Baca Zikir ini, Agar Allah Senantiasa Jaga Suami dan Anak

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 05 Jun 2020

Baca setiap pagi hari 

Ikhtiar melindungi dan memberikan yang terbaik untuk suami dan anak salah satunya adalah dengan berdoa. "Berdoalah kepadaku niscaya aku kabulkan" (Al Mu'min : 60)

Allah yang Maha Menjaga dan Maha Mememlihara. Keduanya adalah sifat Allah yang seolah membangun keyakinan kita, bahwa Allah yang akan menjaga dan memelihara apa saja yang ingin kita lindungi. 

Banyak hal yang ingin kta lindungi di dunia ini, salah satu yang paling utama adalah keluarga. Suami, istri, anak-anak dan orang tua. Tak perlu mengkhawatirkannya, serahkan saja pada Allah SWT. 

Dengan segala kekuasaan-Nya, Allah bisa mengabulkan apapun permintaan kita. Bahkan Allah juga menyatakan dalam Surat Al Insyirah ayat 8 yang berbunyi "dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap". 

Zikir Minta Perlindungan untuk Suami dan Anak-anak

Allah ya Waliy Ya Wakil Ya Baari' Ya Hafiz Ya Muhaimin 

Zikir 5 nama tersebut 40 kali setiap pagi dan diiringi dengan bicara di dalam hati, 

"Ya Allah, aku serahkan anakku/suamiku (nama) kepadaMu yang Maha Melindungi, Maha Mengurus, Maha Perencana Segala Sesuatu, Maha Menjaga dan Maha Memelihara. Sesungguhnya aku tidak berdaya mengurus dan melindungi anakku.”

Mengapa perlu serahkan pada Allah SWT, bukankah anak adalah tanggung jawab kita? 

Sesungguhnya manusia ini tidak sempurna, punya kelemahan, oleh sebab itulah Allah SWT membukakan pintu selebar-lebarnya bagi kita meminta dan berharap kepada-Nya. 

Untuk itu, jangan merasa tak bertanggungjawab ketika mengharap kepada Allah SWT. Justru berdoa kepada-Nya jadi salah satu ikhtiar terbaik untuk melindungi anak dan suami. 

Bahkan di Surat Ali Imran ayat 35 dan 36 juga mengisahkan perlunya kita meminta perlindungan kepada Allah SWT. 

إِذْ قَالَتِ ٱمْرَأَتُ عِمْرَٰنَ رَبِّ إِنِّى نَذَرْتُ لَكَ مَا فِى بَطْنِى مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّىٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

(Ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّى وَضَعْتُهَآ أُنثَىٰ وَٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ ٱلذَّكَرُ كَٱلْأُنثَىٰ ۖ وَإِنِّى سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّىٓ أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ

Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk".

Selain itu, jika kita menyerahkan urusan kepada Allah, kita akan diberi energi yang luar biasa dalam mendidik, membimbing, menjaga, menyayangi dan mengurus anak dengan baik. 

Sebab Allah bisa saja memberikan perlindungan-Nya melalui tangan kita, seorang istri dan ibu. 

Dalam melindungi anak-anak yang paling utama adalah melindungi iman dan aqidahnya. Maka kedua hal itu menjadi prioritas utama dalam mendidik anak.

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb