Makanan Bayi 8 Bulan Buatan Sendiri 

Penulis Rizal H | Ditayangkan 25 Apr 2020

Makanan Bayi 8 Bulan Buatan Sendiri 

makanan bayi 8 bulan - Image from sehatq.com

Makanan bayi 8 bulan apa saja yang sudah bisa diberikan?

Biasanya Bunda beli bubur atau bikin sendiri? 

Pada usia 8 bulan, selain disuapi, bayi sudah mulai dapat mengambil makanannya sendiri.

Cermati beberapa tanda-tandanya, seperti rahangnya mulai bergerak untuk mengunyah makanan dan menggunakan lidah untuk mendorong dan menelan makanan.

Kemampuan lainnya adalah bayi juga dapat memindahkan obyek yang sedang dia pegang dari satu tangan ke tangan lain.

Selain itu, dia dapat memasukkan benda yang dipegangnya ke dalam mulut. 

Ciri lain adalah dia dapat duduk tegak agar bisa menelan dengan baik. 

Berat badannya pun bertambah secara signifikan, umumnya dua kali lipat berat badan ketika lahir.

Di samping itu, dia tampak bersemangat untuk makan dan cenderung tertarik dengan makanan orang lain.

Baca Juga Makanan Bayi 7-8 Bulan yang Paling Baik Untuk Tumbuh Kembang Mereka.

Makanan Bayi 8 Bulan Buatan Sendiri

Pada usia 8 bulan bulan, bayi dapat diperkenalkan dengan makanan lunak yang dihaluskan. 

Bunda juga bisa mulai membuatkan si bayi bermacam-macam finger foods

Finger foods disini maksudnya adalah makanan lunak yang berukuran kecil yang bisa dihabiskan dalam satu gigitan atau yang gampang diambil dan dimakan oleh bayi sendiri tanpa bantuan. 

Hal ini dilakukan karena salah satu kemampuan yang berkembang di usia 8 bulan adalah si Bayi mampu mengambil benda dengan jempol dan telunjuknya.

Meskipun begitu, bubur atau puree juga masih bisa diberikan di tahap ini. 

Berikut beberapa contoh makanan bayi 8 bulan buatan sendiri yang bisa dicoba di rumah:

  • Sayuran dan buah yang dilembutkan, kurang lebih ¾ hingga 1 cangkir untuk sekali makan.
  • Sayuran dan buah yang dipotong kecil seperti: kentang, apel, mangga, dan pisang.
  • Protein: ikan tanpa tulang, kacang, daging potong, daging unggas, kurang lebih 3-4 sendok makan untuk sekali makan.
  • Sereal yang diperkaya zat besi, setengah hingga seperempat cangkir seporsi.
  • Keju yang dipotong kecil-kecil.
  • Kacang, lentil dan makaroni yang matang juga bisa diberikan.

Baca Juga: Makanan Bayi 11 Bulan

Pada usia ini, bayi sudah dapat makan makanan padat hingga tiga kali sehari. 

Jika memungkinkan, perkenalkan satu jenis makanan yang sama selama 2-3 hari, sebelum berganti ke jenis makanan yang lain.

Selain memberi kesempatan bayi untuk merasakan tekstur dan rasa makanan, 

Mencatat daftar makanan yang diberikan dapat memudahkan mendeteksi sekaligus mengantisipasi jenis makanan yang mungkin menimbulkan reaksi alergi makanan di kemudian hari.

Reaksi alergi yang mungkin timbul ini biasanya ditandai dengan gejala muntah, diare, atau ruam. Kedelai, telur, gandum, ikan, susu, dan kacang-kacangan adalah contoh-contoh makanan yang paling sering memicu alergi. 

Madu sebaiknya jangan diberikan dulu untuk menghindari risiko botulisme.

Makanan Bayi 8 Bulan Yang Sehat

Untuk memudahkan proses, berikut ini beberapa perlengkapan yang bisa disiapkan untuk membantu pemberian makanan bayi saat usia 8 bulan yang sehat.

  • Kursi tinggi untuk tempat dia makan, bisa juga menggunakan bouncer atau bahkan car seat.
  • Sendok, piring, mangkok plastik bebas BPA.
  • Cangkir untuk bayi.
  • Blender atau baby food grinder untuk mengolah bubur.
  • Wadah-wadah untuk menyimpan bahan makanan dalam lemari pendingin.

Tips Mengelola Makanan Bayi 8 Bulan

Menyiapkan makanan bayi tentu berbeda dengan memasak untuk orang dewasa. 

Di bawah ini adalah beberapa hal yang kadang dilupakan oleh orang tua saat mengolah makanan untuk Si Kecil. 

  • Usahakan selalu gunakan buah dan sayur segar. 
  • Gunakan segera dalam waktu 1-2 hari setelah dibeli. Variasikan buah dan sayur ini dengan melihat berbagai menu berbeda. 
  • Cuci bersih buah dan sayuran dengan saksama sebelum diolah.​
  • Cuci tangan Anda sebelum mengolah makanan bayi. Lebih baik mengukus daripada merebus bahan makanan sebelum dihaluskan atau dipotong. 
  • Gunakan sesedikit mungkin air ketika mengukus. 
  • Tambahkan ASI atau susu formula pada makanan lunak untuk dijadikan bubur. 
  • Saat mengolah daging, buang lemak dan kulitnya sebelum diolah. 
  • Hindari menambahkan gula karena bayi tidak perlu tambahan gula apa pun. Walau demikian Anda dapat menambahkan bumbu agar makanan bayi tidak terasa hambar.

Baca Juga:

Dampingi Si Kecil saat memasukkan makanannya sendiri ke mulut untuk mencegah risiko tersedak. 

Jangan lupa untuk melepaskan uap panas pada makanan terlebih dulu sebelum disajikan kepada bayi. 

Mengolah makanan bayi sendiri adalah cara lebih sehat, efisien, dan ekonomis dibandingkan memberikan produk instan. 

Namun jika Anda memberikan makanan bayi 8 bulan siap saji, sebaiknya habiskan makanan tersebut dalam waktu 1-2 hari, kemudian buang yang tersisa. 

Ini untuk mengurangi risiko makanan tersebut terpapar bakteri.

Di samping itu, meskipun telah mengonsumsi makanan padat, tetapi sebaiknya tetap berikan ASI atau susu formula seperti biasa. 

Makanan bayi 8 bulan tidak akan dapat menggantikan nutrisi vitamin, protein, dan zat besi yang terkandung di dalam ASI. 

Memberikan asupan makanan yang bergizi merupakan salah satu hal yang penting guna menunjang tumbuh kembang si kecil. 

Pada usia 8 bulan, Anda sudah bisa memperkenalkan makanan padat yang lebih bervariasi.

Menu MPASI 8 bulan yang bervariasi juga sebagai upaya untuk memperkenalkan citarasa makanan yang bervariasi pada bayi. 

Pada usia 8 bulan pergerakan bayi sudah semakin aktif sehingga kebutuhan nutrisinya akan meningkat lebih banyak dari sebelumnya. 

Dalam hal ini Anda harus lebih cermat untuk memilih jenis makanan bayi 8 bulan. 

Kelengkapan nutrisi menjadi fokus penting mengingat bayi berada dalam tahap perkembangan.

Artikel Terkait
viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb