Apa yang Akan Terjadi Pada Dunia Setelah Virus Corona Usai?

18 Mar 2020 Isfatu Fadhilatul

Apa yang Akan Terjadi Pada Dunia Setelah Virus Corona Usai?

Kondisi dunia setelah corona usai - Image from kompas.com

Bumi sempat 'istirahat' sebentar akibat corona, akan ada yang terjadi setelah corona usai

Jika wabah corona usai, akankah manusia kembali 'berulah' lagi dengan bumi? Apa ya yang terjadi pada dunia setelah corona menghilang? Yang pasti akan terjadi sesuatu yang besar, penasaran? Simak penjelasannya dibawah ini.

Coronavirus atau NCov 19 melahirkan sebuah penyakit yang oleh Badan Kesehatan Dunia WHO dinamakan COVID-19. Per hari ini Rabu 18 Maret 2020, menurut data dari worldometers.info, virus ini sudah menginfeksi 198.349 orang di seluruh dunia.

Pasien sembuh mencapai 82.763 jiwa, sementara pasien meninggal dunia mencapai angka 7.980.

Mohammad Caesario, Founder dan Dokter di Klinik Lelaki seperti yang dilansir dari laman Quora, menyatakan bahwa ada beberapa hal yang akan terjadi, saat pandemi coronavirus telah usai.

Baca juga: Tak Ada Pilihan, di Italia Pasien Corona Berusia Lanjut Akan Dibiarkan Mati

Berdasarkan berita dan juga fakta yang beredar di lapangan, hal-hal yang dapat terjadi pasca wabah coronavirus adalah sebagai berikut:

1. Italia tidak lagi menjadi negara dengan usia harapan hidup tertinggi di Eropa, dan orang-orang keturunan asli Italia akan berkurang banyak dan didominasi oleh imigran.

2. Mosi tidak percaya kepada Tiongkok akan semakin tinggi apabila semakin dipoles dengan politik dagang Amerika yang semakin tinggi sentimennya, namun akan banyak dukungan terutama dari negara-negara Asia.

3. Dari negara Asean yang terpengaruh dampak Covid-19 tampaknya Malaysia yang akan paling berpengaruh pertumbuhan ekonominya, selain dampak instabilitas politik paska pergantian perdana menteri, juga pengaruh lockdown baru-baru ini.

4. Tampaknya negara-negara dunia akan membatasi wisatawan asing asal negara-negara yang dampaknya paling parah terkena Covid-19.

5. Sektor pendapatan dari wisata di Indonesia masih akan tetap menurun, namun pemerintah akan mendorong pertumbuhan wisata domestik bagi para warganya sebagai perangsang dan juga mempromosikan bahwa "Indonesia bebas Covid-19"

6. Vaksin anti Covid-19 sudah dijual bebas secara global.

7. Pergerakan pasar Dow Jones akan bergairah disertai dengan sentimen positif pasar akan pergerakan ekonomi Indonesia yang baik pasca pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Warga +62 Malah Liburan Ditengah Wabah Corona, `Oh santai aja, kan cuma flu ini!`

Sekarang Bumi Sedang Beristirahat

Apa yang Akan Terjadi Pada Dunia Setelah Virus Corona Usai?

Fenomena bumi sedang beristirahat karena virus corona - Image from today.line.me

Tak ada yang bisa menyangkal jika COVID-19 membuat pergerakan manusia menjadi berkurang, akibatnya pertumbuhan ekonomi dunia pun menurun secara drastis.

Negara China, negara asal corona sekaligus negara yang menjadi sentra pertumbuhan ekonomi dunia, mengalami pertumbuhan secara kencang selama 30 tahun terakhir, namun pertumbuhan ini seolah direm secara mendadak oleh mahluk tak kasat mata berukuran 0,06 mikron, bernama virus corona.

Lockdown dilakukan di Provinsi Hubei dan Ibukotanya yaitu Wuhan, yang kemudian berefek pada bagian lain negara China, membuat wilayah China seperti sedang beristirahat sejenak.

