Ramai, Koin 1000 Bergambar Kelapa Sawit Dijual Puluhan Juta, Ini Kata Kolektor

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 17 Jun 2020

Uang Koin 1000 - Image from jabar.tribunnews.com

Koin 1000 jadi luar biasa mahal 

Di salah satu toko online, banyak penjual yang mematok harga fantastis pada koin 1000 bergambar kelapa sawit. Mengetahui hal ini kolektor angkat bicara. 

Baru-baru ini viral dan beredar di media sosial, uang koin 1000 rupiah ditawarkan dengan harga yang fantastis bahkan hingga puluhan juta rupiah.

Di toko online seperti Shopee, uang koin bernilai 1000 itu bahkan dibandrol dengan harga mencapai Rp 20 juta.

Benarkah uang koin edisi lama ini memang memiliki harga yang fantastis? 

Penjelasan Kolektor Uang Kuno 

Penjual uang kuno asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sutomo memberikan penjelasan mengenai fenomena tersebut. 

Menurutnya, para pelapak yang menawarkan uang koin Rp1.000 Kelapa Sawit dengan harga puluhan juta dilakukan secara asal-asalan saja. 

"Adapun harga bertebaran di internet banyak yang asal posting saja," kata Sutomo dilansir dari Tribunnews.com, Senin (15/6/2020).

Pria yang akrab disapa Kang Tomo ini menyebut, uang koin Rp1.000 Kelapa Sawit belum masuk kategori uang kuno dan langka. Sehingga tidak masuk akal jika dijual dengan harga mahal bahkan hingga puluhan juta.

Bahkan, Kang Tomo mengaku biasanya ia menjual uang koin tersebut senilai Rp1.500 per kepingnya.

"Itu (uang koin Rp1.000 Kelapa Sawit) masih banyak jumlahnya."

"Mustahil jika harganya jutaan. Sementara uang yang sudah puluhan tahun aja, kenaikannya tidak terlalu signifikan," jelasnya. 

Kang Tomo kemudian menjelaskan beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk menentukan uang tersebut sudah kuno atau tidak.

Kriteria pertama uang tersebut sudah tidak diterbitkan lagi oleh Bank Indonesia (BI) dan juga sudah ditarik dari peredarannya.

"Misalnya uang tahun 70-an hingga ke bawah sudah termasuk langka itu," kata dia.

Kemudian kriteria kedua sebuah uang dapat dinilai kuno dari jumlah nominalnya. Semakin sedikit uang nominal tersebut beredar, maka nilai kunonya juga akan meningkat. 

"Misalnya di tahun 1952 ada uang seri budaya namanya. Itu ada pecahan Rp5 rupiah hingga Rp1.000. Yang Rp1.000 ini yang paling mahal karena susah carinya."

"Atau uang bergambar Soekarno, dengan tahun edar 1960. Banyak orang yang berlomba-lomba mencarinya," lanjut Kang Tomo.

Kang Tomo melalui sambungan telepon menegaskan, tidak semua uang kuno dapat ditawarkan dengan harga yang tinggi.

Oleh karena itu, pria yang sudah berkecimpung di dunia jual beli uang kuno selama 8 tahun ini memberikan saran kepada masyarakat.

Ia meminta kepada masyarakat yang ingin mulai mengoleksi uang kuno untuk memperbanyak ilmu terkait hobi satu ini.

"Lebih banyak membaca literatur, jadi mereka tidak terjebak dengan penawaran tersebut."

Kang Tomo juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan media sosial untuk mengecek nilai uang kuno yang akan dibeli. 

"Di Facebook misalnya, banyak komunitas uang kuno bisa digunakan untuk wadah tanya-tanya," tandas Tomo.

Heboh, di Toko Online Koin ini Dijual Mahal 

Warganet di Indonesia tengah dihebohkan dengan uang koin Rp1.000 kelapa sawit yang dijual puluhan juta di toko online. 

Penjualan uang koin yang diterbitkan tahun pada tahun 1993 itu diketahui setelah capture penawarannya yang diunggah oleh akun gosip, @nenk_update.

Harga uang koin di toko online - Image from todaay.line.me

Unggahan tersebut terlihat para pelapak mengunggah foto uang koin Rp1.000 Kelapa Sawit dengan beragam harga. 

Bagian yang mencuri perhatian warganet adalah harga yang ditawarkannya yang dinilai tak masuk akal. 

Bukan puluhan ribu atau ratusan ribu, melainkan uang koin tersebut dibandrol hingga puluhan juta.

Ada yang dijual dengan harga Rp17 juta hingga ada yang tembus Rp50 juta.

Namun di pelapak lain, menjual uang koin yang memiliki pinggiran berwarna silver dan inti berwarna kekuningan ini dengan harga yang jauh lebih murah.

Ada yang menjualnya hanya seharga 3 ribu hingga 5 ribu saja.

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb