8 Penyebab Insentif Kartu Prakerja Nggak Cair

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 16 Sep 2020

Ilustrasi insentif kartu prakerja gagal cair - Image from ringtimesbanyuwangi.pikiran-rakyat.com

Punyamu nggak cair juga?

Gini caranya!

Mengalami masalah insentif kartu Prakerja belum cair? Berikut adalah penyebab gagalnya proses pencairan insentif yang telah dirangkum dari FAQ Kartu Prakerja beserta solusi mengatasinya. 

Hingga kini program Kartu Prakerja terus membuka pendaftaran. Baru-baru ini Program Kartu Prakerja baru menutup pendaftaran untuk gelombang delapan.

Meski begitu masih ada beberapa kendala utamanya dalam proses pencairan insentif kartu prakerja. Banyak peserta yang menanyakan penyebab insentif tak cair. Pasalnya mereka merasa sudah mengikuti aturan dengan benar dan lengkap. 

Hal ini terbukti dari komentar yang ditulis dalam unggahan instagram resmi program Kartu Prakerja dan juga beberapa instansi yang menyediakan pelatihan untuk peserta Kartu Prakerja seperti Skill Academy, Pintaria, Bitlabs dan lainnya. 

Selain itu, curhatan kegagalan pencairan insentif Kartu Prakerja ini juga benyak menghiasi dan beredar di berbagai media sosial. 

Penyebab Insentif Kartu Prakerja Belum Cair 

Terkait masalah tersebut, berikut adalah rangkuman dari berbagai sumber FAQ Kartu Prakerja tentang penyebab kegagalan pencairan insentif kartu Prakerja: 

1. Belum melakukan upgrade akun e-wallet atau masih dalam proses

Untuk bisa mendapatkan insentif, maka peserta Kartu Prakerja harus menyiapkan salah satu sumber penerimaan insentif tersebut. Ada empat pilihan diantaranya adalah rekening BNI, Nomor HP e-wallet OVO, Link Aja, dan Gopay. 

Jika kamu pilih e-wallet, pastikan bahwa e-wallet mu sudah di upgrade ke akun Premier. Untuk mengetahui langkah-langkah dalam upgrade e-wallet, cek di aplikasi e-wallet mu ya. Selain itu, jika ada kendala kamu bisa hubungi nomer berikut ini 

OVO: 1 500 696
Linkaja: 150911
Gopay: cs@go-pay.co.id

2. Identitas E-Wallet berbeda dengan data yang terdaftar di Prakerja

Jadi identitas e-wallet/nomor rekening yang akan didaftarkan harus sesuai dengan data identitas di program kartu prakerja. Data tersebut mencakup nama dan juga NIK yang didaftar ke kartu Prakerja. 

Selain itu, pastikan pula nomor HP yang teregistrasi di Kartu Prakerja merupakan nomor telepon akun e-wallet/e-money kamu. 

3. Menggunakan rekening atas nama orang lain

Penyebab ini juga berkaitan dengan masalah nomer 2 diatas. Jadi pada intinya insentif kartu prakerja harus dicairkan di akun pemilik peserta secara langsung. Bukan ke rekening atau e-wallet orang lain. 

Oleh sebab itu, sebelum mendaftarkan nomor rekening atau e-wallet, sebaiknya bagi yang belum punya akun segera membuat terlebih dahulu. Jangan pakai akun orang lain, sebab hal ini malah akan menghambat proses pencairan insentif. 

4. Belum memberikan rating dan ulasan di lembaga pelatihan dan juga Mitra Pelatihan di prakerja 

Lembaga pelatihan ialah tempat kamu mendapatkan pelatihan, contoh: Skill Academy, Kelas.com, Pintaria, Sekolah Desain dan lainnya. 

Sedangkan mitra pelatihan ialah tempat kamu membeli program pelatihan tersebut, contoh : Tokopedia, Bukalapak, dan lainnya. 

Syarat-syarat mendapatkan insetif ialah: 

  • Sudah menyelesaikan pelatihan, terbukti dengan progress pelatihan 100 persen dan telah mendapatkan sertifikat. 
  • Insentif kartu prakerja diberikan setelah penyelesaian pelatihan pertama. Sedangkan jika mengambil lebih dari satu pelatihan, maka tidak ada lagi insentif untuk penyelesaian pelatihan lainnya. 
  • Sudah memberikan ulasan terhadap Lembaga Pelatihan
  • Sudah memberikan penilaian kepada Lembaga Pelatihan
  • Sudah berhasil menghubungkan ke nomor rekening bank atau e-wallet di akun situs www.prakerja.go.id
  • Nomor rekening bank atau e-wallet yang didaftarkan sudah divalidasi (menggunakan NIK yang sama dengan NIK terdaftar di Kartu Prakerja dan sudah KYC atau akun e-money sudah premium/upgrade) oleh bank/perusahaan e-money terkait.

Jadi sebelum menerima insentif, pastikan kamu telah memberikan ulasan dan rating kepada lembaga pelatihan dan mitra pelatihan. 

Jika ada kendala dalam melakukannya, silahkan hubungi langsung ke lembaga pelatihan dan mitra pelatihan yang kamu ikuti. 

5. Mengubah metode pembayaran tepat seminggu sebelum jadwal insentif diproses

Dalam proses pencairan insentif kartu Prakerja tentu membutuhkan waktu, mengingat jumlah peserta yang sangat banyak. Serta pelaksanaannya yang perlu ketelitian dan mengikuti sistem yang panjang. 

Untuk itu, usahakan tidak merubah metode pembayaran seminggu sebelum jadwal insentif. Sebab hal itu akan memperpanjang proses validasi data peserta dengan nomor rekening dan juga nomor e-wallet kamu.

6. Bertepatan dengan hari libur 

Proses pencairan dana hanya bisa dilakukan diluar hari libur atau tanggal merah. Sehingga jika waktu pencairan insentifmu bertepatan dengan itu, tak perlu bingung dan panik. 

Kamu hanya perlu menunggu maksimal sampai 7 hari setelah jadwal pencairan tersebut. 

7. Masalah sistem.

Selain penyebab diatas, ada pula penyebab lainnya terkait dengan proses pencairan insentif kartu Prakerja, yakni masalah sistemnya. 

Jika kamu sudah pastikan tidak ada masalah mulai dari angka 1 hingga 6, kemungkinan besar masalahnya ada pada sistem. Sebaiknya kamu bersabar dan menunggu pengumuman dari pihak terkait. 

Bila perlu, kamu bisa melayangkan pesan terkait kendalamu di akun instagram resmi program Kartu Prakerja. 

8. Tidak Kunjung Membeli Pelatihan 

Salah satu hal yang penting lainnya ialah jangan sampai kamu tidak membeli pelatihan setelah 30 hari diterima oleh program Kartu Prakerja. 

Sebab jika pelatihan tidak segera diambil, hingga jangka waktu 30 hari tersebut, maka  secara otomatis akun akan hangus dan dicabut kepesertaan selamanya. 

Dan dana pelatihan akan ditarik kembali, sementara insentif akan gagal dicairkan. 

Jadi bagi yang sudah diterima dalam program tersebut, segera gunakan untuk membeli pelatihan ya!

Itulah 8 penyebab dan solusi mengapa pencairan insentif kartu prakerja bisa gagal. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. 

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb