Teh Pelangsing Bikin Tubuh Ramping, Benarkah Demikian?

 28 Mar 2017  Unknown
Teh Pelangsing Bikin Tubuh Ramping, Benarkah Demikian?

Pola makan yang tidak teratur sampai kurangnya berolahraga, membuat sebagian orang menimbun lemak dalam tubuhnya. Sehingga dalam kurun waktu tertentu, lemak akan mengendap dan membuat badan gemuk. Di era seperti sekarang ini misalnya, banyak solusi yang ditawarkan secara cepat dan efisien khususnya untuk menurunkan berat badan. Mulai dari macam diet, obat kurus, hingga teh pelangsing.

Baca juga : Jangan Cuma Tubuh, Latih Otakmu untuk Tetap Muda dan Prima!

Berbicara mengenai cara menurunkan berat badan dan menjadikannya ideal dengan cepat, katanya teh pelangsing bikin tubuh ramping, benarkah demikian?

Teh pelangsing atau teh detoks menjanjikan perut yang lebih rata dalam kurun waktu relatif singkat. Namun, apakah teh tersebut benar-benar melangsingkan? Teh pelangsing umumnya mempromosikan diri untuk perut yang rata dalam hitungan 7 sampai 28 hari. Rutin mengonsumsinya memang bisa membuat perut terasa lebih langsing, tapi ternyata tidak benar-benar melangsingkan.

Beberapa teh pelangsing mengandung obat alami yang berasal dari daun tanaman Senna, yang digunakan secara “terselubung” sebagai pencahar alami. Teh pelangsing dengan metode “pencahar” ini akan mendetoksifikasi usus besar dan hati. Sehingga pengguna kemudian akan kehilangan sensasi kembung di perut, usus bersih lebih cepat, membuat perut kosong lebih lama, dan akhirnya perut terasa lebih rata.

Sayangnya, sebagian besar yang diusir oleh obat pencahar dari perut Anda tidak hanya pizza dan es krim, tapi juga serat dan mineral elektrolit yang dapat membantu kinerja tubuh. Jadi, secara sederhana bisa disimpulkan, teh pelangsing akan membuat perut Anda terlihat lebih ramping karena mengosongkan perut, bukan membakar lemak yang menumpuk di perut.

Teh Pelangsing Bikin Tubuh Ramping, Benarkah Demikian?

Baca juga : Tak Hanya Wanita, Ternyata 3 Jenis Oplas Ini Digandrungi Para Pria Lho!

Meski dalam label dikatakan pencahar alami, namun kebanyakan dokter menyarankan untuk tidak mengonsumsi minuman dengan pencahar lebih dari 28 minggu. Zat tersebut memiliki efek samping merusak keseimbangan elektrolit dan mineral, kerusakan otot dan hati.

Sehingga, konsumsi teh pelangsing dengan pencahar dalam jangka panjang dapat membuat tubuh Anda tidak dapat bekerja dengan sendirinya lagi, menciptakan ketergantungan lebih lanjut untuk obat pencahar, bahkan biasanya membutuhkan dosis yang lebih besar.

KOMENTAR