Harga Telur Merosot Tajam, Peternak Kecewa dan Buang Ribuan Telur

Penulis Dian Editor | Ditayangkan 26 Jan 2021

Harga Telur Merosot Tajam, Peternak Kecewa dan Buang Ribuan Telur

Aksi pria buang ribuan telur - Image from www.tribunnews.com

Ribuan telur dibuang begitu saja. 

Banyak warganet yang menyayangkan aksi tersebut. Meski begitu, pedagang seolah tak punya opsi lain, ia membuang telur karena kecewa dengan harga pakan ayam yang terus naik dan tak sebanding dengan harga telur.

Viral video seorang pria yang menunjukkan sedang membuang ribuan telur. 

Pria itu bernama Suparni alias Pitut. Ia adalah seorang peternak asal Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Pitut terpaksa melemparkan telur-telur itu ke kubangan jurang yang penuh rumput dan juga ilalang.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Rurin Zemox pada Minggu (24/1/2021).

Dalam video itu terlihat pria yang mengenakan kaos hitam dan juga celana jeans panjang.

Di belakang pria itu terlihat ada peternakan ayam petelur. Sementara di sampingnya terdapat kendaraan roda tiga yang mengangkut ratusan telur ayam.

"Terus arep dadi opo peternak ki. Pakan mundak terus, ndog soyo mudun soyo mudun. Jek dinyang murah dinyang murah. Timbang dinyang murah tak guwak sisan. 

"(Terus mau jadi apa peternak ini. (harga) Pakan naik terus, (harga) telur terus turun. Masih ditawar murah. Daripada ditawar murah mending aku buang saja)," ujar pria yang mengenakan kacamata tersebut. 

Warga Sekitar Coba Menghentikan Aksi Buang Telur

Terdengar suara beberapa orang yang menghalau agar Suparni menghentikan aksinya membuang ribuan telur-telur tersebut. 

"Wes mas, ojo kabeh (sudah mas, jangan semuanya)" ucap pria berkaos hijau tua.

"Wes ora sak kandang buang kabeh. Wes ora gagas, wong dinyang murah, pakan mundak terus kok (sudah gak, satu kandang buang semua, nggak dipikirin, ditawar murah, pakan naik terus)" jawab pria itu sambil emosi.

Meski begitu, ia seolah tak mau berhenti sembari terus mengucapkan berbagai kalimat kekecewaan. 

Kecewa Harga Pakan Naik, Harga Telur Turun

Diketahui, Suparni kecewa dengan harga pakan ayam yang kian melambung. Namun, di sisi lain harga telur anjlok parah.

Video yang merekam aksi Suparni pun tak pelak jadi viral di media sosial dan mendapat beragam reaksi dari warganet. 

Hingga akhirnya, Suparni pun minta maaf atas perbuatanyang telah ia lakukan. Ia juga turut menceritakan alasan dibalik tindakannya yang dinilai sembrono bagi sebagian orang. 

Ia lantas mengunggah video permintaan maafnya di akun Youtube Mbah Wo Banyu Langit pada Januari 2021.

Dalam video klarifikasi tersebut, Suparni kemudian menjelaskan, ia kecewa dengan harga pakan yang terus melambung. Sementara itu, harga telur merosot tajam. 

"Sebenarnya hal tersebut saya lakukan karena rasa kecewa di mana harga pakan naik terus sedangkan harga telur mengalami penurunan.

"Apabila di kemudian hari timbul permasalahan saya akan selalu koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait dan saya tidak akan membuat unggahan video yang tidak semestinya. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya" ujarnya. 

Sementara itu, video aksinya membuang telur sudah dibagikan sebanyak 5,2 ribu kali. 

Warganet Menyesalkan Kejadian itu 

Banyak yang menyayangkan aksi pria tersebut, bahkan tak sedikit pula yang kemudian menuliskan lebih baik disumbangkan saja.

"Telur harga 23rb perkilo di buangi mubadir kasihkan orng2 yg membutuhkan bos eman di buangi,coba di pingir jln telur gratis pada datang semua," ujar salah satu warganet. 

"Ketimbang dibuang mending dibagikan aja dpt pahala," ujar warganet lainnya. 

"Saya rasa.. Dia kurang mensyukuri nikmat.... Adakalanya untung juga harus menerima kerugian.. Yng namanya usaha ada pasang surutnya.....," timpal warganet lain.

Bagi peternak, kondisi tersebut memang cukup sulit. Pasalnya membagi-bagikan telur pada orang yang tidak mampu sekalipun, malah akan membuat harga telur semakin merosot. 

Hal ini dikarenakan jumlah permintaan semakin turun, sementara penawaran tinggi. 

Mari doakan saja, semoga bapak peternak bisa mendapatkan rezeki yang berlimpah dan diberikan kekuatan untuk menghadapi masalahnya.

SHARE ARTIKEL