Cara Membandingkan Harga Software HRIS Secara Objektif

Penulis Maya Astria | Ditayangkan 08 Jan 2026


Cara Membandingkan Harga Software HRIS Secara Objektif

Ilustrasi - Image from Freepik


Memilih software HRIS (Human Resource Information System) bukan hanya soal mencari harga termurah. Banyak perusahaan terjebak pada biaya awal yang rendah, namun justru menghadapi pengeluaran besar di kemudian hari karena keterbatasan fitur, biaya tambahan tersembunyi, atau sistem yang tidak scalable.

Agar keputusan lebih tepat, perusahaan perlu memahami cara membandingkan harga software HRIS secara objektif, bukan hanya berdasarkan nominal, tetapi juga nilai yang didapatkan.


Mengapa Harga HRIS Tidak Bisa Dibandingkan Secara Sederhana?

Harga software HRIS sangat bervariasi karena dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti:

  • jumlah karyawan

  • fitur yang digunakan

  • skema biaya (bulanan, tahunan, atau lisensi)

  • tingkat kustomisasi

  • dukungan dan layanan purna jual

Dua HRIS dengan harga serupa bisa memiliki manfaat yang sangat berbeda bagi perusahaan.


1. Bandingkan Berdasarkan Kebutuhan Nyata Perusahaan

Langkah pertama adalah memahami kebutuhan HR internal, bukan langsung melihat daftar harga. Beberapa pertanyaan penting yang perlu dijawab:

  • Apakah HRIS hanya untuk absensi dan data karyawan?

  • Apakah payroll sudah menjadi kebutuhan utama?

  • Apakah perusahaan memiliki struktur approval yang kompleks?

  • Apakah jumlah karyawan akan bertambah dalam waktu dekat?

HRIS yang tepat adalah yang mendukung proses HR saat ini sekaligus siap untuk kebutuhan ke depan.

2. Perhatikan Skema Harga yang Digunakan

Setiap vendor HRIS memiliki skema harga yang berbeda, seperti:

  • biaya per karyawan per bulan

  • biaya berlangganan flat

  • biaya implementasi awal

  • biaya tambahan untuk fitur tertentu

Saat membandingkan harga, pastikan memahami total cost of ownership, bukan hanya biaya bulanan yang terlihat di awal.

3. Evaluasi Fitur yang Termasuk dalam Harga

Harga HRIS sebaiknya dibandingkan berdasarkan fitur yang benar-benar didapatkan, seperti:

  • absensi dan kehadiran

  • cuti dan izin

  • payroll dan perhitungan gaji

  • laporan HR dan dashboard

  • akses karyawan (employee self service)

HRIS dengan harga lebih tinggi bisa jadi lebih efisien jika sudah mencakup fitur penting tanpa biaya tambahan.

4. Pertimbangkan Skalabilitas Sistem

HRIS yang murah untuk 20 karyawan belum tentu efisien untuk 200 karyawan. Oleh karena itu, penting untuk menilai:

  • kemudahan menambah jumlah karyawan

  • fleksibilitas penyesuaian fitur

  • potensi kenaikan biaya di masa depan

Sistem yang scalable membantu perusahaan menghindari migrasi ulang yang mahal.

5. Nilai Dukungan dan Layanan Vendor

Harga software HRIS juga mencerminkan kualitas layanan vendor. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan:

  • ketersediaan customer support

  • dokumentasi dan panduan penggunaan

  • pelatihan pengguna

  • kecepatan respon saat terjadi kendala

HRIS dengan dukungan yang baik dapat menghemat banyak waktu dan biaya operasional HR.

6. Bandingkan Nilai, Bukan Sekadar Harga

Pendekatan objektif dalam membandingkan harga HRIS adalah dengan menilai value for money. HRIS yang tepat membantu perusahaan:

  • menghemat waktu administrasi HR

  • mengurangi risiko kesalahan data

  • meningkatkan produktivitas tim

  • menyediakan data untuk pengambilan keputusan

Manfaat ini sering kali jauh lebih bernilai dibanding selisih harga antar vendor.

SHARE ARTIKEL