Bukannya Bersyukur, Istri Minta Cerai karena Suami Sangat Romantis dan Tak Pernah Marah

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 13 Jun 2020

Bukannya Bersyukur, Istri Minta Cerai karena Suami Sangat Romantis dan Tak Pernah Marah

Ilustrasi - Image from kumparan.com

Aneh tapi nyata 

Biasanya orang bercerai karena suami selingkuh atau hal negatif lainnya. Wanita ini justru minta cerai karena suami romantis dan tak pernah marah lho. Kok bisa?

Setiap orang yang menikah, tentu ingin mendapatkan pasangan yang baik. Bahkan tak jarang pula yang berharap dapat suami romantis dan lemah lembut. 

Namun berbeda halnya dengan orang ini, dia justru minta cerai dengan pasangannya. Karena pasangannya sangat cinta, romantis dan tak pernah marah. 

Sang istri minta cerai pada 2019 kemarin karena merasa suami terlalu mencintai dirinya. Dia merasa kehidupan pernikahannya yang baru berjalan selama setahun seperti hidup dalam neraka. 

Wanita yang tak disebutkan namanya ini selalu dimanjakan oleh suami dengan penuh cinta. Suaminya sering masak, bersih-bersih rumah, bahkan tak pernah marah atau bertengkar sedikitpun dengannya. 

"Dia tak pernah meneriaki atau mengecewakan saya," ujar wanita tersebut, dilansir dari Khaleej Times, Kamis (11/6/2020).

Setiap wanita tersebut melakukan kesalahan, suami selalu dengan mudah memaafkannya. 

Saat wanita itu merasa suaminya terlalu gemuk, suaminya langsung diet ketat dan olahraga sampai patah kaki karena terlalu bersemangat. 

"Saya merindukan berselisih satu hari, tapi tampaknya mustahil karena suami begitu romantis dan selalu memaafkan saya, serta memberi banyak hadiah," jelasnya.

Sang suami benar-benar tak ingin bercerai. Seperti diberitakan Oddity Central, dia selama ini hanya berusaha menjadi sosok pemimpin keluarga dan suami yang sempurna.

Pria itu pun berharap bisa rujuk dengan istri. Dia akan mencoba untuk memperbaiki diri.

"Tidak adil untuk menilai pernikahan dari satu tahun pertama, dan setiap orang pasti belajar dari kesalahan," kata pria Uni Emirat Arab itu.

Beruntungnya, pengadilan menunda kasus perceraian terseut untuk memberi waktu kedua pihak berdamai. Diharapkan pasangan ini bisa kembali menjalani rumah tangga yang harmonis bersama-sama. 

Unik dan ternyata ada kisah pernikahan seperti itu ya. Kisah ini bisa menjadi pelajaran yang penting bagi setiap pasangan dan pernikahan. Yakni pentingnya bersikap sewajarnya dan tidak berlebihan dalam membangun hubungan dengan pasangan.

Memang terkadang sebuah pertengkaran tidak selamanya bernilai negatif. Sebab banyak pasangan yang beranggapan bahwa sesekali bertengkar bisa mempererat hubungan suami istri.

Begitupula marah, setiap pasangan boleh dan berhak marah meski ia terlalu mencintai pasangannya. Sebab marah pun bisa jadi tanda sayang dan menunjukkan ingin yang terbaik untuk pasangan. 

SHARE ARTIKEL