Allahu Akbar! Fenomena Baru, Air Aneh Memancar Deras Riyadh Sabtu 22 Desember

 25 Dec 2018  Cheryl mikayla
Allahu Akbar! Fenomena Baru, Air Aneh Memancar Deras Riyadh Sabtu 22 Desember
Fenomena baru, air menyembur tinggi di Riyadh 22 Desember 2018 (instagram)

Ya Allah ampuni kami...

Nampaknya bumi memang semakin tua, baru-baru ini air misterius menyembur tinggi seperti gunung di Riyadh, Saudi, Sabtu 22 Desember 2018.

Berikut video kejadian mengerikan tersebut...

Allah Swt berfirman:

"Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemulah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan," Surah Al-Qamar Ayat 12.

"Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan," Al-Baqarah Ayat 74.

Ya Allah fenomena apa lagi ini...

Dilansir dari akun instagram Ustadz Yusuf Mansur, telah terjadi kembali fenomena aneh yang melanda bumi.

Sumber mata air memancar deras di Riyadh, Saudi pada hari sabtu 22 Desember 2018.

Dalam video unggahan fenomena tersebut, Ustadz Yusuf Mansur mengajak semua orang berzikir agar trhindar dari musibah.

"Zikir pagi zikir sore. Zikir jelang tidur, zikir bangun tidur. Ampun nih. Bukan saya cerewet. Tambahin apalan Qur'an. Umur nambah, apalan ga nambah2. 1hr 1 ayat. Sedekah jg harian aja. Shalawat 100, istighfar 100, tasbih 100.

Sekalian tolak bala, sekalian ngangkat derajat dan hidup biar bisa berkelimpahan.

Bismillaah walhamdulillaah." tulis Ustadz Yusuf dalam caption videonya.

Baca Juga:

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai fenomena tersebut.

Ada yang mengatakan fenomena tersebut karena adanya pipa air meledak, hingga tanda-tanda datangnya hari akhir.

Wallahu A'lam, yang pasti kita harus introspeksi diri karena bencana ada di mana-mana!

KOMENTAR