Miris!! Siswa SMA di Bantul Tusuk Ibu Guru, Alasannya Cinta

 29 Nov 2019  Taufiq F

Benar-benar akhir zaman, siswa SMA di Bantul tusuk gurunya. Ditanya alasan katanya saking sayangnya.

Peristiwa siswa di Bantul jatuh cinta pada ibu gurunya ini jadi heboh.

Miris!! Siswa SMA di Bantul Tusuk Ibu Guru, Alasannya Cinta

Ilustrasi wanita ditusuk pisau - Image from facebook.com

Seorang siswa SMA yang nyelonong masuk ke kamar ibu gurunya kini masih menjalani pemeriksaan polisi. Siswa SMA berinisial CB ini mengaku jatuh cinta pada ibu guru. Akibatnya, CB nekat menyelinap ke rumah ibu gurunya malam-malam.

Bahkan, ia secara diam-diam masuk ke dalam rumah sang ibu guru lalu masuk ke kamar korban. Saat itu, sang ibu guru sedang tertidur sendirian di kamar saat pelaku nyelonong masuk tanpa sepengetahuan penghuni rumah. Bahkan, ibu guru yang diketahui bernama Wening (35) tak menyadari ada salah seorang muridnya yang menyelinap masuk ke dalam kamar. Pasalnya, saat itu ibu guru Wening sedang tertidur lelap diatas kasurnya.

Pengakuan siswa tersebut

Saat diperiksa polisi, pelajar berusia 16 tahun itu mengaku jatuh cinta dengan gurunya. Namun, ibu guru Wening sudah berkeluarga dan memiliki suami.

"Saat kami tanya, 'Lha ngapain kamu menusuk?' 'Saya itu cinta, Pak. Saya sayang, saya senang, Pak'," kata Kapolsek Srandakan Kompol Muryanto menirukan pengakuan pelaku.

Pelaku sempat pura-pura tidak tahu usai menusuk

Kapolsek berkata bahwa pelaku juga sempat berpura-pura tidak tahu saat korban akan dibawa ke rumah sakit.

"Saat korban mau dibawa ke rumah sakit, pelaku datang di depan rumah korban sambil bertanya, 'Enten nopo, Pak (ada apa, Pak)'," ucap Muryanto.

Namun, pihaknya belum bisa memeriksa ibu guru Wening yang hingga saat ini masih terbaring di rumah sakit lantaran ditusuk oleh muridnya di kamar.

"Saya belum konfirmasi korban, karena korban belum bisa kami temui, masih dalam pengawasan medis," ujarnya.

Barang bukti yang disita polisi

Pihak kepolisian menyita pisau berlumuran darah dan satu gawai merek ASUS warna gold. Ibu guru Wening merintih kesakitan setelah salah seorang muridnya berinisial CB masuk ke dalam kamarnya. Pelaku berinisial CB mengaku jatuh cinta dengan ibu gurunya sehingga nekat mendatangi rumah korban. Insiden mengenaskan ini terjadi di Dusun Sambeng, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul, Yogyakarta.

Tujuan korban menyelinap masuk ke kamar bu guru

Saat muridnya nyelonong masuk, ibu guru sedang tidur di dalam kamar tidurnya. Dari hasil pemeriksaan polisi, awal kedatangan pelaku ke rumah sang ibu guru pada Rabu (20/11/2019) malam untuk mencuri pakaian korban.

"Yang bersangkutan (pelaku) datang ke rumah korban bermaksud mengambil pakaian korban. Saat masuk, melihat korban tidur," kata AKP Rico Sanjaya.

Kemudian, setelah mengambil pakaian korban pelaku keluar melalui pintu dapur. Namun, siswa SMA ini balik lagi ke kamar sang ibu guru setelah melihat korban sedang tertidur. Pelaku lalu balik ke kamar korban, saat melihat pisau dan langsung muncul niat untuk menusuk sang ibu guru yang katanya sangat disukainya itu.

Miris!! Siswa SMA di Bantul Tusuk Ibu Guru, Alasannya Cinta

Siswa di Bantul tusuk guru SMA nya - Image from facebook.com

Korban lalu merintih kesakitan

Pelaku akhirnya menusuk guru sejarah yang saat itu sedang terlelap. Setelah menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri. Korban saat itu menjerit sambil merintih kesakitan setelah senjata tajam melukai tubuhnya.

"Korban lantas berteriak kesakitan, sementara pelaku kabur dari TKP," terang Kapolsek Srandakan, Kompol Muryanto.

Mendengar jeritan, mertua korban meminta anaknya atau suami Wening yang bernama Nukman Rifai untuk memeriksanya. Saat itu, Wening sudah dalam kondisi bersimbah darah dengan luka di bagian ulu hati. Kemudian korban juga mengalami luka memar di bagian wajah.

Tak hanya itu, korban terlihat lemas setelah anak muridnya itu melakukan perbuatan yang tak disangkanya tersebut. Keluarga lalu langsung membawa korban ke RS UII Kecamatan Srandakan.

Motif pelaku menusuk gurunya sendiri

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Riko Sanjaya mengatakan CB melakukan hal tersebut karena cintanya ditolak oleh Wening. CB diketahui mengagumi gurunya sejak duduk di bangku kelas X. Menurut Rico, CB adalah pasien rawat jalan di RS Grasia, Sleman. Saat diperiksa, orangtua CB menunjukkan obat yang dikonsumsi anak lelakinya itu.

"Sejauh ini, motif ya karena pelaku sangat mengagumi korban dan ada dorongan untuk menusuk," ucap Rico saat dikonfirmasi Jumat (22/11/2019).

Pelaku tidak ditahan

Ia menyebut penusukan dilakukan karena muncul halusinasi. Karena pertimbangan mengalami gangguan jiwa, CB tidak ditahan oleh polisi. Namun, Rico mengatakan bahwa proses hukum tetap berjalan dengan mengacu Undang-Undang Perlindungan Anak. Menurut Rico, saat ini kondisi Wening sudah membaik.

"Pelaku sudah diproses sidik unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA)," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bantul, Aipda Mustafa mengungkapkan bahwa pelaku kerap mengamati korban dari kejauhan.

"Pelaku tak pernah berbicara dengan korban secara intensif," ungkapnya.