Benarkah Corona dari Amerika, Bukan dari Tiongkok? Netizen Menjawab

Penulis Isfatu Fadhilatul | Ditayangkan 04 Apr 2020

Benarkah Corona dari Amerika, Bukan dari Tiongkok? Netizen Menjawab

Dari mana asal corona? - Image from wajibbaca.com

Inilah berbagai jawaban dari netizen

Menjawab sebenarnya darimana asal virus corona? Amerika atau Tiongkok?

Artikel ini diambil berdasarkan jawaban netizen di Quora Indonesia terkait pertanyaan 

Apakah Virus Corona (Covid-19) Berasal dari Amerika Serikat dan Bukan dari Tiongkok?" 

Netizen menjawab

1. Dijawab oleh Annisa di Quora Indonesia

Benar sekali.

Jika Anda pecinta teori konstipasi eh konspirasi pasti percaya dengan hal-hal seperti ini.

Benarkah Corona dari Amerika, Bukan dari Tiongkok? Netizen Menjawab

Jawaban netizen - Image from id.quora.com

Yak, kanan bang, kanan. Op!

Sama seperti rumor bahwa virus Ebola merupakan hasil rekayasa genetika, karena sampai sekarang belum ditemukan penangkalnya.

Ketika Anda percaya, maka selamat! Anda telah tertipu oleh perang dagang yang dilakukan oleh AS vs China.

Rumor ini bisa beredar karena cuitan si perwakilan Kementrian Luar Negeri China, Zhao Lijian, yang menyatakan bahwa tentara AS yang sedang mengikuti 7th Military World Games, bisa jadi membawa virus Corona masuk ke Wuhan.

Trump juga pada awalnya menyerang China dengan mengatakan bahwa negara ini menyembunyikan angka kematian akibat kasus Corona yang sebenarnya. Belum lagi ketika Trump; entah sengaja atau tidak, menyebutkan bahwa virus COVID-19 adalah “Chinese virus”.

Apakah pernyataan dari pejabat negara yang sedang berseteru ini bisa dikatakan valid?

Tentu saja tidak. Pernyataan mereka layaknya anak-anak kecil yang sedang bertengkar.

Mereka sedang perang dagang, apapun akan dilakukan untuk menjatuhkan satu sama lain!

Banyak sekali kabar bohong yang beredar di dunia maya, belum lagi video-video mengenai teori konspirasi Corona. Pusing saya lihatnya, jadi malas buka YouTube.

“Loh kan hanya untuk seru-seruan saja!”.

Iya, bagi Anda mungkin seru, tapi bagi orang-orang lain yang keluarganya atau kerabatnya terjangkiti oleh virus ini, memang bisa mereka tertawa melihat teori konspirasi ini?

Dan masih banyak orang-orang Indonesia yang tertipu teori konspirasi. Bahkan pada akhirnya memupuk kebencian kepada China, dituduh sebagai negara pembawa virus.

Berita mengenai Jokowi yang akan membeli obat untuk meredakan virus Corona saja, banyak masyarakat kita yang mengejek dan menghina. Baik Pak Jokowi dan China sama-sama dihina dan diejek. Bahkan ada yang pernah saya baca, “Beli obat kok dari negara asal virus. Jangan-jangan ini China sengaja bikin virus.”.

Bukan satu atau dua, tetapi banyak yang menulis dan berbicara seperti itu.

Ayolah, jika Anda tidak berguna dan tidak bisa menemukan vaksin untuk menangkal Corona, lebih baik Anda diam saja dan hindari mengemukakan teori konspirasi atau bercandaan mengenai virus ini.

Jika virus ini menjadi semakin parah layaknya Black Plague, masihkah Anda tertawa sepuasnya? Tidak. Anda pasti mengurung diri di dalam rumah dan memohon pada Tuhan agar Anda juga tidak terjangkiti.

Kiss and hugs

Baca Juga: Dokter Pengungkap Corona Menghilang, Usai Ceritakan Apa yang Dialaminya

2. Dijawab oleh Rizal Ramadhan di Quora Indonesia

Kalau anda berpikir bahwa Virus Tersebut merupakan BIOWEAPON atau apapun itu yang hasil dari konspirasi mamarika karena dapat info dari grup2 whatsapp keluarga? Saya sarankan keluar dari grup tersebut.

Kasus Virus Corona tidak pertama kali ada.

