Contoh Teks Khutbah Jumat Kedua

 14 Oct 2019  Isfatu Fadhilatul

Contoh Teks Khutbah Jumat Kedua

Ilustrasi khutbah kedua - Image from id.pinterest.com

Khutbah Jum'at merupakan ceramah yang disampaikan oleh khatib sebelum sholat Jum'at, yang mana harus mengandung nasihat dan pengajaran yang baik kepada jamaah sholat Jum'at tersebut. Khutbah Jum'at merupakan salah satu syarat sah didirikannya shalat Jumat, jadi tanpa ada khutbah maka sholat jum'at tersebut tidak sah meskipun sudah sesuai jumlah jamaahnya.

Khutbah jum’at harus dilaksanakan dua kali, karena hal ini menganut kebiasaan Rasulullah SAW. Hal ini merupakan pendapat mayoritas ulama, yakni ulama Syafi’iyah, Malikiyah dan Hambali.

Lalu bagaimana sebaiknya khutbah kedua itu? Berikut akan kita bahas tentang bacaan khutbah jumat kedua singkat.

Sebelum itu, simak tata cara khutbah Jum'at terlebih dahulu disini : Tata Cara Khutbah Jumat Lengkap dengan Syarat, Rukun dan Sunnah-Sunnahnya

Bacaan Khutbah Jumat Kedua

Adapun khutbah pertama dengan khutbah kedua jumat harus dilaksanakan secara berturut-turut, hal ini juga berlaku antara khutbah dengan shalat jumat.

Berikut contoh khutbah kedua singkat :

اَلْحَمْدُ ِللهِ عَلَى إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُلَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتَنَانِهِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ تَغْظِيْمًا لِشَأْنِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إِلَى رِضْوَانِهِ.اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ نَبِيِّنَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَإِخْوَانِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا.

Alhamdulillah, puji dan syukur selalu kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas karunia, taufik dan hidayah-Nya sehingga kita bisa berada dalam majelis jumat ini dengan sehat walafiat.

اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ

Ya Allah Ya Karim, limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya radhiallahuanhu.

Para jama'ah shalat Jum'at yang berbahagia,
Mari kita sama-sama bertaqwa kepada Allah dengan niat taqwa yang sebenar-benarnya, dan yang seikhlas-ikhlasnya. Mari kita semua berpegang teguh terhadap Islam dan senantiasa memelihara diri kita dari perbuatan maksiat yang mana hanya akan menyengsarakan kita di neraka. Ketahuilah bahwa sebaik-baik perkataan adalah perkataan kitabullah dan firman-firman Allah, sebaik-baiknya petunjuk adalah petunjuk Nabi kita semua Muhammad SAW, dan seburuk-buruknya perbuatan adalah bid'ah, yang mana bid'ah akan menyesatkan kita semua.

Maka hendaklah kalian berhimpun dalam majelis, dalam jama'ah, karena sesungguhnya kekuasaan Allah itu meliputi jama'ah. Barangsiapa yang kufur dari kebenaran Allah, maka ia akan dimasukkan ke dalam neraka yang begitu pedih siksanya. Maka ketahuilah bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Dzat Maha Suci lagi Maha Tinggi yang wajib kita taati segala perintahnya. Allah SWT berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَنْ نَكَثَ فَإِنَّمَا يَنْكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَاهَدَ عَلَيْهُ اللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

Artinya : “Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menetapi janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar”. (Al-Fath: 10)

Dan juga firman-Nya, 

مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ

Artinya : “Barangsiapa yang menta’ati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah”. (An-Nisaa: 80)

Maka marilah kita semua berlomba-lomba untuk taat kepada Allah dan utusannya yakni Nabi Muhammad SAW. Niscaya kita akan mendapat fadhilah surga-Nya kelak. 

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ صَاحِبَ الْوَجْهِ اْلأَنْوَرِ، وَالْجَبِيْنِ اْلأَزْهَرِ، وَارْضَ اللهُمَّ عَنِ اْلأَرْبَعَةِ الْخُلَفَاءِ الرَّشِدِيْنَ وَاْلأَئِمَّةِ الْمَهْدِيِّيْنَ الَّذِيْنَ قَضَوْا بَالْحَقِّ وَبِهِ كَانُوْا يَعْدِلُوْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِى وَعَنِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعِنَا مَعَهُمْ بِعَفْوِكَ وَكَرَمِكَ وَإِحْسَانِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ.اَللهُمَّ أَعِزَّاْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُسْرِكِيْنَ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيْنَ، اَللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالرِّبَا وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَالْفِتَنِ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ.رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى اْلاخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ، رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ، عِبَادَاللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِلْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَأَوْفُوْا بِعَهْدِ اللهِ إِذَا عَاهَدْتُمْ وَلاَ تَنْقُضُوااْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا وَقَدْ جَعَلْتُمُ اللهُ عَلَيْكُمْ كَفِيْلاً، إِنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَاتَفْعَلُوْنَ فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.

Baca Juga contoh khutbah lainnya lengkap disini :
1. Contoh Khutbah Jumat Singkat Tentang Menuntut Ilmu
2. Khutbah Jumat Singkat Bahasa Jawa

Rukun Khutbah Jum'at

Selain membacakan teks khutbah jumat kedua yang sarat akan ilmu dan nasihat, ada juga rukun-rukun khutbah Jum'at lainnya yang juga tak kalah pentingnya, antara lain :

1. Memulai dengan basmallah
Bacaan basmallah adalah alhamdulillah. Khatib shalat Jumat wajib memulai khutbah dengan bacaan hamdalah yaitu lafadz yang memuji Allah SWT.

2. Shalawat kepada Nabi SAW
Memanjatkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW harus diucapkan dengan jelas, paling tidak ada satu ucapan shalawat Nabi. Misalnya ucapan shalli ‘ala Muhammad.

3. Membaca dua kalimat syahadat
Adapun kalimat syahadat adalah :

اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ

ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH, WAASYHADUANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH".

Artinya : "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah" .

4. Mengandung ajakan untuk bertaqwa kepada Allah SWT.
Maksudnya adalah khutbah Jum'at tersebut harus mengandung perintah atau ajakan untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT, untuk kata-katanya tergantung pada khatib. Contohnya seperti kalimat berikut : "Mari kita sama-sama bertaqwa kepada Allah dengan niat taqwa yang sebenar-benarnya, dan yang seikhlas-ikhlasnya." Atau bisa juga dengan membaca bacaan berikut :

“yaa ayyuhalladziina aamanuu ittaqullaaha haqqa tuqaatihi wa laa tamuutunna ilaa wa antum muslimuun”

5. Membaca ayat suci Al-Quran
Seorang khatib hendaknya membaca ayat suci Al-Quran di salah satu khutbahnya, baik khutbah pertama ataupun di khutbah kedua. Dengan minimal membaca satu kalimat dari ayat-ayat suci Al-Quran.

Demikian artikel tentang bacaan khutbah kedua jumat ini, semoga bermanfaat.