Stop Kirim Foto atau Video Makanan Saat Puasa, Hukumannya Berat

Penulis Isfatu Fadhilatul | Ditayangkan 25 Apr 2020

Stop Kirim Foto atau Video Makanan Saat Puasa, Hukumannya Berat

Ilustrasi mengirimkan gambar makanan kepada teman saat bulan Ramadhan - Image from www.popular-world.com

Niatnya sih, cuma bercanda dan menggoda aja.

Tapi yang rugi itu malah kita sendiri. Mulai sekarang jangan lagi deh mengirim gambar atau video makanan pada orang lain yang sedang puasa, sebab kita yang akan mendapat dosa besar. Naudzubillah

Menggoda teman atau orang lain yang sedang menjalankan ibadah puasa, dengan mengirimkan pesan gambar atau video makanan dan minuman di media sosial, ternyata bisa mengakibatkan berkurangnya pahala puasa.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Muhammad Hatta Lc MEd.

Tgk Muhammad Hatta saat itu tengah mengisi acara kerjasama Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) Aceh dan Radio Serambi FM, dengan tema "Orang-orang yang Merugi di Bulan Ramadhan".

Adapun salah satu orang-orang yang merugi di bulan Ramadhan adalah mereka yang gemar mengirim gambar atau video makanan dan minuman melalui media sosial kepada orang-orang yang sedang berpuasa, dengan maksud menggodanya.

"Itu semua tergantung niat. Jika niatnya untuk menggoda orang lain, maka itu dilarang dan akan berpengaruh pada puasa yang sedang ia jalankan," kata Tgk Muhammad Hatta, melansir Serambinews.com Jumat (25/5/2018).

Sebab, tambah Tgk Muhammad Hatta, batalnya puasa orang tersebut dikarenakan perbuatan yang dilakukan si pengirim pesan.

"Sebabnya ia itu batal kan karena kita (pengirim pesan gambar dan video makanan/minuman). Dalam satu kaedah itu disebutkan perantara menjadi hukumnya. Artinya, ketika seseorang batal puasanya (gara-gara) perantaranya kita, maka sama hukumnya kita dengan dia yang batal puasa, hukum membatalkan puasa dengan sengaja itu dosa," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Tgk Muhammad Hatta yang juga merupakan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) NU Aceh ini, mengajak seluruh umat muslim di Aceh agar memanfaatkan media sosial dengan sebaik-baiknya, atau bahkan lebih baik menyetopnya.

Baca Juga: Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan, Allah Curahkan Rahmat dan Limpahan Pahala

Ingin mengunggah foto makanan di sosmed, bolehkah?

Kalau menggoda teman tidak boleh, lalu bagaimana jika seseorang ingin mengunggah foto makanan di media sosialnya tanpa maksud apapun? untuk Feed Instagram misalnya, atau bahkan keperluan promosi?

Terkait hal ini, seorang da’i terkenal dari Malaysia bernama Ustaz Azhar Idrus, menyatakan bahwa mengunggah foto makanan melalui media sosial selama bulan Ramadhan bukanlah hal haram. 

Namun ada ulama yang mengatakan jangan bersikap terlalu berlebihan dalam mengunggah gambar makanan ketika sedang berpuasa.

Apabila seseorang mengunggah foto makanan di media sosial dengan niat dan tujuan untuk menggoda orang yang berpuasa, maka sudah jelas dilarang, karena hal ini sama saja dengan merintangi ibadah seseorang, apalagi puasa Ramadhan hukumnya adalah wajib.

Apabila godaannya sampai berhasil membatalkan puasa seseorang tanpa adanya udzur yang syar’i, maka orang yang menggoda akan ikut mendapatkan dosanya, tanpa mengurangi dosa orang yang puasanya sudah batal tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

“Barangsiapa yang memberi petunjuk pada kejelekan, maka ia akan mendapatkan dosa dari perbuatan jelek tersebut dan juga dosa dari orang yang mengamalkannya setelah itu tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun juga.” (HR. Muslim no. 1017).

Baca Juga: Bukan Teh Manis atau Gorengan, ini Menu Buka Puasa Ala Rasulullah SAW

Lalu jika seseorang mengunggah foto tersebut tanpa tujuan atau hanya iseng-iseng saja, ingatlah dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang artinya;

“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Jika memang harus mengunggah gambar atau video makanan, sebaiknya lakukan setelah waktu berbuka, atau bisa juga dengan mencantumkan resepnya, jika sudah begini maka kita telah berbagi informasi dengan orang lain.

Ingat, selama bulan Ramadhan, alih-alih menggunakan fitur percakapan untuk menggoda orang lain, sebaiknya memperbanyak aplikasi yang menuntun ke jalan takwa.

Wallahualam bisshawab.

Artikel Terkait
viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb