Jangan Beri Nama Anak `Vairus Abdul Covid`, Ini Artinya

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 18 Apr 2020

Jangan Beri Nama Anak `Vairus Abdul Covid`, Ini Artinya

Larangan memberi nama bayi Vairus Abdul Covid - Image from theasianperents.com

Hati-hati dalam memberi nama bayi. 

Nama adalah harapan dan doa untuk yang mengembannya. Sehingga jangan sampai harapan tersebut justru merupakan harapan yang buruk bagi si bayi. Apalagi mengikuti trend sekarang memberi nama anak "Vairus Abdul Covid"

Bayi yang lahir di masa pandemi corona ini, banyak diberi nama yang terkait dengan virus corona.

Memang menamai putra putri dengan situasi yang terjadi saat ia lahir adalah hal yang wajar. Bahkan menjadi tradisi di beberapa tempat di Indonesia. 

Baca juga : Viral, ini Nama-nama Bayi yang Terinspirasi dari Virus Corona

Namun bagi orang tua, perlu hati-hati ketika memberikan nama anak. Sebab nama anak adalah doa atau harapan orang tua terhadap anak. 

Salah satu nama yang unik sekaligus mengkhawatirkan adalah “Vairus Abdul Covid”. 

Sebab nama ini berarti Vairus Hambanya Covid. Nama ini jelas melanggar ketauhidan, karena kita semua hambanya Allah, bukan hamba makluk apalagi sekecil virus. 

Semoga berita ini tidak benar atau hanya bercandaan saja. Namun jika benar, maka wajib diganti. 

Inshaallah masih banyak pilihan nama yang baik dan islami, sekaligus yang sesuai dengan situasi, namun tetap tidak melanggar syariat apalagi prinsip ketauhidan. 

Permasalahan nama ini juga bukan masalah yang ringan. Hal ini terbukti dari teladan Nabi Muhammad SAW yang mengubah nama sahabat, agar namanya lebih baik dan tak melanggar ketauhidan. 

Dahulu nama asli sahabat Abu Hurairah adalah Abdu Syams yang artinya hambanya Matahari, lalu diubah menjadi Abdurrahman yang artinya hamba Ar-Rahman, yakni hambanya Sang Maha Pengasih. 

Hal ini dikuatkan lagi dari hadist yang diriwayatkan dari ‘Aisyah, ia berkata,

أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يغير الاسم القبيح

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengganti (mengubah) nama yang jelek.” (HR. Tirmidzi, shahih)

Oleh sebab itu, bagi Ayah dan Bunda jangan asal ya memberi nama anak. Sebab nama adalah doa.

Sebaiknya orang tua aktif mencari nama yang artinya baik, sehingga bisa menjadi harapan untuk anak.

Dan mudah-mudahan, kelak ketika anak dewasa, ia bangga dan percaya diri dengan nama yang diembannya. Serta ia mampu mewujudkan harapan nama tersebut dalam dirinya.

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb