Mengajari Anak Sopan Santun Pada Orang Tua dan Guru

 18 Oct 2019  Isfatu Fadhilatul

Mengajari Anak Sopan Santun Pada Orang Tua dan Guru

Ilustrasi sopan santun kepada orang tua - Image from stmabruroh97.blogspot.com

Mengajarkan anak bersopan santun. Dalam hidup manusia tidak dapat lepas dari bersosialisasi, karena sejatinya manusia adalah makhluk yang membutuhkan satu sama lain.

Dalam bersosialisasi pun, perlu memperhatikan beberapa hal. Antara lain yaitu bersikap baik dengan selalu mengutamakan sopan santun.

Sopan-santun adalah tata cara atau peraturan hidup yang timbul dari hasil pergaulan sekelompok manusia. Sopan santun bersifat relatif, artinya setiap tempat tinggal dan lingkungan memiliki sopan santun yang berbeda, perbedaan tersebut juga dapat terjadi karena waktu.

Adapun contoh sopan santun adalah menghormati orang tua, tidak berkata kasar, diam saat berada dalam majelis, dan lain-lain. Berikut dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai macam-macam sopan santun.

Sopan Santun 

Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa sopan santun adalah hal yang sangat penting untuk diterapkan terutama dalam hidup bermasyarakat. Apabila kita melupakan atau tidak menjalankan sopan santun, maka kita akan mendapat sanksi dari masyarakat seperti mendapat cemooh dan lain-lain. Yang mana perilaku tidak sopan disebut dengan kurang ajar.

Sopan santun dalam islam sendiri juga memegang peran yang sangat penting. Allah sangat menyukai hamba-Nya yang berkelakuan baik dan juga selalu menjaga sopan santun. Allah SWT berfirman dalam Q.S Ali Imran ayat 159,

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Artinya : "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya".

Sopan santun dalam ajaran islam disebut adab, sebutan orang beradab yaitu berarti bahwa orang tersebut mengetahui aturan tentang sopan santun yang ditentukan dalam agama Islam. Islam sendiri juga sudah mengatur beberapa adab, misalnya adab kepada orang tua dan guru, yang mana kesemuanya memegang peran penting dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sopan Santun Terhadap Orang Tua

Orang tua merupakan seseorang yang sangat berjasa bagi kehidupan kita, karena mereka yang telah melahirkan dan juga membesarkan kita. Mereka tidak akan pernah meminta balasan atas jasa-jasa mereka, oleh karena itu kita sebagai anak wajib membalas kebaikan mereka dengan cara berbakti dan selalu menjaga sopan-santun kita. Hal yang bisa kita lakukan adalah antara lain :

1. Tidak memandang orang tua dengan tatapan yang tajam, atau pandangan yang menimbulkan tidak enak dalam hati.

Hal ini biasanya terjadi saat orang tua menyuruh anaknya melakukan sesuatu, ketika sang anak sedang asyik melakukan kegiatan lain, maka ia akan melotot atau memandang tajam ke arah orang tua. Hal ini sangat tidak dianjurkan, hal yang harus dilakukan adalah segera melaksanakan perintah orang tua dengan baik.

2. Tidak meninggikan suara saat berbicara dengan orang tua.

Biasanya saat jarak kita terlalu jauh, maka kita akan meninggikan suara kita agar orang tua mendengar perkataan kita. Padahal hal tersebut tidak dianjurkan, hal yang harus kita lakukan adalah menghampiri orang tua, kemudian berbicara dengan baik.

Al Musawwir bin Makhramah RA menjelaskan tentang bagaimana adab para Sahabat Nabi ketika berbicara pada beliau, disebutkan di dalamnya:

"Jika para sahabat berbicara dengan Rasulullah, mereka merendahkan suara mereka dan mereka tidak memandang tajam sebagai bentuk pengagungan terhadap Rasulullah" (HR. Al Bukhari 2731).

