Langkah & Cara Memandikan Bayi Baru Lahir, Bunda Tak boleh Sembarangan

Komentar
cara memandikan bayi baru lahir
Langkah & Cara Memandikan Bayi Baru Lahir (Foto: pay-yun.com)

Bagaiamana cara memandikan bayi baru lahir dengan aman?

Bunda tak boleh asal, ini langkah-langkah dan cara yang wajib bunda perhatikan.

Cara memandikan bayi memang susah-susah-gampang. Memandikan si kecil bayi sangat menyenangkan, tetapi Bunda mungkin merasa sedikit gugup untuk melakukannya.

Bagi setiap Bunda yang baru saja dianugerahi seorang malaikat kecil, memandikan si kecil akan menjadi satu aktivitas yang asing dan terasa menakutkan. Terlebih, Bunda belum tahu bagaimana cara memandikan bayi baru lahir.

Maka, wajar saja jika Anda merasa gugup kalau harus memandikan bayi Anda.

Akan tetapi, seiring waktunya, Bunda akan menjadi terbiasa memandikan si kecil nantinya. Bunda akan menjadi luwes, dan tidak takut lagi. Bahkan Bunda bisa memandikan sembari bermain dengan si kecil. Kegiatan memandikan si kecil pun pasti akan terasa lebih menyenangkan.

Penting untuk mempersiapkan diri dan mengetahui cara memandikan bayi agar Anda dan bayi tetap nyaman selama prosesnya.

Nah, berikut telah kami rangkum panduan & tahapan cara memandikan bayi baru lahir secara aman, semoga bisa membantu bunda sekalian. Namun, sebelumnya bunda juga harus memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Bayi baru lahir sebaiknya mandi seberapa sering?

Bayi yang baru lahir sebenarnya tidak perlu mandi terlalu sering. Yang penting selama Anda mengganti popok bayi, Anda juga ikut membersihkan tubuhnya.

Jika mandi terlalu sering, kulit bayi bisa jadi kering. Biasanya memandikan bayi yang baru lahir tiga sampai empat kali seminggu atau dua hari sekali sudah cukup.

Akan tetapi, Anda bisa menyesuaikan sendiri dengan kondisi buah hati. Karena Indonesia adalah negara tropis yang suhunya cukup tinggi dan lembap, Anda mungkin ingin memandikan bayi setiap hari. Ada juga orangtua yang memandikan bayi yang baru lahir dua kali sehari. 

Kapan waktu terbaik untuk memandikan bayi yang baru lahir?

Yang harus Bunda perhatikan jika Anda hendak memandikan bayi, hindari memandikan bayi setelah dia menyusu atau makan. Lebih baik menunggu beberapa saat hingga perutnya menyesuaikan asupan yang baru saja masuk.

Selain itu pilihlah waktu yang tepat memandikan bayi dimana tidak akan ada yang mengganggu Bunda. Hal ini sangat penting dan jangan meninggalkan bayi bahkan untuk beberapa detik sekalipun pada saat memandikan bayi. Jika ada hal yang mengganggu dan harus meninggalkan ruangan, bawalah si bayi bersama Bunda.

Anda juga bisa memandikan bayi di pagi hari ketika suasana hati bayi Anda sedang baik dan ia tidak begitu mengantuk. Memandikan bayi di sore hari juga tidak jadi masalah. Yang penting Anda menjaga supaya ia tidak kedinginan.

Cara Memandikan Bayi Baru Lahir


Cara memandikan bayi baru lahir (hellosehat.com)

Dilansir dari hellosehat.com, ada 2 tahapan yang harus bunda ketahui ketika memandika bayi baru lahir. yaitu ketika tali pusarnya belum lepas, dan sesudah lepas. Berikut uraiannya;

Cara memandikan bayi baru lahir yang masih ada tali pusar

Kebanyakan bayi berusia di bawah dua atau tiga minggu tali pusarnya belum lepas. Hati-hati karena biasanya tali pusar bayi masih agak basah dan sebaiknya tidak kena air. Butuh cara memandikan bayi baru lahir dan perawatan tali pusat secara khusus.

