Miris, Remaja Putri Dibully Habis-habisan di Alun-alun, Dipukul dan Ditendang Berkali-kali

Penulis Dian Editor | Ditayangkan 08 Jan 2021

Miris, Remaja Putri Dibully Habis-habisan di Alun-alun, Dipukul dan Ditendang Berkali-kali

Viral remaja putri dibully - Image from today.line.me

Perundungan ini terjadi di Alun-alun Gresik 

Orang tua harus mengawasi kegiatan anak-anak dan juga teman-temannya. Pengalaman pahit ini dirasakan oleh remaja putri yang dibully oleh 5 teman lainnya. Terlihat ia tak bisa berbuat apa-apa saat dipukul dan ditendang berkali-kali.

Kasus perundungan kembali terjadi dan viral setelah video bullying tersebut diunggah di media sosial. Kali ini insiden pembullyan ini dialami oleh seorang gadis di Alun-alun Gresik, Jawa Timur. 

Video yang berdurasi 24 detik tersebut menampilkan seorang cewek berjilbab dibully, dipukul dan ditendang secara bergantian oleh teman-temannya.

Bullying yang berujung penganiayaan tersebut dilakukan oleh lima remaja putri pada cewek berjilbab hitam yang masih belum diketahui identitasnya. 

Video tersebut jadi viral setelah diunggah akun Facebook Warsito Elem dan mendapatkan beragam komentar dari warganet. 

Tak diketahui persis apa yang menyebabkan lima remaja putri tersebut tega melakukan aksi perundungan pada korbannya. 

Apalagi mereka sama-sama perempuan yang harusnya bisa lebih menghargai satu sama lain. 

Saat kejadian berlangsung, sang korban menutupi wajahnya dengan kedua tangan agar tidak terkena pukulan atau tendangan dari teman-temannya. 

BACA JUGA

Para pelaku satu persatu terlihat bergantian melancarkan aksi kekerasan tersebut. 

Satu pelaku berbaju biru memulai lebih dulu dengan memukul kepala korban dengan tangan kosong. 

Kemudian sebanyak dua pelaku lainnya bergantian menendang badan korban hingga terdorong ke belakang. 

Korban yang duduk di lantai kembali didatangi pelaku lainnya yang dengan kejam memukul kepala dan menarik kerudung korban hingga jatuh tersungkur. 

Padahal ada dua orang lain di video tersebut yang hanya duduk tersenyum sambil bermain ponsel di samping korban. 

Korban kembali berdiri dan para pelaku lainnya terlihat kembali bergantian memukul dan menendang korban hingga terjatuh berkali-kali. 

Dalam video yang dilakukan di salah satu sudut Alun-alun Gresik tersebut terlihat tidak ada pengunjung. 

Tidak tampak pula keberadaan petugas dari Satpol PP yang melerai atau menyudahi tindakan perundungan anarkis tersebut. 

Polisi bertindak

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto saat dikonfirmasi langsung menindaklanjuti aksi perundungan yang dilakukan oleh sekelompok remaja putri tersebut.

Polisi memburu para pelaku yang terekam dalam video tersebut. 

"Kami tindaklanjuti dan cek laporannya," ucapnya, Kamis (7/1/2021).

Arief menegaskan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh para pelaku tersebut telah melanggar hukum.

"Kegiatan Bullying tidak dibenarkan dan melanggar hukum," pungkasnya. 

Arief juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya menelusuri kapan video itu dibuat, kemudian siapa saja pelaku yang telibat dalam aksi tersebut. 

Mulai dari pelaku penganiayaan, perekam video hingga pengunggah pertama kali video tersebut. 

"Sudah saya siapkan tim menindaklanjuti Video Viral ini. Tim akan bergerak dari unsur cyber, unsur di lapangan akan melakukan penyidikan," ujarnya pada Kamis (7/1/2021).

Ia juga mengungkapkan jika pelaku adalah anak di bawah umur, akan diterapkan peraturan dan juga sanksi yang sesuai. 

"Misalkan kita tangkap dan pelakunya benar dibawah umur atau kelompok anak dibawah umur tentu proses penyidikannya akan menggunakan aturan untuk menyidik anak dibawah umur," tegasnya. 

Insiden ini menjadi peringatan bagi orang tua untuk selalu mengawasi perilaku anak-anaknya dan juga lingkungan pertemannnya. 

Agar kegiatan yang sama tak terulang kembali pada anak-anak, yang harusnya diisi dengan berbagai pengalaman yang menyenangkan agar pertumbuhan mental dan psikisnya baik. 

SHARE ARTIKEL