Benarkah Corona dari Amerika, Bukan dari Tiongkok? Netizen Menjawab

Jawaban netizen - Image from id.quora.com

Kilas Balik SARS dan MERS

SARS yang muncul pada November 2002 di Tiongkok, menyebar ke beberapa negara lain. Mulai dari Hongkong, Vietnam, Singapura, Indonesia, Malaysia, Eropa (Inggris, Italia, Swedia, Swiss, dan Rusia), hingga Amerika Serikat.

Epidemi SARS yang berakhir hingga pertengahan 2003 itu menjangkiti 8.098 orang di berbagai negara. Bagaimana dengan jumlah korbannya? Setidaknya 774 orang mesti kehilangan nyawa akibat penyakit infeksi saluran pernapasan berat tersebut.

Bagaimana dengan MERS? Faktanya bisa kita simak dari jurnal di US National Library of Medicine - National Institutes of Health, “Middle East Respiratory Syndrome (MERS) – An update”. Dalam studi tersebut diungkapkan, virus korona yang menyebabkan penyakit MERS pertama kali dilaporkan pada 24 September 2012 oleh seorang dokter di Arab Saudi. MERS tercatat resmi di WHO pada september 2012.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), sejak muncul kali pertama pada 2012, MERS telah menewaskan sekitar 858 orang. Penyakit ini tak hanya mewabah pada 2012 saja, tetapi juga pada muncul pada 2016 hingga 2018.

Baca Juga: Pasar Wuhan Buka Lagi, Netizen: `Mungkin benar Virusnya bukan dari hewan`

3. Dijawab oleh Refyan S. di Quora Indonesia

Bisa iya, bisa tidak. Sejauh ini, virus Covid-19 masih diduga berasal dari Cina karena episentrum terbesarnya ya ada di situ..

Tapi kok bisa muncul desas desus kalau virus ini berasal dari Amerika Serikat?

Tak lain tak bukan karena memang itulah pernyataan dari Zhao Lijian. Zhao bukan orang sembarangan, posisinya adalah seorang jubir Kementrian Luar Negri Cina. Tentu sangat resmi, bukan? Apalagi pernyataan ini tertulis lewat akun Twitter-nya, yang sampai hari ini masih mejeng di timeline miliknya. Terdapat kalimat yang kurang lebih artinya "Bisa jadi virus Covid-19 dibawa oleh tentara Amerika Serikat" di dalam twitnya. Kalau ngomong langsung di TV mungkin bisa dianggap dia salah ngomong atau khilaf. Tapi ini lewat Twitter, tak dihapus pula.

Benarkah Corona dari Amerika, Bukan dari Tiongkok? Netizen Menjawab

Jawaban netizen - Image from id.quora.com

Pernyataan Zhao ini merupakan reaksi atas tuduhan-tuduhan Amerika. Tuduhan yang paling 'seru' adalah pernyataan seorang senat, Thomas Cotton, yang mengatakan kalau virus Corona berasal dari sebuah laboratorium biovirus di Wuhan yang bocor dan nantinya akan digunakan sebagai senjata biologi. Cotton tak sepenuhnya salah, karena beberapa kilometer dari kota Wuhan memang ada lab penelitian. Lab ini berisikan kotoran kelelawar dari goa-goa di seluruh penjuru dunia untuk keperluan penelitian ahli virus. Tapi apakah benar kalau virus Covid-19 adalah virus yang bocor dari lab ini? Sepertinya tidak karena peneliti di sana nyatanya sehat-sehat saja.

Sebenarnya masih ada lagi pernyataan Amerika Serikat yang bikin panas kuping pemerintahan di Beijing, seperti pernyataan pemerintahan Trump melalui mentri luar negri kalau ini semua salah Cina yang terlambat memberikan informasi virus sehingga memakan banyak korban di AS, dan pernyataan anggota DPR Amerika yang mengatakan kalau Cina harus bertanggung jawab dengan menghapuskan utang AS ke Cina (ye kali wkwkwk, kalau gitu Arab dan Kongo juga harus dituntut karena jadi sumber MERS dan Ebola dong?). 

Tapi menurut saya ini hal yang wajar dilakukan oleh Trump. Banyak rakyat AS yang menyalahkan Trump kenapa lambat sekali menangani Covid-19 (dan beliau pun juga awalnya meremehkan sekali). Tak ingin popularitasnya semakin tergerus demi amunisi untuk maju ke Pilpres, karakter 'menyerang untuk bertahan dengan menyalahkan pihak lain' ala bos korporatnya pun terpelatuk. Ditambah lagi, Cina memang pernah menolak kedatangan tim dokter dari AS untuk mengatasi wabah di Wuhan, padahal tim dokter dari Perancis dan Eropa lainnya diperbolehkan. Nampaknya, dendam perang dagang juga memiliki pengaruh kuat.

