Bukti Berkah Kejujuran, Petugas KAI yang Kembalikan Uang 500 Juta Diganjar Uang 1 M

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 14 Jul 2020

Mujenih dan Egi dapat apresiasi karena kejujurannya - Image from detik.com

Kembalikan 500 Juta, dapat berkali lipat 

Kisah Pak Mujenih ingatkan kita salah satu pesan Ali Bin Abi Thalib ra., "Orang yang berkata jujur akan mendapatkan tiga hal yaitu kepercayaan, cinta dan rasa hormat".

Kejujuran menuai keberkahan. Saat ini banyak yang Kata-kata tersebut tampaknya pantas dinobatkan untuk Mujenih (34) dan Egi Sandi (24). 

Pasalnya, perbuatan terpuji tersebut bisa membuat keduanya mendapat penghargaan serta hadiah dari berbagai pihak. 

Penghargaan yang didapat keduanya mulai dari diangkat menjadi karyawan tetap di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) hingga mendapatkan asuransi dari sejumlah bank BUMN dengan nilai yang fantastis, yakni Rp 1 miliar. 

Beragam apresiasi tersebut mereka dapatkan karena sikap jujurnya mengembalikan uang temuan senilai Rp 500 juta. Uang tersebut ditemukaan terbungkus dalam plastik dan koran yang tertinggal di kursi prioritas dalam gerbong KRL.

Kronologi Penemuan dan Pengembalian Uang 500 Juta 

Penemuan uang dalam jumlah fantastis itu terjadi pada kira-kira sepekan yang lalu, Senin (6/7/2020) sore. 

Saat itu Mujenih sedang bertugas membersihkan gerbong KRL Commuter Line yang baru tiba di Stasiun Bojong Gede menuju Stasiun Bogor. 

Dia bersama Egi yang merupakan petugas pengawalan KRL menemukan kantong plastik berwarna hitam yang tertinggal di kursi prioritas yang terdapat di gerbong. 

Mujenih mengira awalnya bungkusan plastik hitam yang berisi uang Rp 500 juta itu adalah sampah. Namun, karena curiga, ia pun membuka dan memeriksa isi kantong plastik tersebut. 

Sontak, ia pun kaget setelah isi kantong plastik yang dilihatnya adalah uang pecahan Rp 100.000 yang ditumpuk dalam jumlah sangat banyak. 

Setelah mengetahui isi kantong plastik itu adalah uang, Mujenih dan Egi melaporkan temuannya ke petugas layanan penumpang (passenger service) yang ada di Stasiun Bogor. 

“Waktu itu, saya langsung bawa saja (uang) ke kantor Stasiun Bogor karena saya enggak ada niat ngambil, memang bukan hak saya,” ujar Mujenih, Senin (13/7/2020).

Tak lama dari melaporkan kejadian itu, datang seorang pria yang mengaku barangnya tertinggal di gerbong KRL dan menceritakan isi dan ciri-ciri bungkusan dengan detail. 

Akhirnya, karena keterangan dari pelapor sesuai, uang tersebut seluruhnya diserahkan kepada pemilik yang disaksikan sejumlah petugas Stasiun Bogor. 

Hadiah Bagi Kejujuran Keduanya 

Rupanya, aksi terpuji yang dilakukan Mujenih dan Egi tersebut ramai dan jadi viral di media sosial. Hingga akhirnya Menteri BUMN Erick Thohir pun mendengar cerita itu. 

Lantas, Erick pun mengundang Mujenih dan Egi untuk berkunjung ke Kantor Kementerian BUMN. Di lokasi itu pulalah keduanya diberi penghargaan atas kejujurannya tersebut. 

“Ini cermin nyata sebuah akhlak yang dicontohkan teman-teman yang bertugas di barisan paling depan dan berhubungan dengan konsumen. Hal ini harus menginspirasikan kita semua yang bekerja sebagai pengambil kebijakan di level atas atau manajerial," ujar Erick.

Selain apresiasi dari Erick Thohir, Mujenih dan Egi juga diberikan hadiah dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 

Hadiah tersebut berbentuk bantuan Asuransi Davestera (Dana Investasi Sejahtera) yang merupakan gabungan dari asuransi perlindungan jiwa, proteksi, dan investasi dengan nilai uang pertanggungan per orang hingga Rp 500 juta. 

Lalu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melalui perusahaan anak AXA Mandiri Financial Services juga memberikan hadiah dalam bentuk bantuan berupa perlindungan asuransi jiwa dengan uang pertanggungan sebesar Rp 500 juta per orang. 

Uang tersebut akan dibayarkan kepada ahli warisnya apabila insan BUMN tersebut terkena risiko meninggal dunia dalam kurun waktu lima tahun.

Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melalui anak perusahaan BNI Life juga memfasilitasi keduanya dengan produk Asuransi BNILife Mprotection Plus. 

Produk asuransi ini memberikan manfaat lengkap dalam satu produk berupa investasi, proteksi jiwa sampai dengan kesehatan dengan nilai premi/investasi sebesar Rp 50 juta. Selain itu juga ditambah fasilitas Kesehatan berupa manfaat rawat inap. 

Jika terjadi risiko meninggal, penerima manfaat juga akan mendapatkan Rp 100 juta ditambah dengan nilai investasi uang didapatkan. 

Selain itu, untuk tiga tahun polis asuransi juga bisa dicairkan, plus pengembangan investasi dari premi Rp 50 juta. 

Terakhir, Telkomsel memberikan apresiasi berupa ponsel dan kuota internet senilai Rp 200.000 per bulan selama satu tahun, serta saldo LinkAja masing-masing sebesar Rp 5 juta.

Masyaallah, inilah bukti kejujuran itu adalah suatu perbuatan yang mulia. 

Tidak hanya mendapatkan pahala dan nikmat dari Allah SWT, ternyata jujur juga mendulang kepercayaan, rasa cinta dan hormat sebagaimana yang diungkapkan oleh Ali bin Abi Thalib.

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb