11 Penyakit Tulang yang Wajib Diwaspadai

Penulis Isfatu Fadhilatul | Ditayangkan 03 Jan 2020

11 Penyakit Tulang yang Wajib Diwaspadai

Ilustrasi Penyakit Tulang - Image from www.liputan6.com

Penyakit Tulang yang Wajib Diwaspadai Ketahui penyakit tulang selain osteoporosis yang sering dialami banyak orang.

Apa yang ada dalam pikiran Anda ketika mendengar penyakit tulang? Ya, sebagian orang mengetahui jika penyakit tulang adalah osteoporosis. Namun tahukah Anda, selain osteoporosis, ada penyakit dan kelainan lainnya yang biasa terjadi pada tulang. Penasaran apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga :
1. Penyebab dan Gejala Tifus Pada Orang Dewasa dan Anak-Anak
2. Penyebab, Gejala, dan Obat Trigliserida yang Ampuh
3. Difteri: Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Penanganannya 

Penyakit Tulang

Penyakit tulang adalah gangguan serta kondisi yang menyebabkan perkembangan abnormal dan / atau penurunan perkembangan tulang normal sehingga menyebabkan tulang menjadi lemah atau berubah bentuk. Penyakit atau kelainan pada tulang bisa mengakibatkan tulang menjadi lemah atau keropos, sendi meradang serta menimbulkan rasa sakit.

Secara alami, tulang manusia akan kehilangan kepadatannya setelah usia 20 tahun yang diakibatkan oleh proses penuaan. Akan tetapi, beberapa penyakit tulang bisa menyebabkan hilangnya kekuatan serta kepadatan tulang secara berlebihan. Selain itu, kekurangan gizi seperti vitamin D atau ketidakseimbangan hormonal serta kelainan sel juga merupakan penyebab gangguan tulang pada anak-anak dan orang dewasa.

Penyakit tulang yang ditandai dengan keroposnya tulang disebut osteoporosis, penyakit ini merupakan penyakit tulang yang paling umum terjadi. Penyakit tulang keropos ini umumnya ditandai dengan massa tulang yang rendah serta kerusakan struktur tulang.

Massa tulang yang rendah, terjadi ketika tulang kehilangan mineral penting seperti kalsium, yang berfungsi untuk memperkuat tulang. Karena kadarnya yang rendah, maka tulang menjadi lemah dan bisa patah dengan mudah.

Patah tulang yang sudah keropos ini biasanya terjadi ketika Anda terjatuh atau terkena benturan meskipun benturan yang ringan. Tapi tenang saja, osteoporosis atau dikenal dengan tulang keropos ini untungnya bisa dicegah, di-diagnosis dan diobati.

Nah, selain osteoporosis, terdapat penyakit dan kelainan lainnya yang biasa terjadi pada tulang, diantaranya :

1. Penyakit Paget

11 Penyakit Tulang yang Wajib Diwaspadai

Ilustrasi Penyakit Paget - Image from www.klikdokter.com

Penyakit paget merupakan gangguan pada sel yang disebut osteoblas dan osteoklas yang berfungsi untuk menghentikan pembentukan tulang, membangun kembali serta membentuk kembali jaringan tulang.

Kondisi ini biasanya terjadi pada tulang belakang, panggul, kaki, bahkan tengkorak. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan area tulang lainnya pun bisa terpengaruh.

Penyakit tulang kaki ini menyebabkan regenerasi tulang baru menjadi lebih cepat dibandingkan proses yang normal. Proses pembentukan yang cepat ini menyebabkan tulang menjadi lebih lunak serta lemah dibandingkan tulang yang normal. Kondisi inilah yang kemudian akan menimbulkan nyeri tulang, deformitas, serta patah tulang.

2. Osteogenesis imperfecta

Penyakit osteogenesis imperfecta adalah kelainan genetik yang ditandai dengan tulang rapuh serta mudah patah. Umumnya kondisi ini disebabkan oleh cacat gen pada produksi kolagen, yaitu protein yang diperlukan untuk memperkuat tulang. Kelainan ini bahkan bisa mempengaruhi tulang-tulang di telinga bagian dalam, sehingga dapat menyebabkan gangguan pendengaran, gigi yang lemah dan tulang belakang yang melengkung.

3. Kanker tulang

Kanker tulang umumnya disebabkan oleh kanker primer yang memang dimulai pada tulang itu sendiri, atau bisa terjadi secara sekunder yang diakibatkan oleh adanya kanker dari organ tubuh lain yang menyebar ke tulang, misalnya seperti kanker di paru-paru, di payudara atau di prostat. Terdapat beberapa jenis kanker tulang primer, yaitu leukemia, osteosarcoma, Ewing sarcoma, histiocytoma serta chondrosarcoma.

4. Rakitis

11 Penyakit Tulang yang Wajib Diwaspadai

Ilustrasi Rakitis - Image from hellosehat.com

Penyakit tulang yang dapat membentuk tulang kaki seperti huruf O atau X disebut rakitis.

Rakitis adalah kelainan pada tulang yang terjadi ketika anak-anak tidak mendapatkan vitamin D yang cukup. Padahal vitamin D mempunyai peran yang sangat penting, yaitu membantu menyerap fosfor dan kalsium dari usus. Ketiga nutrisi tersebut sangat dibutuhkan agar tulang tetap kuat.

Ketika tubuh kekurangan vitamin D, maka tubuh akan memproduksi hormon yang menyebabkan kalsium serta fosfor dilepaskan dari tulang. Sehingga tulang akan kekurangan mineral yang membuatnya menjadi lemah dan lunak, mudah patah serta menyebabkan nyeri otot.

Kelainan ini biasanya ditandai dengan berbagai gejala antara lain :

  1. Rasa sakit atau nyeri pada tulang lengan, kaki, panggul, serta tulang belakang.
  2. Pertumbuhan anak terhambat sehingga ia bertubuh pendek.
  3. Mudah mengalami patah tulang.
  4. Mengalami kram otot.
  5. Mengalami masalah pada gigi seperti pertumbuhan gigi lebih lambat, lubang pada email, dan munculnya nanah.
  6. Munculnya kelainan bentuk tulang seperti tulang kaki berbentuk X dan O, tulang dada menonjol, tulang belakang melengkung, atau terdapat benjolan di tulang rusuk.

Rakitis paling sering menyerang anak dari usia 6 hingga 36 bulan. Anak-anak cenderung paling rentan terkena rakitis karena mereka masih dalam tahap pertumbuhan dan rentan kekurangan nutrisi tertentu, terutama vitamin D.

5. Akromegali

Akromegali merupakan kelainan tulang yang disebabkan oleh produksi hormon pertumbuhan oleh tubuh yang berlebihan. Akibatnya tulang-tulang menjadi lebih besar dan panjang, baik tulang wajah, tangan maupun kaki. Penyebab utama penyakit ini adalah adanya tumor jinak pada kelenjar pituitari di otak.

6. Penyakit Perthes'

Penyakit perthes' mempengaruhi tulang pada sendi pinggul anak-anak. Penyakit ini biasanya menyerang kepala femoral yaitu daerah sendi pada tulang panjang di kaki bagian atas, sehingga membuatnya memburuk karena kurangnya suplai darah, akibatnya penderita akan mengalami nyeri bahkan ketidakmampuan untuk berjalan.

7. Displasia fibrosa

Displasia fibrosa adalah kelainan pada tulang dimana terdapat pertumbuhan abnormal dari jaringan fibrosa (jaringan ikat) pada tempat tumbuhnya jaringan tulang yang normal. Akibatnya, terbentuklah pertumbuhan yang berlebihan atau pembengkakan pada tulang karena perkembangan sel abnormal.

8. Osteomielitis

Osteomielitis adalah infeksi tulang yang disebabkan oleh bakteri, kondisi ini bisa tiba-tiba atau bahkan kronis (berkepanjangan). Osteomielitis memerlukan pengobatan seperti antibiotik, dan dalam beberapa kasus, memerlukan prosedur pembedahan atau operasi guna mengangkat jaringan tulang yang terinfeksi.

