Gambaran Surga dan Neraka Dalam Islam Menurut Hadist

 20 Oct 2019  Fajar R

Apabila Allah SWT telah selesai memperhitungkan atau menghisab amal dan perbuatan dari hamba-hambanya.

Maka pada hari itu pula akan ditentukan pula mana umatnya yang akan menjadi penghuni surga dan mana umat yang akan penghuni neraka.

Para penghuni surga akan dimasukkan ke dalam surga sesuai dengan beratnya timbangan amal kebaikan dan para penghuni neraka akan di masukkan ke dalam neraka karena dosa yang telah diperbuat selama di dunia.

Surga dan neraka sebagai penentu akhir yang memberikan pengadilan mengenai perbuatan sehari-hari yang diperbuat ketika hidup di dunia, yakni apakah perbuatan yang diperbuat tersebut apakah betul atau salah.

Gambaran surga dan neraka dalam islam merupakan simbol yang menyatakan tempat terakhir yang bersifat abadi yang akan dihuni setiap manusia.

Sebagai pengingat untuk adanya surga dan neraka, sebenarnya sudah banyak ceramah agama mengenai surga dan neraka yang biasa disampaikan para mubaligh di kampung-kampung, yang bisa menjadi gambaran neraka dan surga

Gambaran surga dan neraka menurut alquran yakni melalui penyebutan di dalam Al-Qur'an yang tak kurang dari 150 kali untuk kata 'surga' dan 145 kali untuk kata 'neraka'.

Mungkin beberapa dari sobat wajibbaca.com banyak yang bertanya-tanya mengenai gambaran surga dan neraka.

Seperti bagaimana keadaan surga dan neraka? Dan bagaimana dengan keadaan penghuninya? 

Nah daripada terlalu banyak pertanyaan yang muncul mengenai gambaran surga dan neraka, langsung saja yuk baca ulasan di bawah ini mengenai gambaran surga dan neraka menurut beberapa hadits.

Gambaran Surga dan Neraka Dalam Islam Menurut Hadist

Gambaran Surga dan Neraka Dalam Islam Menurut Hadist - Image from islampos.com

Gambaran Surga

Di dalam surga terdapat banyak keistimewaan dan kemudahan-kemudahan yang akan dengan mudah didapatkan, serta kenyamanan. Berikut adalah gambaran surga mulai dari adanya bidadari surga hingga kemudahan-kemudahan yang dengan mudah bisa didapat.

1. Bidadari surga

Keindahan dan kecantikan bidadari surga sungguh sangat sempurna tak ada bandingnya, tanpa sedikitpun kekurangan.

Lemah gemulai, cantik jelita dan kesempurnaan bentuk tubuhnya sungguh tidak dapat digambarkan oleh nalar manusia dan mereka para bidadari surga akan setia melayani para penghuni ahli surga, hal tersebut sebagaimana tertera dalam beberapa keterangan berikut, baik bersumber dari hadits atau Al-Qur’an :

Baca : MasyaAllah Begini Cantiknya Bidadari Surga yang Allah Janjikan Kepada Umat yang Bertaqwa

“Maka nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan? Di ranjang-ranjang itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (ar-Rahman: 55—58)

“Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa akan beroleh kesenangan, (yaitu) kebun-kebun, buah anggur, dan kawa’ib atraba (gadis-gadis perawan yang sebaya).” (an-Naba’: 31—33)

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (wanita surga) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (al-Waqi’ah: 35—37)

2. Kenikmatan tertinggi adalah di surga

Dari semua kenikmatan yang ada di dunia, kenikmatan tertinggi berada di surga.

Yaitu dapat merasakan kenikmatan tersebut dengan melihat wajah Rabbul ‘alamin hal ini sebagaimana diutarakan dalam salah satu hadits yang berikut :

“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya: “Jika telah masuk penduduk al jannah ke dalam al jannah. Allah subhanahu wata’ala berkata: “Apakah kalian ingin tambahan dari-Ku. Mereka seraya menjawab: “Bukankah Engkau telah menjadikan wajah-wajah kami bercahaya? Bukankah Engkau telah memasukkan kami ke dalam al jannah (surga) dan menyelamatkan dari an nar (neraka). Kemudian Allah subhanahu wata’ala membuka hijab-Nya. Maka tidaklah mereka diberi nikmat yang lebih mereka sukai dibanding dengan melihat Allah subhanahu wata’ala. (HR. Muslim no. 181)

3. Kemudahan tanpa ada kesulitan sedikitpun

Segala kenikmatan yang ada di dalam surga sungguh sangat sempurna segala sesuatu bisa di dapat dengan mudahnya, dilayani oleh para pelayan terbaik pilihan Allah SWT dimana ketika penghuni surga menginginkan sesuatu mereka akan segera langsung melayaninya.

Coba bayangkan dan pikirkan kemudahan tersebut. Adakah kemudahan selain ini?

Coba baca 2 (dua) ayat firman allah di bawah ini, untuk meyakinkan.

Baca : Hidup Selalu Merasa Kurang? Pantas Saja Anda Masih Melakukan 3 Hal ini dalam Hidup Anda

Dalam surat Shad ayat 49-54 dijelaskan bahwa orang-orang yang bertakwa akan memperoleh kehormatan dan tempat kembali yang baik yakni surganya. “Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya”. (Shad:54)

Di surga, mereka akan mendapatkan buah-buahan yang banyak serta mereka akan bertelekan di atas dipan-dipan. “Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas dan gelas-gelas, dan di dalam surga itu terdapat segala apa (kenikmatan) yang diinginkan oleh hati dan sedap (dipandang) mata, dan kamu kekal di dalamnya”. (az-Zukhruf/43:71).

4. Tempat terindah dengan segala kemewahan serta perhiasan

Di dalam surga sungai-sungai mengalir di bawahnya, dihiasi dengan gelang mas, pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, tempat peristirahatan yang sangat nyaman dan tenang.

Pernyataan ini sesuai dengan apa yang tertulis pada Al-Quran, berikut isinya :

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًاأُولَٰئِكَ لَهُمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَيَلْبَسُونَ ثِيَابًا خُضْرًا مِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الْأَرَائِكِ ۚ نِعْمَ الثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا

Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik. Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah (QS:Al-Kahf Ayat 30-31)

5. Keabadian yang aman

Kehidupan di dalam surga semua berada pada keabadian dan kekekalan.

Berada di surga benar-benar abadi tiada batas waktunya.
Keabadian di surga sungguh sempurna sebagaimana tertulis dalam firman allah yang bunyinya sebagai berikut.

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ

“(Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam tempat) atau kedudukan (yang aman) dari semua hal-hal yang menakutkan”.

Gambaran Neraka

Neraka merupakan sebuah tempat yang disediakan oleh Allah untuk orang-orang yang banyak berbuat dosa di dunia.

Serta diyakini merupakan tempat yang paling mengerikan.

Di tempat ini orang-orang berdosa tersebut akan di siksa dengan sangat pedih dan mengerikan sebagai balasan dosa yang pernah di perbuatnya selama di dunia.

Neraka ini merupakan perbandingan dari surga di mana bila di dalam surga terdapat beragam kesenangan dan kenikmatan yang sungguh istimewa sebagai balasan dari amal kebaikan, sedangkan neraka keadaannya sebaliknya.

Neraka juga memiliki tingkatan yang dikategorikan berdasarkan dari beratnya dosa yang dilakukan, tingkatan ini berpengaruh pada dahsyatnya siksa yang akan diberikan.

Semakin berat dosa yang dilakukan, maka semakin dahsyat pula siksaaan yang akan diberikan.

Dalam neraka keadaannya sangat panas melebihi panasnya api dunia.

Gambaran panasnya api neraka terdapat pada hadist riwayat di bawah ini :

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

نَارُكم هذِه ما يُوقدُ بنُو آدمَ جُزْءٌ واحدٌ من سبعين جزءاً من نار جهنَّم

“Api yang dinyalakan oleh Ibnu Adam adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari panasnya api Jahannam” (HR. Bukhari no. 3265, Muslim no. 2834).

Tahukah sobat wajibbaca.com bahan bakar dari neraka?

Nah, bahan bakar neraka adalah manusia yang durhaka serta batu-batu. Hal ini telah dijelaskan pada firman Allah SWT di bawah ini :

ياٰأيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَأَهۡلِيكُمۡ نَارٗا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلۡحِجَارَةُ عَلَيۡهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٞ شِدَادٞ لَّا يَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمۡ وَيَفۡعَلُونَ مَا يُؤۡمَرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras lagi tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (QS. At Tahrim: 6).

Sementara untuk penghuni neraka, akan dipakaikan pakaian-pakaian dari api neraka. Sesuai dengan penjelasan dari firman Allah SWT

فَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ قُطِّعَتۡ لَهُمۡ ثِيَابٞ مِّن نَّارٖ يُصَبُّ مِن فَوۡقِ رُءُوسِهِمُ ٱلۡحَمِيمُ ٩ يُصۡهَرُ بِهِۦ مَا فِي بُطُونِهِمۡ وَٱلۡجُلُودُ ٢٠ وَلَهُم مَّقَٰمِعُ مِنۡ حَدِيدٖ ١ كُلَّمَآ أَرَادُوٓاْ أَن يَخۡرُجُواْ مِنۡهَا مِنۡ غَمٍّ أُعِيدُواْ فِيهَا وَذُوقُواْ عَذَابَ ٱلۡحَرِيقِ

“Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 19-21).

Sedangkan untuk siksa neraka sendiri yang paling ringan terdapat pada hadist riwayat berikut :

Dari An Nu’man bin Basyir radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إنَّ أهْوَنَ أهل النارِ عذاباً مَنْ لَهُ نَعْلانِ وشِرَاكانِ من نارٍ يَغلي منهما دماغُه كما يغلي المِرْجَل ما يَرَى أنَّ أحداً أشدُّ منهُ عَذَاباً وإنَّهُ لأهْونُهمْ عذاباً

”Penduduk neraka yang paling ringan siksaannya di neraka adalah seseorang yang memakai dua sandal neraka yang memiliki dua tali. Kemudian otaknya mendidih karena panasnya sebagaimana mendidihnya air di kuali. Orang tersebut merasa tidak ada orang lain yang siksanya lebih pedih dari siksaannya. Padahal siksaannya adalah yang paling ringan diantara mereka” (HR. Muslim no. 213).

Sekian ulasan mengenai gambaran surga dan neraka. Semoga dapat memotivaasi untuk semakin giat dalam menjalankan ibadah dan dapat menambah pengetahuan kita.