Kondisi ini pun tak ayal membuat industri manufaktur yang tengah melaju kencang tiba-tiba harus berhenti. Tak hanya itu saja, menurut citra satelit Badan Antariksa Amerika Serikat, kondisi China saat ini membuat polusi di negara Panda tersebut turun sangat drastis.

Baca Juga: Heboh! Paranormal ini Ramal Corona Akan Hilang di Bulan April

Dilansir dari laman BBC, Ilmuwan NASA mengatakan bahwa pengurangan kadar Nitrogen Dioksida, yaitu sejenis zat polutan dan gas berbahaya itu berasal dari kendaraan bermotor dan fasilitas industri yang 'berhenti' saat lockdown diberlakukan di China.

Apa yang Akan Terjadi Pada Dunia Setelah Virus Corona Usai?

Berkurangnya polusi udara di China - Image from quora.com

Apa yang Akan Terjadi Pada Dunia Setelah Virus Corona Usai?

Berkurangnya polusi udara di China - Image from quora.com

Langit China pun menjadi jauh lebih bersih dibanding hari-hari sebelum virus corona mewabah.

"Ini adalah pertama kalinya saya melihat penurunan dramatis di area seluas itu pada suatu periode tertentu," kata Fei Liu, seorang peneliti kualitas udara di Goddard Space Flight Center NASA.

Bumi yang sekarang kita huni ini, oleh beberapa peneliti lingkungan disebut sedang dalam kondisi sakit. Perubahan iklim yang ekstrim, banjir terjadi dimana-mana, kebakaran hutan dan polusi tak hanya terjadi di udara, akan tetapi juga terjadi di darat dan laut.

Laut menjadi sangat kotor akibat ulah manusia yang membuang sampah dan limbah sembarangan. Di darat, sampah berserakan dimana-mana. Lingkungan diabaikan demi kepentingan 'cuan' dan ekonomi.

Pola konsumsi manusia pun sangat rakus, memakan apapun layaknya omnivora. Tak hanya memakan hewan ternak seperti sapi, kambing, ayam dan berbagai macam jenis ikan di laut saja. Hewan-hewan liar seperti kelelawar, ular, katak, tikus bahkan serangga pun dihajar habis.

Baca juga: Geger, Ibu-ibu Suspect Corona Kabur dari Rumah Sakit

Dan dari situlah kemudian virus corona yang sejatinya merupakan virus yang menular antar hewan, kemudian bermutasi dan menular antar manusia.

Coronavirus NCov 19 kini telah menyebar ke seluruh belahan dunia. 164 negara telah terinfeksi, lockdown pun dilakukan untuk memutuskan rantai penyebaran virus.

Setelah China, Italia pun menyusul melakukan lockdown secara nasional, kemudian disusul Denmark, Spanyol, Perancis, hingga Malaysia.

Kanal-kanal di Venesia Italia menjadi lebih bersih setelah Perdana Menteri Italia mengumumkan kebijakan lockdown di seluruh teritori Italia.

Ka'bah sebagai kiblat umat muslim di seluruh dunia pun ditutup oleh pihak Arab Saudi. Bisa dilihat kota Mekkah, khususnya di komplek Masjidil Haram begitu kosong tanpa jamaah yang setiap saat selalu memenuhi area tawaf.

Baca Juga: Viral, Kisah Azab Penimbun Sanitizer dan Masker Benar-benar Nyata

Bumi sedang beristirahat, virus corona ini oleh sebagian pihak disebut sebagai cara bumi untuk menyembuhkan diri dari ulah manusia

Bagaimana saat ini kebersihan begitu dijaga, seluruh kota Wuhan disemprot antiseptik 2 kali sehari. Begitupun di berbagai kota lain.

Setelah wabah coronavirus ini berlalu, semoga kebersihan planet ini bisa tetap terjaga.

Percayalah, bumi kita akan selalu memiliki cara untuk memulihkan dirinya sendiri, jauh melampaui kita, manusia. 

berita
corona
covid-19
coronavirus
lockdown

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa