Niat Sholat Jenazah dan Bacaan serta Doa Sholat Jenazah Lengkap

Penulis Sulis Setyaningsih | Ditayangkan 16 Apr 2018
Niat Sholat Jenazah dan Bacaan serta Doa Sholat Jenazah Lengkapniat sholat jenazah dan bacaan serta doa sholat jenazah lengkap © wajibbaca.com

Setiap mahkluk hidup pasti akan yang merasakan namanya kematian, maka daripada itu kita sebagai manusia. Ingatlah kematian, karena suatu saat nanti kita akan merasakannya juga...

Cara sholat jenazah harus diketahui oleh seluruh umat islam, terutama laki-laki. Sebagaimana telah diketahui, sebelum menguburkan seorang jenazah wajib hukumnya untuk memandikannya serta menyolatkannya.

Ada tata cara dalam melakukan sholat jenazah sesuai sunah, shalat jenazah berbeda dengan shalat pada umumnya yang memiliki rukun sholat yang lengkap, mulai dari rukuk, i'tidal dan sujud.

Shalat jenazah hukumnya fardhu kifayah, sebagaimana telah disepakati para ulama. Bagaimana tata cara sholat jenazah yang baik dan benar? Serta bagaimana bacaan dan doanya? Simak pembahasannya berikut ini

Memahami Sholat Jenazah

Bagi umat Islam yang ada saudaranya meninggal dunia mereka berkewajiban mengurus jenazahnya. Hukum mengurus jenazah adalah fardhu kifayah.

Shalat Jenazah atau Shalat Mayit hukumnya adalah fardhu kifayah (kewajiban yang ditujukan kepada banyak muslim, tetapi bila ada sebagian sudah melaksanakan maka gugurlah kewajiban bagi yang lain).

Sholat jenazah dilakukan oleh orang islam ketika ada muslim lain yang meninggal, yang dikerjakan sebanyak 4 kali takbir dan 2 salam yang dilakukan dalam berdiri.

Namun jika tidak ada yang menjalankan, semua akan berdosa.

Dalam tata caranya, shalat jenazah tidak sama dengan shalat biasa. Yakni tanpa ruku', sujud, i'tidal dan tahiyyat.

Bacaan sholat jenazah dari mulai niat, takbir pertama, kedua, ketiga, keempat, hingga salam, lengkap dengan bacaan sholawat nabi hingga doa untuk mayit.

Namun apabila di antara mereka tidak ada yang mengurusi jenazah yang meninggal, maka semuanya mendapatkan dosa.

Bagi keluarga yang ditinggal mati sekali-kali jangan di ratapi kematiannya. Boleh menangis sebagai belasungkawa terhadap hatinya yang memperoleh pukulan pertama. Namun jangan sampai meratap hingga menyiksa diri.

Baca Juga:

Berdasarkan sabda Rasulullah 

“Segerakanlah mengubur jenazah, apabila dia orang baik berarti kamu mempercepat mengantar dia kepada kebaikan. Apabila dia orang jahat berarti kamu sama dengan menyingkirkan bencana kepada dirimu.” (HR.Muslim).

Syarat Wajib Sholat Jenazah

  • Jenazah harus tertutup auratnya
  • Mayit harus di mandikan dan disucikan dari najis / hadas besar
  • Mayit sudah dikafani
  • Letak Mayit / Jenazah sebelah kiblat orang yang menyholatinya, kecuali jika shalat dikerjakan di atas kubur atau Sholat Ghaib.

Rukun Shalat Jenazah

Rukun shalat jenazah ada tujuh (7), yaitu:

  • Niat.
  • Empat kali takbir.
  • Berdiri bagi orang yang mampu.
  • Membaca Surat Al-Fatihah.
  • Membaca shalawat atas Nabi sallallahu alaihi wasallam setelah takbir yang kedua.
  • Doa untuk jenazah setelah takbir yang ketiga.
  • Salam.
Baca Juga : 

Niat Sholat Jenazah

Lafadz Niat Shalat Jenazah Untuk Laki-Laki :

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI ‘ALAA HAADZALMAYYITI ARBA’A TAKBIRAATIN FARDHOL KIFAAYATI MA’MUUMAN-LILLAAHI TA’AALA.

Artinya :

"Saya niat (mengerjakan) shalat atas mayit ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala".

Lafadz Niat Shalat Jenazah Untuk Perempuan :

اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI ‘ALAA HAADZIHIL MAYYITATI ARBA’A TAKBIRAATIN FARDHOL KIFAAYATI MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA.

Artinya :

"Saya niat shalat atas mayit perempuan ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala".

Bacaan Doa Sholat Jenazah Lengkap

Niat Sholat Jenazah dan Bacaan serta Doa Sholat Jenazah Lengkap

Sholat jenazah terdapat 5 takbir.

1. Setelah Takbir pertama membaca:

Surat "Al Fatihah."