Selain menjaga sopan santun, kita juga harus berdoa untuk kedua orang tua kita. Baca selengkapnya disini :
1. Doa Untuk Kedua Orang Tua, Arab Beserta Artinya
2. Kumpulan Doa Orang Tua untuk Anak Beserta Doa Islami Untuk Anak

3. Tidak mendahului orang tua ketika berbicara.

Hal yang harus dilakukan anak ketika orang tua sedang berbicara adalah membiarkan mereka berbicara dahulu hingga selesai, baru sang anak menjawabnya. Adab ini juga diterapkan oleh sahabat Nabi yakni Abdullah bin Umar, beliau berkata :

"Kami pernah bersama Rasulullah Shalallahualaihi Wasallam di Jummar, kemudian Nabi bersabda: Ada sebuah pohon yang ia merupakan permisalan seorang Muslim. Ibnu Umar berkata: sebetulnya aku ingin menjawab: pohon kurma. Namun karena ia yang paling muda di sini maka aku diam. Lalu Nabi Shalallahualaihi Wasallam pun memberi tahu jawabannya (kepada orang-orang): ia adalah pohon kurma" (HR. Al Bukhari 82, Muslim 2811).

4. Tidak duduk di depan orang tua ketika mereka berdiri.

Hal ini sesuai dengan hadits berikut,

Jabir bin Abdillah radhiallahuanhu berkata :
"Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengaduh (karena sakit), ketika itu kami shalat bermakmum di belakang beliau, sedangkan beliau dalam keadaan duduk, dan Abu Bakar memperdengarkan takbirnya kepada orang-orang. Lalu beliau menoleh kepada kami, maka beliau melihat kami shalat dalam keadaan berdiri. Lalu beliau memberi isyarat kepada kami untuk duduk, lalu kami shalat dengan mengikuti shalatnya dalam keadaan duduk. Ketika beliau mengucapkan salam, maka beliau bersabda, kalian baru saja hampir melakukan perbuatan kaum Persia dan Romawi, mereka berdiri di hadapan raja mereka, sedangkan mereka dalam keadaan duduk, maka janganlah kalian melakukannya. Berimamlah dengan imam kalian. Jika dia shalat dalam keadaan berdiri, maka shalatlah kalian dalam keadaan berdiri, dan jika dia shalat dalam keadaan duduk, maka kalian shalatlah dalam keadaan duduk" (HR. Muslim, no. 413).

5. Mendahulukan urusan orang tua daripada urusan kita sendiri.

Hal yang seharusnya dilakukan seorang anak yakni senantiasa mendahulukan urusan orang tua daripada urusan sendiri, hal ini misalnya seperti makan, minum, ataupun urusan lainnya.

Sopan Santun Terhadap Guru

Seorang guru merupakan orang tua kedua kita saat berada di sekolah maupun pesantren. Jasa mereka juga sangat besar kepada kita yakni mengajarkan ilmu-ilmu yang tidak kita dapat di rumah. Oleh karena itu kita juga harus berbakti dan selalu menjaga sopan santun kepada guru, diantaranya adalah dengan cara berikut ini :

  1. Tidak mencari-cari kesalahan dan kekurangan yang ada pada guru.
  2. Tidak menjelekkan dan membicarakan guru.
  3. Selalu memanjatkan doa yang ditujukan kepada kebaikan guru.
  4. Senantiasa mengamalkan pelajaran dan akhlak baik yang diajarkan oleh guru.

    Agar pelajaran yang diajarkan guru bisa kita pahami dengan baik, jangan lupa baca doa sebelum belajar, baca disini : Baca Doa Sebelum Belajar dan Doa Sesudah Belajar agar Ilmu Barokah

  5. Tidak memotong perkataan guru ketika beliau berbicara.
  6. Berbicara dengan lemah lembut, dan bersikap rendah diri kepada guru.
  7. Meminta izin kepada guru ketika tidak dapat bersekolah atau mengaji.
  8. Salam kepada guru ketika bertemu.
  9. Taat kepada guru, dengan tetap memegang teguh syariat islam.
  10. Memberi perhatian besar ketika guru memberi pelajaran.

Demikian artikel tentang sopan santun ini, semoga bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.