Kembali ke pernyataan Zhao, siapa tentara yang dimaksud?

Kota Wuhan pada akhir Oktober 2019 menyelenggarakan semacam olimpiade militer, di mana Amerika mengirimkan 280 personel yang terbagi dalam 17 tim untuk mengikuti 17 cabang lomba.

Benarkah Corona dari Amerika, Bukan dari Tiongkok? Netizen Menjawab

Jawaban netizen - Image from id.quora.com

Inilah yang dijadikan 'landasan teori' dari pernyataan Zhao. 'Teori'-nya mengatakan kalau ada seorang tentara Amerika Serikat ke pasar induk Wuhan dan menyebarkan virus tersebut di sana (entah yang dimaksud secara sengaja atau tidak). Sebuah laporan dari hasil penelusuran juga mengatakan kalau virus Covid-19 sudah mulai menjangkiti manusia jauh sebelum Desember 2019, yakni 17 November 2019. Akhir Oktober 2019 ke 17 November 2019, berapa lama itu? Ya, sekitar 2 minggu, setara dengan masa inkubasi dari virus Covid-19.

Benarkah Corona dari Amerika, Bukan dari Tiongkok? Netizen Menjawab

Jawaban netizen - Image from id.quora.com

(( Kutipan berita SCMP mengenai dugaan pasien pertama di Hubei sudah mengidap Covid-19 pada tanggal 17 Nov 2019 [1] ))

Makin ramai lah pemuja teori konspirasi dan cocoklogi mendengar hal ini.

Belum lagi munculnya nama virus 'Wuhan-400' di novel terbitan tahun 1981, film Contagion, dan ramalan Bill Gates tentang akan ada sebuah pandemik.

Oke, sebenarnya Bill Gates tidak lagi meramal. Pernyataan lengkapnya adalah kurang lebih seperti "Bila nanti ada sebuah pandemi lagi, kita tidak akan siap". Bill Gates, yang memang seorang filantropi dan juga perhatian terhadap pengentasan penyakit menular, 'meramal' seperti ini berkaca pada kasus Ebola. Selengkapnya, Anda bisa lihat berita Tirto[2] yang saya cantumkan.

Jadi dari mana virus ini berasal? Kalau saya pribadi sih masih menganggap virus ini dari Cina. Kalau Anda?

Baca Juga: Kapan Virus Corona di Indonesia Akan Berakhir? ini Kata Para Peneliti

Kunci agar corona cepat hilang: berdoa dan patuhi instruksi

Tiga jawaban diatas tentu membuat kita bingung dan memutar otak, siapa sebenarnya dalang dibalik virus yang telah menginfeksi lebih dari 1 juta warga dunia itu.

Namun, daripada kita memusingkan hal yang simpang siur, lebih baik kita turut berpartisipasi dalam tindakan pencegahan virus corona. Caranya bagaimana?

Dengan selalu menjaga kebersihan, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menerapkan social distancing, dan selalu mematuhi instruksi pemerintah.

Jangan sekali-sekali kita berpikir bahwa badan atau imun tubuh kita kebal, sehingga tak mungkin dihinggapi oleh patogen virus.

Selain berusaha dengan tindakan, kita sebagai makhluk Tuhan juga diwajibkan untuk selalu berdo'a menurut kepercayaan masing-masing.

Jika Anda adalah seorang muslim, berikut doa agar terhindar dari penyakit, termasuk virus corona yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، وَالجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ

Allaahumma innii a'uudzu bika minal barashi wal junuuni wal judzaami wa sayyi il asqoom

Artinya: "Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra dan keburukan segala macam penyakit." (H.R Abu Dawud: 1554.)

Ingat ya, virus corona bisa segera hilang jika semua masyarakat saling bahu-membahu membantu kebijakan pemerintah. Semoga bermanfaat.

Namun kami tegaskan bahwa tidak ada waktu lagi untuk hal hal seperti ini di perdebatkan .​Yang penting sekarang bagaimana caranya AGAR TERHINDARI DARI VIRUS CORONA INI.

Artikel Terkait
viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb