Panduan Cara Menabung di Bank, Beserta Cara Pembuatan ATM

Komentar
cara menabung di bank
Cara Menabung di Bank, Beserta Cara Pembuatan ATM (Foto: zonakaya.com)

Bagaimana  sih cara menabung di bank? Nah anda berada pada artikel yang tepat!

Karena berikut akan dijelaskan langkah-langkah menabung di bank beserta informasi yang penting untuk diketahui.

Di zaman sekarang ini menyimpan uang di bank atau menabung di bank merupakan langkah yang tepat untuk memanage keuangan Anda. Selain itu menabung di bank juga membuat uang Anda lebih aman daripada menyimpan uang di rumah.

Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Industri perbankan telah mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir.

Industri ini menjadi lebih kompetitif karena deregulasi peraturan. Saat ini, bank memiliki fleksibilitas pada layanan yang mereka tawarkan, lokasi tempat mereka beroperasi, dan tarif yang mereka bayar untuk simpanan deposan.

Banyak artikel yang telah menjelaskan mengenai fitur dan layanan apa saja yang akan didapatkan jika menabung di berbagai bank di Indonesia, mulai dari BCA, Mandiri, BRI, BII, dan sebagainya.

Merasa melewati sesuatu yang penting?

Mungkin Anda benar, karena sedikit yang membahas hal paling mendasar, yaitu bagaimana cara menabung di Bank dan cara membuat kartu ATM. Padahal, hal inilah yang menjadi landasan penting setiap transaksi di Bank.

Ketika kita akan menabung, Anda tentu mendapatkan berbagai tawaran dari setiap jenis tabungan yang ada di bank. Tentu saja pilihan Anda harus berdasarkan tujuan dari tabungan Anda.

Jenis-Jenis Tabungan di Indonesia

Bagi Anda yang merasa sudah pro dalam hal paling mendasar di bank ini mungkin merasa ini adalah artikel yang sepele, namun kami yakin banyak kalian para murid sekolah maupun mahasiswa yang mau membuka tabungan di bank untuk pertama kalinya.

1. Tabungan Konvensional

Tabungan Konvensional sudah menjadi jenis yang paling umum dan yang paling sering digunakan oleh masyarakat secara luas.

Bank biasanya memberikan fasilitas kartu ATM sehingga nasabah dapat mengambil uang tabungannya kapanpun dan dimanapun (asalkan mesin ATM tersebut tersedia). Selain itu, buku tabungan menjadi dokumen yang akan diberikan juga kepada nasabah.

Besarnya bunga yang diperoleh dari tabungan konvensional berkisar antara 0,5% – 2% per tahun, disamping ada biaya administrasi yang dikenakan setiap bulannya kepada nasabah.

Tidak perlu khawatir apabila bank tersebut mengalami kebangkrutan, maka Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan memegang kendali atas keamanan uang Anda.

2. Tabungan Berjangka dan Deposito

Tabungan berjangka biasanya diperuntukkan apabila Anda memiliki tujuan untuk pembiayaan pendidikan anak Anda atau studi Anda dalam waktu beberapa tahun ke depan. Seperti layaknya deposito, tabungan berjangka dapat diambil setelah masa jatuh tempo yang telah disepakati.

Suku bunga yang diperoleh dari tabungan berjangka lebih besar daripada tabungan konvensional.

Tabungan jenis ini secara tidak langsung “memaksa” Anda untuk berdisiplin dalam menabung karena bank akan melakukan proses auto debit terhadap rekening Anda.

Salah satu produk tabungan berjangka adalah tabungan pendidikan anak dengan kisaran bunga antara 4%-5,5% per tahun dan setoran minimum per bulan rata-rata Rp100.000.

Bagi Anda yang berminat dengan produk deposito, harap diperhatikan karena jumlah uang yang disetorkan untuk deposito akan lebih besar dari tabungan berjangka. Dengan jumlah bunga antara 3%-7% per tahun dan masa tenor yang dapat Anda tentukan sendiri antara 1 bulan hingga 2 tahun, Anda dapat memanfaatkan deposito untuk keperluan investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Miliki strategi dan juga tujuan yang jelas ketika Anda berminat untuk mengambil produk tabungan jenis ini.

3. Tabungan Haji

Tabungan ini diperuntukkan bagi Anda yang ingin pergi untuk beribadah Haji atau Umroh.

Dengan memiliki tabungan Haji, secara otomatis Anda sudah dipastikan mendapatkan kuota untuk Umroh. Perlu diketahui bahwa biaya ini berbeda-beda setiap tahunnya tergantung hasil pemikiran dari Departemen Agama.

Besaran jumlah tabungan yang Anda masukkan tiap bulan dapat Anda atur sendiri. Semakin Anda mencapai ongkos biaya Haji, maka akan semakin cepat juga Anda pergi Umroh.

Apabila Anda sudah melunasi dan mencapai biaya ongkos Haji, maka Anda dapat menikmati perjalanan ibadah Haji Anda ke Tanah Suci.

4. Tabungan Anak

Tabungan ini dibuat untuk mengajarkan anak-anak pentingnya disiplin menabung.

Dengan setoran minimum bulanan yang kecil, potongan administrasi bulanan yang sedikit dan peraturan setoran awal yang lebih ringan, Anda dapat membuka rekening tabungan bagi anak Anda dan mengajarkan kebiasaan untuk menabung sejak dini bagi buah hati tercinta.

Selain itu, bank juga memberikan fasilitas ATM atas nama anak Anda agar memberikan kesan bangga bagi diri anak dan semakin giat dalam menabung.

5. Tabungan Bisnis

Tabungan ini diperuntukkan untuk bisnis Anda dengan suku bunga yang relatif lebih besar dari tabungan biasa dan jumlah uang yang dapat ditransfer lebih besar juga dari tabungan biasa.

Namun, tabungan ini memiliki beberapa persyaratan diantaranya setoran awal yang besar dan minimum setoran bulanan yang besar juga. Tabungan ini akan sangat bermanfaat bagi Anda yang berwirausaha.

 6. Tabungan Pegawai

Bagi Anda para pegawai, tabungan ini diperuntukkan bagi Anda dengan fasilitas kerja sama dengan perusahaan Anda untuk mentransfer gaji Anda melalui rekening tabungan ini.

Anda sebagai pegawai tidak perlu repot untuk membuka rekeningnya karena perusahaan tempat Anda bekerja sudah mengurusnya dan Anda dapat menikmati fasilitas seperti pengajuan kredit yang kemungkinan besar akan diterima oleh pihak bank karena bank sudah memiliki informasi yang jelas tentang Anda dari perusahaan tempat Anda bekerja.

7. Tabungan Mahasiswa

Tabungan ini mirip dengan tabungan pegawai, namun rekening ini tentu saja dibuat atas dasar kerja sama antara bank dengan kampus Anda perihal kemudahan para mahasiswanya dalam pembayaran uang kuliah bulanan.

Pembayaran secara auto debit menjadi salah fasilitas yang akan menolong Anda dalam pembayaran uang kuliah Anda setiap bulannya.

Cara Membuat Rekening Tabungan dan ATM



Contoh buku tabungan (Bank sentral)

Cara menabung di Bank BRI, cara menabung di Bank BCA, cara menabung di Bank BNI, ataupun Bank lainnya sebenarnya hampir sama.

Berikut panduan lengkap untuk membuat rekening tabungan dan ATM yang perlu Anda perhatikan:

1. Menyiapkan keperluan administratif: KTP / SIM / kartu pelajar / kartu mahasiswa.

Untuk beberapa bank, seperti BCA, Anda harus menambah sertakan NPWP dan KK. Bawa semua identitas diri yang diperlukan ini, kalau perlu beberapa salinan kopiannya, untuk menghindari bolak-balik dan memudahkan kelangsungan prosesnya.

2. Uang tabungan awal.

Persiapkan uang tunai untuk setoran awal di tabungan baru Anda, sesuaikan dengan batas ketentuan minimum saldo di bank yang Anda pilih. Lihat ketentuan setoran minimum di internet, brosur, atau datang langsung ke Customer Service bank tersebut.

3. Setelah semuanya lengkap, datangilah bank di cabang terdekat yang sesuai dengan domisili Anda, untuk mempermudah jika di masa mendatang ada keperluan lain.

4. Satpam biasa akan menyambut Anda dan memberikan nomor antrian untuk mengantri di Customer Service (CS). Tunggu sampai Anda dipanggil.

5. Ketika giliran Anda tiba CS akan memperkenalkan diri, dan disarankan bagi Anda untuk melakukan hal yang sama, demi kenyamanan prosesnya.

Sampaikan kepada CS bahwa Anda ingin membuka rekening tabungan perorangan. Karena tujuan Anda adalah untuk membuat ATM, maka dari itu pilihlah tabungan perorangan yang tabungannya tidak terikat pada jumlah penyetoran dan waktu penarikan.

6. CS Bank akan menerangkan produk tabungan yang tersedia di bank tersebut.

Dengarkan dengan seksama. Jangan malu untuk bertanya sedetil apapun. Jangan lupa untuk tanyakan terutama mengenai titik impas, berapa bunga bank yang dapat menutup biaya administrasi bulanan agar saldo tabungan Anda tidak terpotong oleh biaya administrasi tersebut.

7. Jika semua informasi sudah jelas Anda dapatkan, pilih produk mana yang ingin Anda buat.

Maka CS pun akan memberikan tambahan informasi beserta formulir aplikasi pembukaan rekening. Formulir tersebut akan mendata mengenai identitas diri, seperti nama, nomor telepon, alamat rumah, pekerjaan, pendapatan per tahun, nama anggota keluarga, dan lainnya.

Bagaimana cara membuat ATM?


ATM (tribunnews.com)

Di formulir yang diberikan CS ini, Anda juga diberikan opsi mengenai fitur yang diinginkan: ATM, internet banking, mobile banking, dan sebagainya.

Jika Anda ingin mengaktifkan internet banking, SMS banking, katakanlah pada CS pada saat ini juga. Anda dapat mengatakan ini ketika CS sedang mencetak buku tabungan dan menyiapkan kartu ATM ini. Pin ATM juga Anda tentukan di saat ini.

Baca Juga: 3 Tips Jitu Menabung Ala Miliarder yang Bikin Kaya Raya

Pembuatan kartu ATM sudah jauh lebih cepat dan mudah dibandingkan sejawa masa awal kemunculannya di Indonesia. Kini kartunya bisa jadi pada hari itu juga, bersamaan dengan jika mau membuka rekening simpanan.

Untuk biaya, hampir semua bank kini memberikan kartu ATM dengan harga gratis untuk nasabah yang membuka tabungan. Tidak diberikan biaya tambahan pada pembuatan pertamanya, namun ini di luar jika Anda mau mengganti kartu yang rusak atau hilang.

ATM merupakan singkatan dari “Automatic Teller Machine”, dan di Indonesia artinya “Anjungan Tunai Mandiri.”.

Tujuan dari memiliki kartu ATM adalah untuk memberikan kemudahan bagi nasabah yang mau melakukan transaksi, tanpa harus melalui teller.

Apa yang dimaksudkan dengan transaksi? Macam-macam, bisa dalam rupa menarik cash / tunai, transfer ke rekening tabungan lain, memeriksa saldo, atau membayar ke merchant.

Demikianlah pembahasan mengenai cara menyimpan uang di Bank, atau cara membuat rekening di Bank beserta ATM. Semoga bermanfaat.
Top