9. Kelainan tulang belakang

11 Penyakit Tulang yang Wajib Diwaspadai

Ilustrasi kelainan tulang belakang - Image from doripos.com

Kelainan tulang belakang merupakan kondisi yang terjadi ketika tulang belakang yang seharusnya berbentuk lurus, menjadi melengkung melebihi batas normal, atau tidak selaras sehingga terlihat membengkok.

Ada tiga jenis penyakit tulang belakang yang paling umum, yaitu :

  1. Lordosis
    Penyakit tulang lordosis terjadi ketika tulang belakang melengkung ke depan secara berlebihan. Umumnya lordosis memengaruhi punggung bawah dan leher.

  2. Kifosis
    Kifosis terjadi ketika lengkungan pada punggung atas lebih dari 50 derajat. Umumnya, penderita kifosis akan memiliki postur tubuh yang terlihat seperti membungkuk. Wanita lansia merupakan orang yang paling sering mengalami kifosis, karena biasanya dipicu oleh gejala osteoporosis.

  3. Skoliosis
    Skoliosis terjadi ketika lengkungan tulang belakang menyamping, terkadang berbentuk seperti huruf S atau huruf C. Seseorang bisa dikategorikan mengalami skoliosis apabila sudut lengkungannya mencapai lebih dari 10 derajat. Orang dengan skoliosis biasanya bisa dilihat dari bahu atau pinggulnya yang tidak rata.

10. Coccydynia

Coccydynia adalah penyakit tulang ekor atau nyeri tulang ekor yang terjadi ketika tulang ekor meradang akibat suatu rangsangan, sehingga radang ini menimbulkan nyeri yang sangat mengganggu. Umumnya orang yang mengalami coccydynia akan mengalami gejala rasa sakit yang tumpul (seperti ditekan) dan kejang otot.

Coccydynia dapat diobati dengan obat-obatan seperti ibuprofen, aspirin dan acetaminophen. Selain itu, melakukan peregangan ringan dan lebih banyak bergerak atau beraktivitas juga bisa meringankan penyakit ini.

11. Osteomalacia

11 Penyakit Tulang yang Wajib Diwaspadai

Ilustrasi Osteomalacia - Image from www.lavanguardia.com

Selain rakitis, penyakit tulang karena kekurangan vitamin D adalah osteomalacia. Akan tetapi dalam kasus osteomalacia, derajat kekurangan vitamin D-nya sudah sangat kronis sehingga tulang menjadi melunak. Penderita osteomalacia biasanya akan mengalami berbagai gejala antara lain :

  • Nyeri tulang.
  • Lemah otot.
  • Nyeri dan pegal pada punggung bagian bawah, panggul, pinggul, kaki, serta tulang rusuk.
  • Rasa sakit yang semakin terasa di malam hari atau ketika menekan tulang.
  • Rasa nyeri yang terjadi cukup lama meski telah beristirahat.

Gejala- gejala tersebut bisa membuat penderitanya berjalan lebih lambat dan lebih sulit. Postur tubuh pada anak-anak dan dewasa muda yang mengalami osteomalacia juga tampak membungkuk selama masa pertumbuhannya. 

Hal ini bisa terlihat terutama pada tulang kaki yang menahan beban. Sedangkan pada orang dewasa yang lebih tua, penyakit osteomalacia bisa menyebabkan patah tulang.

Biasanya, penderita osteomalacia ini akan diberikan asupan vitamin D dan kalsium yang mencukupi agar bisa mengeraskan dan menguatkan tulang kembal.

Demikian penjelasan tentang penyakit tulang dan persendian ini, apabila Anda merasakan gejala-gejala tertentu yang tidak disebutkan diatas, segera periksakan ke dokter untuk diagnosis sejak dini.

Selain itu, selalu penuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D harian Anda agar mencegah timbulnya penyakit tulang. Semoga bermanfaat.

SHARE ARTIKEL