Masyaallah, Bayi Positif Corona Terbangun dari Koma 32 Hari

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 03 Jun 2020

Masyaallah, Bayi Positif Corona Terbangun dari Koma 32 Hari

Ilustrasi - Image from hellosehat.com

Orangtuanya bahagia tak terkira 

Mulanya, orang tua hendak membawa sang bayi pulang ke rumah karena tak kunjung sadar. Namun kuasa Allah SWT berkata lain, sang bayi diselamatkan dan kembali tersadar setelah sebulan koma.

Seorang bayi usia lima bulan di Brasil bernama Dom terbangun dari koma selama 32 hari usai dinyatakan terjangkit Covid-19. 

Lima bulan yang lalu Dom terlahir ke dunia dan tak lama dari kelahirannya ia dinyatakan positif Covid-19. Ia langsung dirawat di Rumah Sakit Pro-Cadiaco di Rio de Janeiro. 

Hampir dua bulan ia dirawat di rumah sakit dan mengalami koma selama 32 hari.

Masyaallah, Bayi Positif Corona Terbangun dari Koma 32 Hari

Ayah Dom, Wagner Andrade, mengatakan bayinya mengalami kesulitan bernapas ketika pertama dibawa ke dokter. Mulanya dokter mengira ia terinfeksi bakteri.

"Tapi obatnya tidak bekerja dan dia semakin parah. Lalu aku dan istriku memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit kedua dan mereka mengujinya. Itu adalah virus corona," ungkapnya dikutip CNN, Minggu (31/5).

Andrade menjelaskan ia sempat memanggil beberapa dokter untuk memeriksa bayinya. Kemudian, salah satu dokter meminta rekaman video anaknya saat sedang bernapas.

Hingga kini belum ada penemuan bagaimana Dom bisa terjangkit virus corona. Ayahnya menduga ia terpapar ketika beberapa kerabat berkunjung ke rumah.

Kepulihan Dom, menurut sang ibu Viviane Monteiro, merupakan sebuah keajaiban. Pada 14 Juni nanti ia akan merayakan usia 6 bulan bersama keluarga dan kerabatnya. 

"Pertama aku merasa lega, dan kemudian kebahagiaan yang tak bisa digambarkan. Kami sudah ingin membawanya pulang lebih dari 50 hari lalu," tambah Andrade.

Kasus corona di Brazil per pagi ini (3/6/2020) sudah mencapai 555.383 kasus, dengan kasus meninggal sebanyak 31.199. 

Dari akumulasi kasus tersebut, data Kementerian Kesehatan Brazil menyatakan setidaknya 25 kasus meninggal adalah bayi hingga berusia 12 bulan. 

Saat ini, posisi Brazil menempati negara dengan kasus positif Covid-19 terbanyak kedua setelah Amerika Serikat.

SHARE ARTIKEL