Untuk itu, Anda bisa memandikannya dengan cara menyeka tubuhnya dengan waslap atau kain lembut. Perhatikan langkahnya berikut ini.

  • Alasi meja atau permukaan yang datar seperti lantai dengan alas empuk yang tahan air atau handuk lembut. Anda juga bisa melakukannya di meja untuk mengganti popok bayi.
  • Baringkan bayi pada punggungnya, tahan bagian belakang kepala dan lehernya dengan salah satu tangan Anda.
  • Usap tubuh, kepala, dan wajah bayi Anda pelan-pelan dengan waslap yang sudah dibasahi dengan air yang cukup hangat.
  • Setelah tubuhnya basah, usap lagi dengan waslap dengan sabun yang sangat lembut dan aman untuk bayi yang baru lahir.
  • Untuk membersihkan kedua kelopak matanya, siapkan dua lembar kapas lembut yang tidak banyak seratnya. Mulailah dari bagian mata yang dekat dengan hidung dan usap ke arah luar. Ulangi pada kelopak mata satunya dengan kapas yang baru.
  • Pastikan Anda juga menyeka lekukan-lekukan tubuhnya seperti ketiak, leher, belakang telinga, dan lutut bagian belakang.
  • Akhiri dengan membersihkan bagian alat kelamin dan pantat bayi, mulai dari depan ke belakang.
  • Angkat bayi dengan kedua tangan Anda dan bungkus dengan handuk kering.

Sebelum memakai popok atau baju, peluk dan timang-timang si buah hati karena hal ini bisa memberikan rangsangan bagi indra perabanya sekaligus membangun ikatan yang kuat antara Anda dan bayi

Cara memandikan bayi yang tali pusarnya sudah lepas

Setelah tali pusar bayi Anda lepas dan bekas lukanya mengering, Anda bisa mulai memandikan bayi di dalam bak mandi bayi. Caranya pun cukup sederhana. Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

  • Siapkan bak mandi bayi dengan air hangat (dengan suhu kira-kira 37 derajat Celsius) setinggi 5 sentimeter.
  • Dengan kedua tangan Anda, pindahkan bayi ke dalam bak mandinya dengan posisi berbaring agak tegak.
  • Tahan bagian belakang kepala dan lehernya dengan tangan Anda yang tidak dominan.
  • Mulailah dengan menyeka lembut wajah bayi dengan waslap, diikuti dengan kepala dan sekujur tubuhnya.
  • Tuang sabun mandi yang aman untuk bayi baru lahir di waslap.
  • Usap lagi wajah dan seluruh badan bayi, jangan lupa untuk membersihkan setiap lekukan dan lipatan tubuhnya (tak perlu sampai ke dalam telinga atau hidung).
  • Bersihkan kedua kelopak mata bayi dengan kain lembut atau kapas yang tidak banyak seratnya.
  • Akhiri dengan membersihkan area kelamin dan pantat bayi, mulai dari depan ke belakang.
  • Untuk menstimulasi indra perabanya, biarkan si buah hati menikmati waktu mandinya dan tuangkan air hangat ke perut atau bahunya pelan-pelan.
  • Angkat bayi dengan kedua tangan Anda dan bungkus dengan handuk yang kering.

Peluk dan timang-timang bayi setelah mandi untuk menjalin ikatan dan kasih sayang antara ibu dan anak.

Baca Juga: Tips Membuat Bayi Selalu Wangi dan Segar Sepanjang Hari

Hindari 7 Hal Ini Saat Memandikan Bayi Baru Lahir



Ini dia beberapa kesalahan yang masih umum dilakukan ketika sedang memandikan bayi, Bunda juga perlu memperhatikannya.

1. Memandikan bayi terlalu sering

Mungkin bunda ingin memastikan bahwa si kecil selalu di dalam kondisi yang bersih. Namun, apakah Bunda tahu bahwa memandikan bayi terlalu sering justru membuat kulitnya kering?

