Tak Perlu ke Kantor Tahun Depan PNS Mulai Bekerja dari Rumah  

 21 Nov 2019  Arief Prasetyo

Tak Perlu ke Kantor Tahun Depan PNS Mulai Bekerja dari Rumah  

PNS tahun 2020 mulai kerja dirumah - Image from liputan6.com

Ada kabar gembira bagi anda yang bekerja menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, perkantoran pemerintahan kedepannya bakal menyelenggarakan konsep smart office.

Hal ini sedang dikaji oleh kementriannya. Artinya, bagi anda yang berstatus PNS bisa melakukan tugas kantor dari rumah.

Lalu apa saja yang menjadi dasar jika skema kerja baru untuk PNS ini akan berjalan. berikut ringkasannya :

Baca Juga :

Alasan Dasar Tentang Skema Kerja Baru PNS

Tak Perlu ke Kantor Tahun Depan PNS Mulai Bekerja dari Rumah  

Image from www.merdeka.com

Konsep ini akan menjadikan kerja PNS lebih enak dan fleksibel serta untuk generasi berikutnya bisa kita terapkan cara-cara seperti itu jadi kenapa tidak akomodir.

Terpenting menurutnya adalah mereka bisa menyelesaikan pekerjaannya, men-deliver pekerjaannya, men-deliver assignment-nya bahkan dia bisa berproses dalam pengertian dia me-reply, supaya dapat di revisi jika ada yang kurang tepat.

Untuk mendukung itu, ke depan PNS bisa kirim file pekerjaannya hanya lewat fasilitas internet seperti iCloud bisa juga menggunakan blockchain, iot yang kita pakai sedemikian rupa.

Baca Juga :

Kapan Skema Kerja Baru PNS ini Dijalankan ?

Tak Perlu ke Kantor Tahun Depan PNS Mulai Bekerja dari Rumah  

PNS - Image from Youtube.com

Untuk tahap awal, akan mencoba 1.000 PNS di Bappenas untuk bekerja tanpa harus ke kantor dimulai per Januari 2020.

Uji coba ini dilakukan untuk mensukseskan perkantoran pemerintah yang akan dikonsep secara smart office, tidak hanya dengan cara-cara yang sekarang. 1000 orang kita bisa bekerja flexi job, flexi schedule, semuanya serba flexi, remote working.

Langkah ini sesuai dengan pola kehidupan Generasi-Z yang cenderung melakukan pekerjaan sambil traveling.

Meski bekerja sambil berlibur, harus ada target-target tertentu yang harus dicapai para PNS. Dengan skema kerja yang baru ini, diharapkan produktivitas PNS bisa meningkat. berikut video penjelasannya :

Baca Juga :

PNS Bekerja dari Rumah Bakal Efektif?

Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) mendukung wacana pemerintah agar PNS bisa bekerja dari rumah. Implementasi dari wacana ini diharapkan bisa teralisasi sepenuhnya pada tahun 2024.

Tahun ini seharusnya sudah bisa terealisasi. Terlalu lama kalau menunggu 2024. Jadi sistemnya harus dibangun dulu secara online, dengan tanda tangan digital. Jadi dokumen yang masuk diproses lewat android.

Melalui sistem kerja seperti ini, hal positif dari skema kerja baru ini mempercepat pekerja, penghematan anggaran, efisiensi tenaga dan waktu.

Namun PNS yang bekerja dirumah harus memiliki sistem penilaian kinerja selama berkerja dirumah. Hal tersebut agar kinerja PNS setiap saat harus meningkat meski hanya bekerja di rumah.

Jika kinerjanya PNS tidak meningkat, tunjangan kinerjanya dipotong. Kalau kinerjanya meningkat, maka ditambah ini sebagai bentuk reward untuk PNS yang kinerjanya bagus.

Tapi PNS juga harus seminggu sekali atau dua kali bisa datang ke kantor untuk mengecek kerjaan kepada kepala bagiannya supaya bisa langsung tau kesalahan dimana. Untuk waktunya juga fleksibel bisa langsung menghubungi kepala bagiannya agar bisa saling bertatap muka.

Perlu diingat, tidak semua tugas PNS bisa dikerjakan dari rumah. Untuk PNS yang berkaitan dengan layanan publik maka harus tetap bertugas dari di kantor masing-masing.

Baca Juga :

Kerja Sampingan Online yang Dibayar Pakai Dollar, Nggak Ngaruh Deh Meski Rupiah Turun

Hanya PNS Berprestasi yang Boleh Kerja dari Rumah

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan bahwa ASN bekerja di rumah itu, untuk memudahkan menyelesaikan pekerjaan. Sekaligus reward atau penghargaan bagi ASN yang berprestasi.

"ASN yang bekerja di rumah ini, sudah dilakukan oleh negara maju. Contohnya Australia hanya aparatnya yang punya prestasi, hari Rabu kerja di rumah. Hal tersebut berkaitan dengan teknologi," ujar dia di Gedung Kemenpan RB Jakarta.

Namun, lanjut dia, pihaknya tidak ingin aplikasi atau fungsi kontrol bekerja di rumah itu sama dengan negara luar. Kemenpan RB tidak ingin menjiplak hal tersebut.

"Tetapi inspirasinya dari negara luar. Itu baru wacana. Ini juga desakan dari bonus demografi," ungkap dia.

Uji coba akan dilakukan untuk mensukseskan konsep Ibu Kota Baru yang mengusung konsep smart city dan smart government.

Ke depan bentuknya smart office, tidak hanya dengan cara-cara yang akan kita lakukan tahun depan tapi pemerintah akan membangun ibu kota baru yang lebih tertata dan modern serta terciptanya alur kerja baru yang lebih nyaman untuk kedepannya.(AP)