Nokia 3310 "Reborn" Bakal Hadir di Indonesia?

Penulis Unknown | Ditayangkan 11 Mar 2017

Masih ingat dengan ponsel jadul Nokia 3310? Yap, ponsel tahan banting ini, rupanya sudah ada versi rebornnya yang sudah resmi dirilis pada 2017 ini. Lalu, apakah kira-kira ponsel Nokia 3310 ini bakal dipasarkan di Indoensia?

Nokia 3310

BACA JUGA: Tau Sonya Depari? Begini Sosok Duta Anti Narkoba Itu Sekarang. Bikin Jomblo Melongo!

Dikutip dari selular.id, rupanya ponsel ini benar-benar akan masuk ke pasar Indonesia loh! Hal itu diungkap dari siaran pers International Data Corporation (IDC). Sebagai lembaga pasar global, IDC berkata bahwa “pasar ponsel Indonesia akan memiliki tantangan tersendiri bagi masuknya kembali merek ponsel Nokia dan BlackBerry.”

Hal itu dikonfirmasi kepada Risky Febrian, Associate Market Analyst, Mobile Phone, IDC Indonesia, dan dengan tegas ia menyatakan masuknya Nokia 3310 ke Indonesia. “Secara keseluruhan HMD Global akan ekspansi ke pasar global di Q2 2017, termasuk Indonesia,” kata Risky melaui pesan singkat kepada Selular.ID (10/3/2017).

Pada siaran itu, dia mengatakan, “Peluncuran ulang Nokia 3310 akan menjadi permulaan yang baik bagi Nokia untuk kembali ke pasar Indonesia. Namun, tampaknya Nokia bergantung hanya pada esensi nostalgia yang ditargetkan kepada kelompok konsumen yang pernah merasakan masa-masa emas model tersebut, tanpa adanya inovasi fitur apapun.”

Munculnya nokia 3310 terbaru ini, rupanya memiliki desain berbeda dari sebelumnya. Meski bentuknya sama-sama lonjong, namum layarnya berukuran lebih besar. Yang menarik dari ponsel ini adalah keypadnya yang masih numeric dan tidak berbasis smartphone.

Tak hanya itu, Untuk menambah kesan klasik nan legendaris, HMD Global membekali ponsel Dual SIM ini dengan game Snake. Kemampuan baterai yang tahan lama dalam Nokia 3310 sebelumnya pun masih dipertahankan, bahkan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 1.200 mAh.

Bagi Anda yang tertarik memiliki ponsel klasik Nokia 3310 (2017), kemungkinan besar Anda akan bisa membelinya di Indonesia. Tapi hingga kini kami masih menunggu pernyataan resmi dari HMD Global untuk Indonesia.

SHARE ARTIKEL