Tidak hanya itu, bayi juga sebenarnya tidak perlu dimandikan setiap saat karena tubuhnya tidak kotor. Bunda bahkan bisa hanya menyeka wajah dan tubuhnya menggunakan waslap sehingga bayi terlihat lebih segar.

2. Mengabaikan rasa tidak nyaman bayi

Rasa tidak nyaman yang terkadang ditunjukkan ketika merasa tidak suka untuk dimandikan.

Tips memandikan bayi baru lahir yang menangis saat akan mandi ini adalah dengan melakukan alternatif seperti mengusap mata dan wajah bayi dengan menggunakan waslap yang sebelumnya dicelupkan ke dalam air hangat.

Setelah bagian wajah, bunda bisa melanjutkan untuk membasuh bagian tubuh bayi lainnya dengan trik yang sama.

3. Tidak menggunakan sabun khusus bayi

Sabun biasa memang akan memberikan busa yang banyak. Tapi tahukah Bunda, bahwa inilah penyebab kulit bayi menjadi kering?

Memandikan bayi, wajib menggunakan sabun dan shampoo khusus untuk kulit bayi dengan kandungan pH netral.

Sekarang ini sudah ada begitu banyak pilihan produk yang dapat bunda pilih sebagai bahan pertimbangan. Baca baik-baik kandungan yang ada di dalamnya sebelum Bunda memutuskan untuk membeli dan menggunakannya saat memandikan bayi.

4. Tidak menyadari kesalahan kecil penyebab kulit bayi kering

Bunda memang harus mengingat bahwa kulit bayi memang pada dasarnya sangat mudah berubah menjadi kering.

Oleh karena itu, jangan lupa mengaplikasikan krim khusus bayi yang bisa menjaga kelembapan kulitnya. Terutama setelah mandi.

5. Bergonta-ganti shampo

Dikutip dari orami.co.id, Dr. Rini Sekartini, SpOg. mengatakan, bayi baru lahir cukup keramas sebanyak dua kali dalam seminggu. Selain itu, gunakan shampo yang sesuai dengan jenis rambut bayi.

Hindari bergonta-ganti produk shampo dan perhatikan keamanannya.

Jangan lupa untuk membersihkan kerak-kerak yang mungkin terdapat pada kulit kepala bayi. Jika berat bayi masih di bawah 2 – 5 kg, sebaiknya cukup gunakan waslap.

6. Mengabaikan pemilihan waktu mandi

Kebanyakan bayi akan langsung merasa lebih relaks setelah mandi. Maka dari itu, sebaiknya di dalam memandikan bayi Bunda juga perlu memperhatikan pemilihan waktu.

Contohnya adalah saat sore hari, secara rutin di jam yang sama setiap harinya. Dimana sore hari setelah mandi si kecil bisa tidur dengan lebih nyenyak karena tubuhnya terasa segar dan nyaman.

Setelah selesai mandi jangan lupa untuk mengeringkan tubuh bayi menggunakan handuk bayi.

Dalam memilih handuk bayi bunda juga perlu memperhatikan beberapa hal seperti memilih handuk bayi dengan tekstur yang lembut (berlabel “cotton combad”), tidak mengandung parfum atau pewangi dan mudah menyerap air.

7. Tidak memerhatikan kondisi bak mandi yang licin

Memandikan bayi baru lahir untuk pertama memang terasa sulit bagi ibu baru. Jika tidak dilakukan secara hai-hati dapat membahayakan bayi.

Air di dalam bak mandi yang bercampur dengan sabun sangat licin dan bayi rawan terjatuh hingga terbentur. Oleh karena itu Bunda kudu hati-hati.

Demikianlah pembahasan lengkap cara memandikan bayi baru lahir, semoga bermanfaat ya Bunda! Oh ya,, jangan lupa untuk share artikel ini kepada Buda lain.
Top