10 Cara Melestarikan Sumber Daya Alam

Komentar
Inilah 10 Cara Melestarikan Sumber Daya Alam di Bumi
Image Illustration Sumber Daya Alam

Pengertian sumber daya alam adalah segala sesuatu yang ada secara alami dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Sumber daya alam dapat meliputi komponen biotik seperti hewan, tumbuhan, mikroorganisme. Selain itu, terdapat juga komponen abiotik seperti halnya minyak bumi, gas alam, air tanah, dan cahaya matahari.

Nah, berbicara mengenai sumber daya alam, sebenarnya banyak hal yang bisa kita bahas. Namun, pada kesempatan kali ini hanya akan membahas mengenai cara memelihara dan melestarikan sumber daya alam.

Tidaklah semua bagian bumi ini memiliki sumber daya alam yang sama. Semakin banyak sumber daya alam di suatu daerah maka semakin banyak yang bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Sedangkan itu, sumber daya alam yang melimpah di bumi ini tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang mengancam keberlangsungan dan kelestariannya.

Seperti halnya pemanfaatan sumber daya alam yang tidak seimbang akan menimbulkan banyak masalah bagi penduduk dunia. Oleh karena itu, kita harus melestarikan sumber daya alam yang ada di bumi ini.

Lalu bagaimana cara melestarikan sumber daya alam? Daripada penasaran, langsung saja yuk silahkan anda simak sedikit informasi mengenai 10 cara melestarikan sumber daya alam dibawah ini.

Beberapa Cara Melestarikan Sumber Daya Alam

1. Pemanfaatan energi tidak habis

Penggunaan energi bumi yang tidak akan ada habisnya bisa dimanfaatkan sebagai pengganti minyak bumi atau batu bara. Yang mana minyak bumi dan batu bara merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan juga jika digunakan terus menerus akan habis.

2. Melakukan daur ulang atau recycling

Pemanfaatan daur ulang atau recycling, sehingga pengambilan sumber daya alam dapat diperkecil dan dapat diperlambat.

3. Melakukan pengawetan

Pengawetan terhadap sumber daya alam berupa kayu merupakan tindakan yang sangat dianjurkan. Jadi sebelum kayu digunakan hendaknya untuk diawetkan terlebih dahulu supaya kayu dapat bertahan lebih lama, sehingga penggunaan kayu untuk bahan bangunan dapat dihemat.

4. Pengolahan air limbah dan penertiban pembuangan sampah

Setiap pabrik haruslah mengolah air limbahnya sebelum dibuang karena limbah pabrik biasanya mengandung zat-zat kimia yang berbahaya serta bisa merusak lingkungan.

Selain itu, kebiasaaan masyarakat membuang sampah di saluran air atau sungai pun harus dirubah. Hal ini perlu sekali dicegah sedini mungkin yang bertujuan untuk menghindari terjadinya pencemaran air.

5. Program sungai bersih

Program sungai bersih mempunyai tujuan utama untuk menurunkan atau mengurangi beban pencemaran air serta pencemaran sungai. Lebih khususnya untuk limbah industri yang banyak sekali mengandung zat-zat kimia beracun yang berbahaya bagi ekosistem sungai.

Baca Juga:

6. Pengelolaan daerah aliran sungai

Pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) menekankan usaha konservasi pada:
  • Pertanian lahan kering dan pertanian lahan basah
  • Peningkatan pendapatan masyarakat melalui peningkatan lahan kering
  • Peningkatan di luar sektor pertanian
  • Perlindungan daerah non budidaya
  • Pengembangan jenis-jenis irigasi
  • Pengendalian cara menghindari banjir

7. Pengelolaan daerah pesisir

Usaha mengelola lautan dan daerah pesisir hendaknya memperhatikan kebijakan sebagai berikut:
  • Pengelolaan dan pemeliharaan lingkungan laut serta pengaturan antar sektor perlu dikembangkan secara koordinatif
  • Sumber daya alam yang dapat diperbaharui hendaknya digunakan secara hati-hati dengan tetap memperhatikan kepentingan generasi mendatang
  • Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui hendaknya digunakan secara rasional
  • Kawasan hutan lindung, hutan penyangga, dan sumber budi daya alam harus dijaga dan dikendalikan keberadaanya

8. Konservasi ex situ

Pengembangan keanekaragaman hayati harus mencakup usaha pelestarian flora dan fauna langka. Selain dengan metode suaka margasatwa dan cagar alam, ada pula pengelolaan flora dan fauna dengan metode konservasi eks situ. Konservasi eks situ merupakan metode konservasi spesies diluar distribusi alami dari populasi tetuanya.

Konservasi ini merupakan proses melindungi spesies tumbuhan dan hewan (langka) dengan mengambilnya dari habitat yang tidak aman atau terancam dan menempatkannya atau bagian di bawah perlindungan manusia.

9. Reklamasi dan rehabilitasi lahan kritis

Reklamasi lahan biasanya dilakukan untuk bekas lahan pertambangan. Rehabilitasi lahan kritis ini mencakup usaha pengerjaan reboisasi atau juga penanaman kembali lahan yang gundul, pembuatan sengkedan pada lahan miring, dan pengendalian pembukaan lahan ladang yang berpindah-pindah.

10. Menekan angka penduduk

Selain kekayaan alam, potensi alam lainnya yaitu manusia yang terus meningkat populasinya setiap tahun. Angka kematian dan angka kelahiran tidak seimbang.

Jadi semakin tinggi angka kelahiran maka semakin banyak jumlah penduduk. Sedangkan itu, ledakan penduduk yang tidak seimbang akan banyak menimbulkan masalah.

Demikian penjelasan diatas mengenai cara cara melestarikan sumber daya alam. Semoga bermanfaat!
Top