Tak Terima Kalah Dalam Pilkades, Timses Nekat Bongkar Jalan Warga di Bogor

 28 Nov 2019  Arief Prasetyo

Tak Terima Kalah Dalam Pilkades, Timses Nekat Bongkar Jalan Warga di Bogor

Image from www.liputan6.co

"Sudah diludahkan, dijilat kembali"...

Mungkin kata ini cocok untuk mengambarkan peristiwa yang bikin geram ini, maunya menang sendiri sudah kalah telak tapi tetap saja maksa untuk menang.  Tak bisa menerima dengan lapang dada, timses salah satu calon kades ini malah bongkar jalan warga.

Peristiwa ini terjadi disalah satu Kampung di Jogjogan, Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Beberapa waktu yang lalu mengadakan pilihan kepala desa yang diikuti beberapa paslon tapi ada satu kejadian yang merugikan warga karena salah satu paslon kades kalah dalam pertarungan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di desa tersebut.

Seorang relawan dari tim sukses (timses) salah satu paslon kades yang kalah tersebut akhirnya membongkar jalan yang telah dibeton oleh warga.

Hal ini membuat warga tidak bisa melewati jalan tersebut. Atas kejadian ini warga sangat dirugikan.

Dibongkarnya Jalan Menggangu Warga yang Melintas

Tak sedikit pengendara motor yang kecele saat akan melintasi jalan alternatif Desa Tangkil menuju Desa Cinagara, Bogor. Akses yang biasa mereka lewati ternyata dibongkar. Bahkan ada ruas jalan yang digali sedalam kurang lebih 150 cm agar pengendara motor tidak bisa melintas.

Mulyana, salah satu warga yang sering melintasi jalan tersebut mengaku semenjak jalan alternatif itu dibongkar, ia terpaksa harus memutar arah dengan jarak tempuh lebih jauh.

"Kalau lewat Kampung Jogjogan menuju desa sebelah (Cinagara) jaraknya lebih dekat," kata Mulyana, Selasa 26 November 2019.

Menurut warga setempat, jalan tersebut sudah ada sejak puluhan tahun. Untuk memudahkan mobilitas warga kedua desa, Pemerintah Desa Tangkil Bogor membeton jalan lingkungan itu pada tahun 2016 melalui anggaran dari dana desa (DD).

"Sudah ada sejak lama. Ada kali 20 tahunan mah. Tapi dulu masih tanah, terus ditembok dan terakhir dicor," ungkapnya

Pemilik lahan yang dilalui jalan tersebut mendukung salah satu calon kades. Sayangnya, calon yang didukung kalah dalam Pilkades serentak Kabupaten Bogor 2019.

Baca Juga :

Proses Mediasi Masih Lambat 

Pelaksana jabatan sementara (pjs) Desa Tangkil, Aruman, menyatakan pihak pemerintah desa bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Caringin telah melakukan mediasi dengan pemilik tanah yang juga salah satu timses paslon kades di desa tersebut.

Diketahui, jalan yang dirusak berada di atas tanah milik anggota tim sukses salah satu calon Kades.

"Sampai saat ini belum ada kesepakatan dengan pemilik tanah karena belum mendapatkan tanggapan, Tapi kami akan terus lakukan mediasi agar jalan itu kembali bisa dilalui warga," kata Aruman.

Aruman mengakui jika jalan lingkungan itu melintas di atas lahan pribadi. Pada tahun 2016, saat Pemdes Tangkil melakukan peningkatan jalan dengan betonisasi melalui dana desa, pemilik tidak keberatan lahannya dijadikan akses warga.

"Malah pemilik lahan ikut gotong royong membangun jalan tersebut. Pemilik juga tidak pernah melarang atau menghentikan pembangunan," kata dia.

Baca Juga :

Dari hal diatas kita belajar banyak janganlah menjadi orang yang egois hanya karena hal pribadi yang dapat merugikan orang lain.

Itulah pesan penting yang bisa kita pelajari semoga dengan adanya ini menbuat kita sadar bahwa kita bukan siapa-siapa, jangan lupa bahwa kita juga membutuhkan orang lain untuk segala hal yang kita lakukan. Terimakasih