Resep Tradisional Obat Untuk Bayi Ini, Hampir Punah Tergesar Obat Obatan Kimia.

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 11 Jul 2016

Resep Tradisional Obat Untuk Bayi Ini, Hampir Punah Tergesar Obat Obatan Kimia.

Tanaman obat, sebagai pengganti obat obatan kimia

Seharusnya sebagai orang tua khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya 

Kita mesti melestarikan kekayaan budaya dan sumber daya alam kita. 

Indonesia sebagai Negara tropis yang terkenal akan tanaman obat keluarga.

Hampir saat ini obat obatan yang berasal dari ala mini sudah tak lagi popular karena tergeser obat obatan kimia.

Jika kita tahu manfaat tanaman tanaman obat ini, akan sangat terasa sekali faedahnya bagi kesehatan keluarga. 

Terutama untuk si kecil. Tidak ada salahnya kita sebagai orang tua memberikan pertolongan pertama untuk bayi menggunakan obat tradisional.

Ada beberapa resep obat tradisional yang biasa digunakan untuk membantu mengatasi beberapa gangguan kesehatan pada bayi.

Dengan bahan-bahan yang sudah familiar bagi kita.

Inilah Resep Tradisional Pengganti Obat Untuk Bayi Dan Anak

1. Untuk obat batuk pilek dan demam

Bawang merah diparut diberi 1 sdm minyak kayu putih atau minyak telon, air jeruk nipis dan sedikit garam. 

Lalu di balur ke sekujur tubuh anak dari kepala sampai telapak kaki. Beri si kecil baju lengan panjang dan celana panjang. 

Kalau tidak ada jeruk nipis, bisa diganti dengan asem (Jawa), tapi asem dapat menimbulkan noda dibaju.

Baca Juga: FAKTA!!! Kebiasaan Tabur Bedak Bayi Bisa Timbulkan Kanker. Ini Penjelasanya!

Untuk menurunkan demam, parut bawang merah secukupnya, balurkan di tubuh bayi/anak.

2. Untuk borok

3 siung bawang merah dan 2 jari rimpang kunyit dicuci, diparut, lalu dicampur dengan 2 sendok minyak kelapa baru. 

Hangatkan diatas api kecil sambil diaduk. Setelah dingin, oleskan pada bagian tubuh yang sakit sebanyak 2 kali sehari.

3. Untuk masuk angin

8 siung bawang merah,dicuci, tumbuk halus, campur dengan air kapur sirih secukupnya. Balurkan dipunggung, leher, perut dan kaki.

Untuk menghilangkan masuk angin, perut kembung dan kolik pada anak

Caranya, ¼ sendok teh bubuk jahe kering dilarutkan dalam ½ cangkir air panas. Berikan 1-2 kali per hari sesuai umurnya.

4. Untuk diare

½ jari kunyit dan 3 lembar daun jambu biji muda segar dihaluskan, campur dengan ½ cangkir air, lalu di peras. 

Setelah disaring, diminumkan pada anak sekehendaknya.

Atau, 3 lembar daun jambu biji muda dan segar dicuci bersih, tumbuk halus, beri ½ cangkir air matang hangat, diperas dan diambil airnya. 

Beri garam secukupnya sebelum diminumkan pada anak. Air perasan diberikan pada anak sesuai dengan kebutuhan.

Untuk kulit berjamur atau bercak putih jamur/ruam popok karena pemakaian diapers, Parut kunyit lalu oleskan.

5. Untuk obat batuk anak

Caranya, kukus (dalam panci kecil tertutup selama beberapa jam) satu genggam (sekitar 11-12 gram).

Bunga belimbing wuluh segar, 5 butiradas, 1 sendok makan gula batu dan ½ gelas air. 

Saring dan minumkan 2-3 kali per hari dengan dosis sesuai usia anak.

6. Untuk meringankan perut kembung pada bayi

Caranya, panaskan daun mengkudu diatas api beberapa saat, lalu olesi minyak kelapa segar /yang baru. 

Tempelkan pada perut anak sewaktu hangat. Bisa diulang beberapa kali.

7. Untuk obat muntaber

Air kelapa muda banyak mengandung mineral kalium, yang banyak keluar ketika anak muntaber. Dosisnya tak ada takarannya, sekendak anak.

Untuk menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal akibat kudis (scabies)

Caranya, 2-3 jari batang brotowali dipotong kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. 

Setelah mendidih, biarkan selama ½ jam. Saring air dan gunakan untuk mengobati luka serta gatal-gatal.

8. Untuk mencairkan dahak dan obat batuk anak

1. Caranya, campur 1 sdm air perasan jeruk nipis, 3 sdm madu murni, 5 sdm air matang, lalu ditim selama 30 menit. 

Takaran minum bayi antara usia 6-1 tahun : 2 kali ½ sdt; anak 1-3 tahun : 2 kali 1 sdt ; anak 4 -5 tahun : 2 kali 1 ½ sdt.

Baca Juga: Atasi Anak Nakal, Hanya Dengan 3 Cara Ini.

2. Cara lain, potong 1 buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas / cangkir. Tambahkan kecap manis, aduk. Tukaran minum untuk anak, 3 kali sdt per hari.

Resep Tradisional Obat Untuk Bayi Ini, Hampir Punah Tergesar Obat Obatan Kimia.

9. Untuk obat bisul

Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air dan parutan kentang segar dioleskan pada bisul 3-4 kali per hari. 

Bisa pula untuk ruam kulit yang disebabkan biang keringat atau keringat buntet (miliaria), karena sifat kentang yang mendinginkan.

Untuk menenangkan bayi dan anak yang sering rewel pada malam hari

Balurkan parutan banglai segal di kening dan badan anak.

10. Untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak

Caranya dengan mengoleskan daging daun lidah buaya pada seluruh permukaan kulit yang menderita luka bakar.

Untuk meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria, panas, beri-beri dan kejang perut

Caranya, daun pepaya muda ditumbuk, diperas, saring, lalu minum airnya.

11. Untuk menambah nafsu makan

Caranya, 150 gram temulawak 50 gram kunyit segar dikupas, iris tipis, rendam dalam 500 cc madu kapuk dalam toples tertutup selama 2 minggu. 

Setelah 2 minggu ramuan siap untuk digunakan. Aturan minum: 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam 1/2 cangkir air hangat, diminum pagi dan sore.

12. Untuk meringankan batuk pada anak

Caranya, 5 gram kencur segar dicuci bersih, parut, lalu tambahkan 2 sendok makan air putih matang dan diaduk. 

Setelah disaring, tambahkan 1 sdm madu murni. Berikan 2-3 kali sehari.

Untuk meringankan bayi yang menderita kolik atau yang kesakitan akibat erupsi (keluarnya) gigi. Untuk obat masuk angin dan kolik

Caranya 1 sendok teh adas dilarutkan dengan 1 cangkir air mendidih, aduk hingga larut. 

Setelah agak dingin, larutan dapat diminumkan pada bayi/anak dengan takaran sesuai umurnya.

Banyak sekali manfaat tanaman tanaman disekitar kita, bila bunda mau memanfaatkanya.

Dan pula efek tanaman ini tidak akan terlalu berbahaya bagi anak maupun keluarga kita. Semoga bermanfaat.