2. Setelah Takbir kedua membaca Shalawat kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam :

ALLAHUMMA SHOLLI ALAA MUHAMMAD WA ALA AALI MUHAMMAD, KAMAA SHOLAITA ALA IBROOHIIM WA ALA AALI IBROOHIIM. INNAKA HAMIIDUN MAJIID

ALLAHUMMA BAARIK ALA MUHAMMAD WA ALA AALI MUHAMMAD, KAMAA BAAROKTA ALA IBROOHIIM WA ALA AALI IBROOHIIM. INNAKA HAMIIDUN MAJIID

3. Setelah Takbir Ketiga membaca:

ALLAHUMMAGH FIRLA-HU (HAA) WAA WARHAM-HU (HAA) WA'AAFI-HI (HAA) WA'FU AN-HU (HAA)

"Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia."

 Jika jenazah wanita, lafazh ‘HU/HI’ diganti ‘HAA’.

Atau yang lebih lengkap :

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

ALLAAHUMMAGHFIR LA-HU (HAA) WARHAM-HU (HAA) WA’AFI-HI (HAA) WA’FU ‘AN-HU (HAA), WA AKRIM NUZUULA-HU (HAA), WAWASSI’ MADKHOLA-HU (HAA), WAGHSIL-HU (HAA) BIL MAA-I WATS TSALJI WAL-BARADI, WANAQQI-HI (HAA) MINAL KHATHAYAAYAA KAMAA YUNAQQATS TSAUBUL ABYAD-HU (HAA) MINAL DANASI, WA ABDIL-HU (HAA) DAARAN KHAIRAN MIN DAARI-HI (HAA), WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLI-HI (HAA), WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAU-JI-HI (HAA), WAQI-HI (HAA) FITNATAL QABRI WA’ADZABAN NAARI.

“Ya Allah, Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.” (HR. Muslim no. 963)

Baca Juga :

4. Setelah Takbir Keempat:

Setelah takbir keempat terdapat 2 pilihan, bisa langsung salam.

Bisa juga mendoakan kebaikan bagi keluarga jenazah. Salah satu doa yang di ajarkan ulama ada di bawah ini.

berikut doa sholat jenazah takbir ke 4.

ALLAHUMMA LA TAHRIM NAA AJRAHU WALAA TAFTINNAA BA’DAHU WAGHFIRLANAA WALAHU

 Ya Allah janganlah kami tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kami dan kepadanya

Jika jenazah wanita, lafazh ‘HU/HI’ diganti ‘HAA’.

5. "Salam" kekanan dan kekiri (pada posisi berdiri).

Doa Sholat Jenazah Anak-Anak (Belum Baligh). Adanya perbedaan bacaan doa untuk jenazah dewasa dan anak yang belum baligh.

Sebagian orang punya anggapan bacaan jenazah dewasa dan anak kecil harus berbeda dengan alasan anak kecil yang belum baligh belum punya dosa.

Sedangkan sholat jenazah pada umumnya setelah takbir ketiga isinya meminta ampun kepada Allah, agar Allah mengampuni dosanya mayit.

Maka sebagian orang punya anggapan untuk jenazah anak kecil belum mempunyai dosa dan tidak cocok menggunakan doa itu.

Ternyata pada zaman nabi anggapan seperti ini sudah ada, namun anggapan seperti ini adalah anggapan yang tidak sepenuhnya benar.

Apabila jenazah anak kecil diperbolehkan menggunakan bacaan sholat jenazah seperti halnya orang dewasa.

Namun jika anda ingin menghafal doa khusus mayit anak-anak bisa menghafalnya berikut ini.

Doa khusus untuk mayit anak-anak (Baca setelah takbir ketiga) :

اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ لَنَا فَرَطًا وَسَلَفًا وَأَجْرًا

ALLAHUMMAJ'AHU LANAA FAROTHON WA SALAFAN WA AJRON

“Ya Allah, Jadikan kematian anak ini sebagai simpanan pahala dan amal baik serta pahala buat kami”. (HR. Bukhari secara mu’allaq -tanpa sanad- dalam Kitab Al-Janaiz, 65 bab Membaca Fatihatul Kitab Atas Jenazah 2: 113)

Keutamaan Sholat Jenazah

Berdasarkan sabda Rasulullah:

مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ وَلَمْ يَتْبَعْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ فَإِنْ تَبِعَهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ. قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ قَالَ أَصْغَرُهُمَا مِثْلُ أُحُدٍ

“Barang siapa menshalatkan jenazah dan tidak mengiringinya (ke pemakaman), ia akan memperoleh pahala sebesar satu qirath. Jika dia juga mengiringinya (hingga pemakamannya), ia akan memperoleh dua qirath.”

Ditanyakan, “Apa itu dua qirath?” Beliau menjawab, “Yang terkecil di antaranya semisal Gunung Uhud.” (HR. Muslim)

Dari hadist diatas dapat dipahami kalau sholat Jenazah memiliki keutamaan yang luar biasa. Bagi yang mengusrusi jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, mensholatkan dan menguburkannya dengan layak, akan mendapat pahala sebesar 2 qirath.

2 qirath adalah sekitar sebesar gunung uhud. Sangat luar biasa pahalanya bagi yang mau mengurus jenazah kaum muslim di sekitar Anda.

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb