Ngomel, Tagihan Listrik Nikita Mirzani Membengkak 26 Juta

05 Dec 2019  Arief Prasetyo

Ngomel, Tagihan Listrik Nikita Mirzani Membengkak 26 Juta

Cara Hitung Tagihan Listrik Biar Tak Kaget Bak Nikita Mirzani - Image from www.tribunnews.com

Nikita Mirzani ngomel di instagram gara-gara tagihan listriknya dari 5 Juta jadi 26 Juta. Karena nggak masuk akal!!
Jadi biar tagihan Anda tidak membengkak tiba-tiba. Begini cara hitungnya!

Artis Nikita Mirzani mengunggah postingan yang berisi 'omelan' kepada PLN di Instagram. Unggahan tersebut berisi protes tagihan listrik yang membengkak dari Rp5 jutaan menjadi Rp26 juta per bulan.
Berbeda dengan listrik prabayar yang dapat dikontrol, listrik pascabayar memiliki potensi tagihan 'membengkak'. Agar tidak kaget, ada baiknya tahu cara menghitung listrik pascabayar.

Baca Juga:

Cara Menghitung Tagihan Listrik Biar Kantong Tidak Jebol

1. Pahamilah tarif daftar listrik

Pertama, pelanggan harus memahami golongan tarif listrik yang digunakan. Pasalnya, golongan tarif yang akan membedakan nominal tarif per kWH.

Saat ini, untuk golongan 1.300 VA ke atas dikenakan tarif Rp1.467,58 kWH. Golongan 450 VA dan 900 VA subsidi tarifnya lebih murah yaitu di bawah Rp1.352 per kWH.

2. Perhatikan perkakas yang digunakan di rumah

Kedua, perhatian perkakas rumah tangga yang menggunakan listrik seperti kulkas, rice cooker, AC, TV hingga lampu.
Misalnya:

  • 1 Kulkas daya 100 watt menyala selama 24 jam = 100 watt x 24 jam = 2.400 watt
  • 1 TV daya 50 watt menyala 2 jam = 50 x 2 = 100 watt
  • 1 AC daya 1.000 watt menyala 12 jam = 1.000 x 2 = 12.000 watt
  • 5 lampu LED daya 10 watt menyala 12 jam = 5 x 10 x 12 = 600 watt
    Total konsumsi listrik = 2.400 watt + 100 watt + 12.000 watt + 480 watt = 15.100 watt

Sehingga, konsumsi listrik satu rumah selama satu hari sebesar 15.100 watt.Tarif listrik dihitung dengan satuan kWH, maka watt dikonversi menjadi 15.100 watt : 1000 = 15,1 kwh. Jika dihitung konsumsi sebulan maka 15,1 kWH x 30 = 453 kWH.
Rumah dengan golongan 1.300 VA maka akan mengeluarkan biaya sekitar Rp664.551 per bulan untuk biaya listrik. Jumlah tersebut berasal dari 453 kWH x Rp1.467.


Baca Juga:
Perhitungan di atas hanya simulasi. Pelanggan bisa mulai menghitung besaran perangkat yang digunakan di rumah dan lama penggunaan agar tidak 'kaget' ketika mendapatkan tagihan.

Gunakanlah listrik dengan wajar agar anda tidak mendapatkan tagihan yang bisa bikin kantong jebol. Demikian yang bisa wajibbaca.com sampaikan semoga bermanfaat dan membawa kebaikan dengan anda.

berita
pln
tagihan listrik

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa