Awas, 7 Efek Diet Ekstrem Dari Sarcopenia Hingga Kanker

 06 Jan 2020  Arief Prasetyo

Awas, 7 Efek Diet Ekstrem Dari Sarcopenia Hingga Kanker

Hati-Hati, Berikut Ini Efek Diet Eksterm Bisa Menimbulkan Kanker - Image from newsbeezer.com

Memang tubuh yang ideal itu idam-idaman wanita

Sehingga banyak yang melakukan diet secara ekstrem untuk mendapatkan tubuh yang ideal. Diet sih boleh-boleh saja, tapi kalau sudah begini siapa juga yang rugi?

Memiliki berat badan ideal tentu menjadi impian semua orang, baik pria maupun wanita. Berbagai metode diet mudah didapat di internet.

Namun, tahukah Anda bahwa jika tidak dilakukan dengan benar, diet sebenarnya dapat membahayakan kesehatan? 

Menjaga berat badan tetap ideal adalah baik untuk kesehatan, tetapi tentu saja harus sesuai dengan ketentuan indeks massa tubuh.

Kelebihan berat badan bisa memicu berbagai penyakit, mulai dari gangguan pencernaan sampai masalah jantung.​ Apa yang harus diingat, menurunkan berat badan harus dengan cara yang sehat.

Jika tidak, itu bisa berbahaya. Berikut adalah masalah yang berpotensi timbul jika diet tidak dilakukan dengan benar.

Baca Juga:

1. Sarcopenia

Kebanyakan orang ketika diet ketat memilih untuk tidak makan untuk mencapai hasil yang cepat. Sayangnya, kondisi ini akan membuat Anda mengalami sarcopenia atau kehilangan otot. Ini terjadi karena ketika tubuh sedang kelaparan dan tidak makan makanan yang cukup, tubuh akan menggunakan otot untuk energi. Ini sangat berbahaya!

2. Ketidakseimbangan elektrolit

Ketika menggunakan metode diet tertentu untuk mengurangi kilo dengan cepat dan makan sangat sedikit, tubuh akan mendapatkan sangat sedikit mineral. Ketika tubuh tidak menerima cukup mineral seperti natrium, glukosa, kalium, kalsium, zat besi dan lainnya, itu dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit yang akhirnya membuat Anda muntah, demam, diare dan sebagainya.

3. Batu empedu

Biasanya masalah ini terkait dengan obesitas. Namun dalam beberapa kasus, ketika orang mengikuti metode penurunan berat badan yang tidak sehat seperti diet dan olahraga ekstrem, cairan empedu tidak dibersihkan dengan benar dari tubuh. Ini dapat menyebabkan empedu di hati mengeras dan membentuk endapan seperti batu di kandung empedu yang dikenal sebagai batu empedu.

4. Penyakit jantung

Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup nutrisi, tekanan darah dari tubuh menjadi sangat rendah. Ketika tekanan darah rendah, jantung harus bekerja ekstra untuk memompa darah ke berbagai bagian tubuh. Ini dapat menyebabkan sejumlah masalah jantung dan bahkan gagal jantung.

Baca Juga:

5. Tidak haid atau menstruasi

Ketika wanita berusaha menurunkan berat badan dengan cepat dan makan sangat sedikit seperti makan sayur dan buah setiap hari, ini dapat merusak siklus menstruasi dan kesuburan mereka. Ketika tubuh tidak menerima cukup nutrisi, ketidakseimbangan hormon akan terjadi di dalam tubuh.

6. Sembelit

Sejumlah tahun survei dan penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengikuti diet cepat sering menderita gangguan pencernaan dan sembelit. Ini terjadi karena tubuh tidak menerima cukup serat sehingga kotoran menjadi mengeras di usus dan menyebabkan konstipasi.

7. Kanker

Menurut sejumlah penelitian, penurunan berat badan dengan cepat dengan membuang nutrisi dapat memicu beberapa jenis kanker seperti payudara, ginjal, usus besar dan lainnya.

Yang harus dipahami adalah juga mengonsumsi junk food atau makanan olahan suatu periode tertentu yang menyebabkan penumpukan semua zat kimia dalam sel-sel lemak tubuh.

Selama penurunan berat badan, lemak diubah menjadi energi yang mengarah pada pelepasan racun dalam sel-sel lemak. Toksin ini akhirnya menyebabkan kanker, seperti yang dilaporkan oleh Boldsky .