Terungkap, Fakta Mencengangkan dari Pengakuan Pelaku Bullying di Malang

05 Feb 2020  Arief Prasetyo

Terungkap, Fakta Mencengangkan dari Pengakuan Pelaku Bullying di Malang

Siswa SMPN 16 Malang korban bullying - Image from suryamalang.tribunnews.com

Mengaku hanya bergurau dan iseng

Polisi temukan fakta terbaru dari pengakuan pelaku bullying terhadap siswa SMPN 16 Malang. Sungguh parah hal ini sudah termasuk dalam tindak kekerasan, karena apa yang dilakukan pada korban ini cukup brutal.

Kasus perundungan atau bullying yang dialami oleh MS siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 16 Kota Malang menemukan fakta baru. Berdasarkan pengakuan tujuh siswa terduga pelaku kekerasan, bahwa MS pernah dibanting ke paving dan pohon.

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, tujuh siswa itu mengakui melakukan tindakan kekerasan kepada MS. Pemeriksaan dilakukan pada Senin, (3/2/2020) kemarin status ketujuh siswa itupun masih sebagai saksi.

Baca Juga:

Terungkap, Fakta Mencengangkan dari Pengakuan Pelaku Bullying di Malang

Korban Bullying di Kota Malang Pernah Dilempar ke Paving dan Pohon - Image from beritajatim.com

“Anak-anak ini mengaku mengangkat korban secara bersama-sama lalu dilempar ke paving, kemudian diangkat lagi dan dilempar ke pohon,” ujar Leo, Selasa, (4/2/2020).

Leo mengungkapkan, kepada polisi tujuh siswa itu mengaku hanya iseng mengerjai MS. Namun, polisi memastikan akan bertindak obyektif dalam kasus hukum ini. Bila terbukti melanggar, tujuh siswa ini bakal diproses sesuai prosedur undang-undang.

Terungkap, Fakta Mencengangkan dari Pengakuan Pelaku Bullying di Malang

Korban Bullying di Kota Malang Pernah Dilempar ke Paving dan Pohon - Image from beritajatim.com

“Dugaannya melanggar pasal 80 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang kekerasan yang dilakukan bersama-sama di muka umum. Tetapi karena terduga pelaku masih anak-anak, proses hukumnya sesuai dengan peradilan anak,” tandas Leo.

Sementara itu, kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota karena pelaku dan korban sama-sama anak dibawah umur. Polisi juga melakukan pendampingan terhadap korban maupun pelaku dengan memberikan pendampingan psikologis.

berita
berita viral
hari ini
bullying malang

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa