningkat maka harga yang akan ditetapkan untuk ditawarkan kepada konsumen pun akan menjadi tinggi.


Harini (2008) menerangkan bahwa tujuan penetapan harga antara lain yaitu :

  • Mencapai Penghasilan atas Investasi.
  • Kestabilan Harga.
  • Mempertahankan atau Meningkatkan Bagian dalam Pasar.
  • Menghadapi atau Mencegah Persaingan.
  • Penetapan Harga untuk Memaksimalkan Laba.

Metode Ketika Penetapan Harga

Ketika perusahaan sudah menentukan dan menemukan tujuan yang ingin dicapai, maka selanjutnya perusahaan harus menentukan metode penetapan harga.

Secara umum, metode penetapan harga terbagi menjadi 3 yaitu:

1. Penetapan harga berdasarkan biaya

Penetapan harga ini mempunyai faktor yang utama yaitu aspek penawaran (biaya). Dalam metode berdasarkan biaya ini, harga akan ditentukan berdasarkan dengan biaya produksi dan biaya pemasaran produk, yang mana selanjutnya akan ditambah dengan jumlah-jumlah tertentu untuk dapat menutupi biaya-biaya langsung, biaya overhead, serta laba.

2. Penetapan harga berdasarkan harga pesaing/kompetitor

Di metode penetapan harga berdasarkan harga pesaing/kompetitor ini, dalam pelaksanaannya biasanya akan menggunakan harga pesaing atau kompetitor sebagai referensi, akan tetapi pendekatan ini cenderung cocok untuk produk yang standar di pasar oligopoli. Untuk menarik perhatian konsumen, perusahaan akan menggunakan strategi harga yang telah dirancang.

3. Penetapan harga berdasarkan permintaan

Dalam metode penetapan harga ini, dilakukan berdasarkan pada persepsi konsumen terhadap price value, price sensitivity serta perceived quality.

Ketika ingin mengetahui nilai harga atas kualitas suatu produk, perlu dilakukan analisa Price Sensitivity Master (PSM), dalam menggunakan analisis ini umumnya konsumen akan diminta untuk memberikan pernyataan mengenai harga produk apakah murah, mahal, atau pas, dan kemudian dikaitkan dengan kualitas produk yang diterima.

Baca Juga :
1. Buat Kamu yang Sedang Belajar Bisnis, Lakukan Hal-hal Berikut ini!
2. Cara Bisnis Tanpa Modal Terbukti Menghasilkan Uang Cuma Dengan Android

Strategi Penetapan Harga Pada Produk Baru

Ketika suatu perusahaan mengenalkan suatu produk baru, maka mereka memerlukan penetapan strategi harga. Ada 2 alternatif yang efektif dapat dijadikan sebagai penetapan harga, antara lain yaitu :

1. Harga Mengapung (Skimming Price)

Harga mengapung artinya memberikan harga yang tinggi agar bisa menutupi biaya sekaligus menghasilkan keuntungan yang maksimal, atau dengan kata lain dalam hal ini perusahaan dapat meyakinkan pelanggan bahwa produknya mempunyai perbedaan dengan produk sejenis yang dimiliki oleh kompetitor.

Sebutan lain dari harga mengapung adalah pendekatan skimming, pendekatan ini sangat efektif jika terdapat perbedaan harga atas aspek tertentu dan kompetitor relatif sedikit.

Selain itu, pendekatan ini juga bermanfaat untuk pembatas atas permintaan suatu produk, sehingga perusahaan akan merasa siap untuk melakukan produksi secara massal kembali.

2. Harga Penetrasi

Harga penetrasi artinya memberikan harga yang lebih rendah agar tercipta pangsa pasar permintaan, umumnya metode ini diterapkan dalam kondisi pasar yang tidak terfragmentasi ke dalam aspek berbeda produk, dan itu tidak mempunyai nilai simbolis yang tinggi. Metode harga penetrasi akan sangat cocok dan efektif untuk pasar yang cenderung sensitif terhadap harga.

Strategi Penetapan Harga Pada Produk yang Telah Beredar

Strategi untuk menetapkan harga pada produk yang telah beredar di masyarakat, umumnya tidak lepas dari posisi produk dalam siklus produk. Dan berikut 3 tingkatan dalam tahapan siklus.

1. Tahap pertumbuhan

Pada tahap pertumbuhan ini memiliki ciri-ciri yaitu diantaranya penjualan akan meningkat dan disertai dengan munculnya pesaing. Ketika terjadi pertumbuhan yang cepat, maka biasanya strategi yang digunakan yaitu tetap mempertahankan harga produk atau pasar.

Namun sebaliknya jika pertumbuhan melambat, maka strategi yang diterapkan yaitu strategi harga agresif atau menurunkan harga, hal ini bertujuan agar dapat mendorong penjualan sekaligus mampu menghadapi persaingan yang semakin ketat.

2. Tahap kematangan

Dalam tahap kematangan ini mempunyai karakteristik seperti fleksibilitas harga, hal itu terjadi karena tahap ini merupakan efektivitas strategi dalam penetapan harga.

Secara garis besar, sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk menjadi sosok yang responsif terhadap situasi pasar, konsumen, bahkan terhadap pesaing.

3. Tahap penurunan

Dalam tahap penurunan ini biasanya ditandai dengan menurunnya jumlah permintaan secara terus menerus. Selain itu, pada tahap ini merupakan tahap akhir dalam daur hidup produk yang mana mempunyai dua alternatif langkah utama, yaitu:

  1. Discounting atau pemotongan harga.
  2. Mempertahankan penetapan harga namun memotong biaya yang berhubungan dengan produk, khususnya dalam pengeluaran biaya untuk promosi. 

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Penentuan Harga

Penetapan harga suatu produk harus dipertimbangkan berdasarkan :

  1. Menentukan berapa banyak pendapatan yang ingin dihasilkan dari produk tersebut.
  2. Menentukan prioritas usaha.
  3. Mempertimbangkan kemampuan atau daya beli konsumen.
  4. Besarnya biaya produksi.
  5. Sesuai dengan target awal.
  6. Mengetahui harga pesaing atau kompetitor.
  7. Monitor harga secara berkelanjutan.

Demikianlah artikel tentang penetapan harga ini, semoga bermanfaat.