Efek Samping Jika Menggunakan Hand Sanitizer Berlebihan

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 30 Mar 2020

Efek Samping Jika Menggunakan Hand Sanitizer Berlebihan

Ilustrasi menggunakan hand sanitizer - Image from www.pikiran-rakyat.com

Selain sabun cuci tangan, hand sanitizer juga jadi alat yang banyak di cari untuk cegah corona. 

Namun meski begitu, hati-hati dalam pemakaian hand sanitizer. Sebab jika berlebihan akan menimbulkan berbagai efek samping yang bisa mempengaruhi kesehatan tubuh Anda. Simak penjelasannya dengan baik.

Dengan merebaknya virus corona, banyak anjuran untuk menjaga kebersihan. 

Selain mencuci tangan dengan sabun, ada juga arahan untuk menggunakan hand sanitizer guna membunuh kuman dan bakteri yang menempel di tangan. 

Termasuk ampuh untuk membunuh virus corona serta praktis karena bisa dipakai kapanpun dan dimanapun. 

Namun, meski menggunakan hand sanitizer adalah langkah yang baik. 

Disarankan untuk menggunakannya tidak berlebihan dan tetap dalam batas wajar. 

Sebab ternyata ada dampak buruk hand sanitizer bagi kesehatan ketika dipakai berlebihan. 

Baca juga : Darurat Corona, MUI Imbau Baca Qunut Nazilah, Begini Bacaan dan Artinya

Sebagai alternatif yang dari mencuci tangan dengan sabun yang lebih praktis, banyak orang menggunakan Hand Sanitizer tanpa mengetahui berbagai efek samping penggunaannya.

Hand sanitizer mengandung alkohol sebagai cairan antiseptik, namun ada pula sebagian hand sanitizer yang bebas alkohol sebab menggunakan antibiotik yang disebut dengan triclosan.

Dampak buruk hand sanitizer bagi kesehatan dipengaruhi oleh kandungan yang ada di dalamnya. 

Oleh karena itu, banyak yang masih meragukan apakah Hand Sanitizer memang efektif menjadi alternatif mencuci tangan daripada sabun.

Efek Samping Hand Sanitizer Jika Memakai Berlebihan

Efek Samping Jika Menggunakan Hand Sanitizer Berlebihan

Efek samping menggunakan hand sanitizer - Image from wajibbaca

1. Menurunkan kekebalan tubuh 

Dampak buruk hand sanitizer yang pertama adalah dapat menurunkan kekebalan tubuh seseorang. 

Alkohol serta triclosan yang terkandung pada setiap produk hand sanitizer selain membunuh kuman atau mikroba juga dapat membuat bakteri baik turut berkurang. 

Jika bakteri baik pada kulit berkurang maka tubuh akan rentan sakit. 

Dengan menurunnya kekebalan tubuh, maka tubuh akan lebih mudah terserang penyakit dan infeksi. 

Penggunaan bahan-bahan kimia pada hand sanitizer dalam jangka panjang juga berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi otot kerangka dan jantung.

2. Menyebabkan iritasi pada kulit

Dampak negatif kedua dari pemakaian hand sanitizer yang berlebih adalah mengganggu kesehatan kulit. 

Kulit yang terpapar alkohol terus menerus akan mengakibatkan iritasi kulit. Kulit pun menjadi rentan keriput. 

Selain itu, dampak dari penggunaan gel pembersih tangan yang mengandung triklosan atau triklokarban memang tidak akan langsung terasa dalam waktu singkat. 

Biasanya penggunaan rutin dalam jangka waktu tiga sampai lima tahun baru akan mengakibatkan kulit kering dan lebih sensitif. 

3. Mengandung bahan kimia berbahaya

Dampak buruk hand sanitizer bagi kesehatan berikutnya adalah mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. 

Senyawa kimia sintetis itu disebut phthalate yang merupakan pewangi dari gel pembersih tangan ini. Cairan ini tidak berbau yang biasanya digunakan sebagai agen pelarut yang baik dan murah untuk parfum. 

Phthalates merupakan bahan kimia yang berbahaya dan terkait dengan berbagai gangguan endokrin, toksisitas perkembangan janin dan sistem reproduksi, penurunan motilitas (gerak) dan konsentrasi (jumlah) sperma, serta alergi, asma, hingga yang terparah adalah kanker. 

4. Tidak membersihkan semua bakteri

Selain itu, dampak buruk hand sanitizer yang terakhir adalah membuat kuman kebal terhadap antibiotik. Antibiotik efektif untuk membunuh bakteri. 

Tapi kandungan triclosan dalam gel pembersih tangan yang berfungsi sebagai antibakteri ini dipercaya oleh para pakar medis berpeluang besar untuk membuat bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.

Jadi, jika kamu berpikir hand sanitizer mampu mensterilkan tangan, itu salah besar. Hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60-90% memang mampu membersihkan kuman. 

Namun tidak semua jenis kuman, ada jenis-jenis kuman yang kebal terhadap kandungan hand sanitizer.

Oleh karena itu, kamu lebih disarankan untuk mencuci tangan dengan air dan sabun demi menghindari corona serta berbagai efek samping diatas. 

Hanya dengan mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik sudah lebih baik dibandingkan menggunakan hand sanitizer. 

Sebab sabun dapat menjaga bakteri baik pada tubuh yang dapat membantu Anda melawan bakteri jahat.

Artikel Terkait
viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb