10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

 28 Jun 2019  Khoirul Rizky F
10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

ular paling besar - image Source: kuyahejo.com

Ular, mendengarnya saja kita sudah merinding. Memanglah hewan melata yang satu ini memang mengerikan selain bentuknya yang bersisik sebagian besar spesies ular di muka bumi memiliki bisa yang sangat berbahaya bagi manusia.

Nah, berbicara mengenai ular, sebenarnya banyak hal yang bisa kita bahas. Namun, pada kesempatan kali ini kita hanya akan membahas mengenai 10 ular paling berbisa di dunia.

Tubuhnya yang menyerupai selang, bersisik, licin serta mampu menyerang dengan sekejap mata dengan racun mematikan ini, menjadikan manusia enggan mendekati atau bahkan menghindari hewan yang satu ini.

Lalu apa saja spesies ular paling berbisa di dunia? Daripada penasaran, langsung saja yuk silahkan anda simak sedikit informasi berikut ini mengenai 10 jenis ular paling berbisa di dunia.

Daftar Ular Paling Berbisa di Dunia

1. Fierce Snake or Inland Taipan

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Ular yang dikenal dengan nama latin Oxyuranus microlepidotus ini terdapat di benua Australia. Panjang ular ini antara 1,8 - 2,5 meter. Ular ini dinobatkan sebagai ular paling berbisa nomor 1 di dunia.

Bayangkan hanya dengan sekali gigitan ular ini bisa mengeluarkan 44 - 110 mg racun. Yang artinya racun ular ini bisa membunuh 110 orang manusia dewasa atau 250.000 tikus, atau bahkan setara dengan dosis racun 50 kali ular jenis King Cobra.

2. Australian Brown Snake

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Ular dengan nama latin Pseudonaja textilis ini berhabitat di Benua Australia, Papua Nugini, dan Indonesia. Untuk panjang ular ini bisa mencapai 1,1 - 2,1 meter dan pada umumnya beraktifitas di siang hari.

Setiap gigitan ular ini mengeluarkan sekitar 2 - 10 mg racun yang artinya mampu membunuh sekitar 100 - 200 orang per gigitan. Gejala yang ditimbulkan oleh racun ini yaitu pusing, diare, kelumpuhan, gagal jantung, bahkan kematian apabila tidak ditangani dengan cepat.

3. King Brown Snake

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Habitat ular dengan nama latin Pseudechis australis ini banyak tersebar di Benua Australia. Ular ini tercatat sebagai ular berbisa terpanjang di dunia dengan panjang 2,5 - 3 meter.

Selain itu, ular paling berbisa urutan ketiga ini dapat menyuntikkan racun sampai 150 mg dengan sekali gigitan, yang mana dosisnya dapat membunuh 100 orang.

Sifat racunnya bersifat myotoxin yaitu melumpuhkan mangsa. Jadi jika manusia tergigit ular ini harus segera ditangani dengan cepat dan diberi penawar racun.

4. Saw Scaled Viper

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Habitat ular dengan nama latin Echis carinatus ini banyak tersebar di kawasan yang kering dan juga banyak terdapat di Afrika, Timur Tengah, Pakistan, India dan Sri Lanka. Panjang ular ini berkisar 38 - 80 cm dan aktif pada malam hari.

Dalam satu kali gigitan ular ini bisa menyuntikkan racun antara 12 - 18 mg, dimana setiap 5 mg bisa membunuh seorang manusia dewasa dalam waktu 12 - 24 jam setelah tergigit.

Anti racun untuk ular jenis ini pun sangat langka bahkan beberapa laporan mengatakan persentase kematian orang yang tergigit mencapai 20%.

5. Many Banded Krait

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Habitat ular dengan nama latin Bungarus multicinctus ini banyak tersebar di China, Taiwan, dan negara-negara Asia Tenggara (termasuk Indonesia). Di Indonesia ular ini dikenal dengan nama ular weling, ular belang, atau ular warakas.

Untuk panjang ular ini bisa mencapai 1 - 1,85 meter dan dapat menyuntikkan racun 4,6 - 19,4 mg per sekali gigitan. Gejala yang ditimbulkan apabila tergigit oleh ular ini yaitu terasa gatal dan mati rasa di daerah sekitar gigitan.

Sekitar 1 - 6 jam kemudian korban akan merasa sesak nafas, pengelihatan yang kabur, sakit di sekujur badan, kehilangan suara, dan apabila dibiarkan dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga:

6. Tiger Snake

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Habitat ular paling berbisa keenam dengan nama latin Notechis scutatus ini tersebar di selatan dan barat Benua Australia. Panjang ular ini berkisar 0,9 - 2,9 meter dan ular ini aktif di malam hari saat suhu udara hangat.

Gigitan ular ini dapat mengakibatkan kesemutan, mati rasa, dan berkeringat, kesulitan bernapas dan kelumpuhan. Bahkan beberapa laporan menyebutkan bahwa tingkat kematian korban ular Tiger Snake ini mencapai 40 - 60%.

7. Black Mamba

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Sesuai dengan namanya yang melegenda, ular berwarna khas hitam dan dengan nama latin Dendroaspis polylepis ini merupakan ular yang paling mematikan di dunia urutan ketujuh.

Habitat ular ini terletak di Benua Afrika dan mempunyai panjang mencapai 2 - 3 meter. Selain itu, kecepatan ular Black Mamba ini bisa mencapai 16 km/jam dan bisa menyuntikkan racun antara 100 - 120 mg per gigitan.

Korban yang tergigit akan lumpuh dalam waktu 45 menit dan dapat menyebabkan kematian dalam waktu 7 - 15 jam apabila tidak mendapat perawatan segera.

8. King Cobra

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Satu lagi ular yang namanya sudah melegenda dan dikenal luas di Indonesia, yaitu King Cobra (Ophiophagus hannah). Habitat ular ini terdapat di kawasan Asia Timur dan Tenggara termasuk Indonesia.

King Cobra termasuk tipe ular yang agresif dan bahkan dapat memangsa ular lain yang lebih kecil. Seekor King Cobra bisa menyuntikkan racun antara 200 - 500 mg per gigitan, yang artinya cukup untuk membunuh seekor gajah dalam waktu 1 jam.

Ketika sesorang dipatuk oleh King Cobra gejala gigitan ular menyebabkan kelumpuhan, sakit yang luar biasa di seluruh tubuh, pandangan yang kabur, dan dibutuhkan antitoxin dalam jumlah yang besar untuk menangkal racun tersebut.

9. Death Adder

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Untuk urutan kesembilan ular paling mematikan di dunia yaitu Death Adder (Acanthophis antarcticus). Habitat ular ini terletak di Timur dan Selatan Australia dan mempunyai panjang mencapai 70 - 100 cm.

Ular ini  bisa menyerang dengan cepat dan setelah korban terkena gigitan ular ini bisa mengakibatkan kelumpuhan. Reaksi racun Death Adder sangat cepat dan dapat menyebabkan kematian jika dalam waktu 6 jam seseorang yang terkena gigitan tidak mendapat perawatan.

10. Mojave Rattlesnake

10 Ular Paling Berbisa di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Image Source: idntimes.com

Ular yang paling berbahaya di dunia berikutnya dikenal dengan nama Rattlesnake atau ular derik (Crotalus scutulatus). Ular ini memiliki panjang 100 - 138 cm dan dikenal karena kemampuannya mengeluarkan suara dari ekornya disaat merasa terancam.

Gejala setelah tergigit ular derik sesorang akan merasa kesulitan menelan dan berbicara, pandangan kabur, kelumpuhan otot, kesulitan dan kegagalan bernafas.

Demikian penjelasan diatas mengenai beberapa ular ular paling berbisa di dunia. Semoga bermanfaat!