Berikut Bacaan Niat Puasa Syawal Beserta Keutamaannya

 20 Feb 2019  Khoirul Rizky F
Berikut Bacaan Niat Puasa Syawal Beserta Keutamaannya

Image Source: tribunasia.com

Setelah menjalankan kewajiban berpuasa 30 hari di bulan Ramadhan disunahkan juga untuk berpuasa syawal. Karena Rasulullah SAW juga selalu mengerjakan puasa syawal. Puasa syawal merupakan puasa sunah 6 hari yang dikerjakan pada bulan syawal.

Salah satu keutamaan orang yang berpuasa di bulan syawal akan mendapat pahala seperti berpuasa selama setahun penuh. Sebagaimana yang di sabdakan Rasulullah SAW,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: "Barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian ia ikuti dengan berpuasa enam hari di bulan syawal. ia akan mendapat pahala seperti puasa setahun penuh." (H.R. Muslim)

Selain itu, untuk mengerjakan puasa syawal yaitu dilakukan setelah hari raya idul fitri tidak boleh dilakukan pada hari raya idul fitri. Hal ini berdasarkan larangan Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab,

"Ini adalah dua hari raya yang Rasulullah melarang berpuasa di hari tersebut: Hari raya Idul Fitri setelah kalian berpuasa dan hari lainnya takala kalian makan daging korban kalian (Idul Adha)."

Dan juga puasa ini boleh dilakukan secara berurutan atau tidak berurutan, selama masih di bulan syawal. Namun alangkah baiknya jika di kerjakan secara berurutan yaitu enam hari berturut-turut. Jika ingin mengerjakan puasa sunah syawal 6 hari secara berurutan yaitu pada tanggal 2, 3, 4, 5,6, 7 syawal.

Namun, bagi umat muslim yang ingin berpuasa syawal, sebelum itu harus mengetahui niat puasa syawal terlebih dahulu. Lalu apa niat puasa syawal?

Apa bacaan niat puasa syawal arab dan latin? Apa bacaan niat puasa syawal 6 hari? Yuk simak dibawah ini.

Baca Juga:

Berikut Bacaan Niat Puasa Syawal Beserta Keutamaannya

1. Bacaan niat puasa syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَةٍ مِنْ شَوَالٍ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Bacaan Latin:

"NAWAITU SHOUMA GHODIN 'ANSITTATIN SYAWAALI SUNNATAN LILLAHI TA'ALAA."

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah enam hari bulan Syawal karena Allah Ta'ala."

2. Keutamaan puasa syawal

Untuk keutamaan puasa syawal yaitu seperti puasa setahun penuh seperti pada hadist diatas. Hadist lain juga berpendapat yang sama, bunyi hadistnya sebagai berikut.

عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ : مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ :مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا

Artinya: "Barang siapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal." (HR. Ibnu Majah Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Disebutkan bahwa setiap kebaikan akan dibalas minimal dengan sepuluh kebaikan yang semisal. Ini menunjukkan bahwa puasa ramadhan sebulan penuh akan dibalas dengan 10 bulan kebaikan puasa. Sedangkan puasa enam hari di bulan Syawal akan dibalas minimal dengan 60 hari (2 bulan) kebaikan puasa.

Jika dijumlah, seseorang sama saja melaksanakan puasa 10 bulan + 2 bulan sama dengan 12 bulan. Oleh karena itu, orang yang melakukan puasa syawal bisa mendapatkan pahala puasa setahun penuh.

Demikian penjelasan diatas tentang bacaan niat puasa syawal beserta artinya. Semoga bermanfaat!

KOMENTAR