Kopi Sianida, Ini Bocoran Barang Bukti dari Ayah Mirna Untuk Tersangka Jesica

Penulis Penulis | Ditayangkan 02 Jun 2016

Kopi Sianida, Ini Bocoran Barang Bukti dari Ayah Mirna Untuk Tersangka Jesica

Kasus kopi maut yang menewaskan Wayan Mirna Salihin terus bergulir. Pihak kuasa hukum Jessica juga saat ini masih menanti jadwal sidang Jessica dirilis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Di pengadilan inilah janji ayah Mirna, Darmawan Salihin akan mengungkapkan apa yang tidak dibuka ke publik. Bukti-bukti yang ia simpan terkait dengan peristiwa kopi maut.

Dilansir MetroTV di akun news wongreogHD, ayah almarhumah Mirna membocorkan salah satu bukti yang akan ia buka di pengadilan nanti.

Dalam pertemuan antara Jessica, Mirna, dan Hani di Kafe Olivier, ia mengatakan Jessica membuka tas yang disinyalir untuk menaruh racun sianida dalam kopi Vietnam Mirna.

Gerakan Jessica ini memang tak terlihat jelas, karena ditutupi paperbag.

Baca Juga : Inilah yang Terjadi Ketika "Allah" Menjemput Pengguna Ojek Online

"Sebagai contoh, saya buka sedikit ya, dia buka tas, dia ambil itu racun, dia taro, tapi ditutupin paperbag," bebernya.
Usai gerakan itu, lanjutnya, kopi tersebut dipindahnya jauh dari posisisinya. Kemungkinan, agar posisinya tak dicurigai.

"Kenapa, supaya tidak ada yang menduga bahwa tangan dia nyampe ke racun ke sana. Padahal udah dikerjain duluan depan dia," ujarnya.

Kopi Vietnam yang diminum Mirna, jelasnya, hampir 50 menit berada di tangan Jessica. Hingga akhirnya kopi tersebut dipindahkan dari posisi tempat Jessica.

"Nah nanti itu di pengadilan akan dibuka, kalau tidak jadi P21 bagaimana saya bisa buka, masyarakat pengen tau itu," ujarnya.

Sebelumnya dilansir kompas.com, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, pihaknya telah menyertakan keterangan dua orang ahli toksikologi dalam berkas perkara kematian Wayan Mirna Salihin yang dilimpahkan penyidik pada Jumat  lalu.

Menurut Krishna, hanya keterangan ahli itu yang diminta Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk dilengkapi dalam berkas perkara Mirna.

Baca Juga :Hacker Hamza Dalj Divonis Hukum Gantung Tetap Tersenyum Saat Akan Di Eksekusi

"Jadi, keterangan ahli toksikologi saja. Sudah tidak ada yang lain, kita tinggal tunggu saja," ujar dia di Mapolda Metro Jaya, Senin kemarin.

Krishna menambahkan, keterangan ahli toksikologi (ahli racun) sangat diperlukan untuk mengungkap kasus ini.

Menurut dia, keterangan ahli tersebut diperlukan untuk mengurai rangkaian peristiwa, mulai dari masuknya racun sianida ke dalam cangkir kopi yang diminum Mirna hingga menyebabkan kematian.

Diduga, Jessica yang menuangkan racun sianida tersebut ke dalam cangkir kopi Mirna.

"Itu kan yang bisa menjelaskan hanya ahli. Ahli itu menjelaskan dan saling menguatkan satu sama lain. Jadi, intinya masalah teknisnya saja," ucap dia.

Dengan ditambahkannya keterangan ahli toksikologi tersebut, Krishna optimistis berkas perkara kematian Mirna akan dinyatakan lengkap atau P 21 oleh Kejati.

Baca Juga : Video , Jangan Pernah Sok Berani Didepan Pacar Kalau Tidak Mau Bernasib Seperti Pemuda Ini

Dengan demikian, kasus ini akan segera dibawa ke persidangan sehingga semuanya terang benderang. Menurut dia, untuk mengungkapkan kasus, pihak Polda Metro Jaya mengerahkan 80 orang penyidik. Segala pemeriksaan dan pengambilan keputusan dalam hal ini dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara.

"Kami juga ingin kasus ini terang benderang, kami berupaya, kasus ini bukan satu orang yang menangani, sekitar ada 80 orang, tidak ada orang yg me-lead," kata Krishna.
SHARE ARTIKEL