Cara Mengobati Batuk Pada Bayi Tanpa Harus ke Dokter

 23 May 2019  Wahyu Fajar
Cara Mengobati Batuk Pada Bayi Tanpa Harus ke Dokter

Image Source: hellosehat.com

Pernahkah bayi Anda mengalami batuk-batuk secara tiba-tiba? Bagaimana cara mengobati batuk pada bayi? Batuk pada bayi memang tak hanya membuat bayi merasa tidak nyaman, tetapi bagi para ibu di rumah pastinya menjadi cemas dan panik. Namun, bagi sebagian orangtua mungkin juga ada yang bingung bagaimana cara mengobati batuk pada bayi.

Saat bayi mengalami batuk, wajar apabila orangtua khawatir karena batuk pada bayi pengobatannya tidak seperti orang dewasa. Bayi tidak bisa sembarangan minum obat. Apa yang bisa dilakukan untuk mengobati batuk pada bayi? Mengatasi batuk pada bayi dan balita ternyata tidak semudah memberikan obat batuk secara bebas di toko obat atau apotek.

Ketahuilah bahwa batuk pada bayi atau anak-anak terjadi ketika tenggorokan, trakea atau bagian dalam pada paru-paru mengalami iritasi. Obat yang aman dikonsumsi anak ketika batuk tidak sama dengan obat orang dewasa. Obat batuk pada anak harus sesuai dengan sistem tubuhnya.

Bagaimana cara mengobati batuk berdahak pada bayi? Cara mengobati batuk pada bayi atau anak termasuk gampang-gampang susah karena kendala seperti komunikasi dan lainnya. Daripada Anda bingung untuk mencari cara mengobati batuk pada anak, yuk simak artikel wajibbaca.com berikut ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Berikut beberapa cara mengobati batuk pada bayi secara alami yang bisa Anda lakukan dengan aman di rumah sebelum mengunjungi dokter.

Baca Juga:

Gejala batuk pada bayi yang umum

Berikut ini gejala-gejala batuk pada bayi yang harus Anda ketahui:

  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat
  • Mata memerah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Adanya pembengkakan getah bening di bawah ketiak, leher, dan belakang kepalanya.

Bagaimana cara mengatasi batuk pada bayi?

Ketika bayi Anda batuk, sebaiknya Anda jangan panik coba terlebih dahulu beberapa cara berikut ini.

1. Meningkatkan cairan tubuh

Cairan tambahan dapat memudahkannya untuk batuk dan bisa mengurangi lendir di hidung sehingga bayi bisa bernapas. Anda bisa memberinya air putih, susu, makanan lain yang dapat meringankan sakit tenggorokannya. Pastikan memberikannya dalam keadaan hangat. Namun, hal ini hanya bisa dilakukan untuk bayi di atas usia enam bulan. Sebaiknya untuk bayi di bawah enam bulan, pemberian ASI ekstra sangat dianjurkan karena ASI dipercaya dapat meningkatkan imunitas bayi.

2. Berikan sedikit madu

Madu mengandung antioksidan, antibakteri yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, madu juga mengandung vitamin C yang baik untuk sistem imun tubuh. Ketika bayi mengalami batuk, berikan bayi Anda ½ sendok teh madu sebelum tidur. Namun, pengobatan dengan madu ini bisa dilakukan untuk bayi di atas satu tahun, Anda belum bisa memberikannya pada usia di bawahnya karena malah akan membuatnya sakit.

3. Menaikkan kepala bayi

Ketika Anda merasa sulit bernapas atau mengalami hidung tersumbat, Anda akan mencoba tidur dengan kepala sedikit dinaikkan. Hal ini juga bisa dicoba pada bayi Anda dengan cara, taruh bantal yang tidak terlalu tebal atau handuk yang sudah dilipat, kemudian baringkan kepala bayi Anda. Hal ini akan membantu bayi mudah untuk bernapas.

4. Pilih makanan yang meringankan batuk

Untuk bayi berusia enam bulan atau di bawahnya sebaiknya cukup fokuskan pada pemberian ASI dan susu formula. Jika bayi Anda berusia mendekati setahun ke atas ini juga cara mengobati batuk pada bayi 4 bulan. Anda bisa memilih makanan yang lembut untuk bayi Anda, seperti pudding, yogurt, dan saus apel. Jika mereka suka makanan yang hangat, Anda bisa memberikannya kaldu ayam atau pudding yang masih hangat.

5. Waktu istirahat yang cukup

Ketika bayi mengalami batuk, pastikan bayi Anda mendapat istirahat yang cukup. Batuk dapat membuat bayi menjadi kehilangan nafsu makan, serta menyebabkannya gelisah dan sulit beristirahat. Cobalah untuk menidurkan bayi ketika waktunya beristirahat, jika anak Anda mudah tertidur di gendongan, sebaiknya Anda tidak membaringkannyaagar cepat tertidur.

6. Berikan obat penurun demam

Selain istirahat yang cukup, Anda juga bisa memberikan paracetamol untuk bayi. Penggunaan paracetamol ini untuk usia 37 pekan dan beratnya lebih dari 4 kg. Anda juga bisa memberikan ibuprofen untuk bayi, jika usianya lebih dari tiga bulan dan beratnya paling tidak mencapai 5 kg untuk mengobati batuk.

7. Memberikan uap panas

Uap panas dapat meringankan hidung tersumbat dan batuk. Anda bisa memasak air panas, lalu taruh di ember kecil atau baskom, dekatkan dengan bayi Anda, tapi pastikan bayi Anda tidak terkena air panas tersebut. Anda juga bisa duduk di kamar mandi dengan bayi Anda, dan biarkan pancuran air hangat mengalir. Uap panas akan melancarkan saluran udara pernapasannya.

Haruskah saya membawanya ke dokter?

Anda sebaiknya pergi ke dokter jika bayi Anda berusia di bawah tiga bulan, apa pun sakitnya.

  1. Batuk tak kunjung reda setelah lima hari.
  2. Batuk bayi Anda semakin memburuk, bisa lihat dari suara batuknya.
  3. Jika bayi Anda di bawah tiga bulan, temperaturnya mencapai 38 derajat C. 
  4. Apabila usianya di bawah enam bulan, temperaturnya mencapai 39 derajat C. 
  5. Memiliki permasalahan pernapasannya.
  6. Dahak yang keluar berwarna hijau, cokelat dan kuning.
Nah, itulah tadi beberapa cara mengobati batuk pada bayi di rumah yang efektif. Selain itu, Anda juga harus sering konsultasi kepada dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih lanjut.

Demikian penjelasan tentang cara mengobati batuk pada bayi. Semoga bermanfaat.