Bukti Kekuasaan Allah di Dunia

 05 Nov 2019  Isfatu Fadhilatul

Bukti Kekuasaan Allah di Dunia

Ilustrasi kekuasaan Allah - Image from www.agu.org

Segala sesuatu yang terjadi di bumi dan seluruh alam semesta, baik di masa lampau maupun di masa depan merupakan kekuasaan Allah.

Diantara segala yang terjadi di muka bumi ini merupakan kekuasaan Allah SWT. Semua pengetahuan sudah termaktub dalam Al-Qur'an yang di dalamnya menerangkan tentang sebab akibat terjadinya segala hal tidak hanya di bumi, namun juga di seluruh alam semesta.

Kekuasaan Allah bersifat mutlak, hal ini sesuai dengan yang diterangkan oleh aliran Asy'ariyyah. Allah dapat berbuat apa saja terhadap makhluk ciptaan-Nya sesuai dengan kehendak Allah tanpa adanya hal yang membatasi dan melarangnya. Bahkan Allah bisa saja memberikan hidayah dan juga menyesatkan hamba-hambanya secara paksa. 

Di pihak lain, yaitu Salafiyyah dan Maturidiyyah khususnya Samarkand, mereka juga mempunyai pendapat yang sama, namun meski mengakui bahwa kekuasaan allah SWT adalah mutlak, mereka juga mengakui bahwa Allah tidak akan berlaku sewenang-wenang terhadap makhluk ciptaan-Nya.

Lalu apa saja bentuk kekuasaan Allah tersebut? Berikut dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang kekuasaan Allah di dunia.  

Kekuasaan Allah yang Ada di Dunia

Kekuasaan Allah meliputi seluruh alam semesta, diantara kekuasaan Allah adalah :

1. Terciptanya bumi

Bumi merupakan tempat tinggal manusia, tempat mereka hidup dan mencari penghidupan. Di dalam bumi sendiri terdapat banyak sekali tanda kekuasaan Allah yang menunjukkan bahwa Dia-lah yang Maha Pencipta lagi Maha Sempurna.

Allah SWT berfirman,

إِنَّ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِلْمُؤْمِنِينَ

Artinya : “Sesungguhnya pada langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Jaatsiyah:3)

Dalam surah lainnya, Allah juga berfirman, 

وَفِي الْأَرْضِ آيَاتٌ لِلْمُوقِنِينَ

Artinya : “Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin.” (QS. Adz-Dzaariyat: 20) 

أَفَلَا يَنْظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ (17) وَإِلَى السَّمَاءِ كَيْفَ رُفِعَتْ (18) وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ (19) وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ

Artinya : “Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan? Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?” (QS. Al-Ghaasyiyah:17-20)

2. Nikmat yang ada di bumi

Setelah bumi tercipta, Allah memberikan nikmat di dalamnya yang jumlahnya tidak terhingga. Dari nikmat yang diberikan secara cuma-cuma hingga nikmat yang membutuhkan usaha.

Allah SWT berfirman,

وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ (10) فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الْأَكْمَامِ (11) وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ (12) فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Artinya : “Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya). Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahmaan:13)

Baca Juga : 
Janji-Janji Allah dalam Al-Quran

3. Menjadikan bumi sangat kuat

Diantara kekuasaan Allah di dunia adalah Ia tidak menjadikan bumi bergoncang dan menghilang. Padahal seperti yang kita ketahui, bumi berada di alam semesta yang memiliki benda-benda tata surya yang dapat menghancurkan bumi.

Allah SWT berfirman, 

إِنَّ اللَّهَ يُمْسِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ أَنْ تَزُولَا وَلَئِنْ زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ بَعْدِهِ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا

Artinya : “Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorang pun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Faathir:41)

Allah Ta'ala juga berfirman, 

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ تَقُومَ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ بِأَمْرِهِ

Artinya : “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan iradat-Nya.” (QS. Ar-Ruum: 25)

4. Menciptakan gunung

Allah Ta'ala menyempurnakan bentuk bumi dengan menciptakan gunung-gunung yang kokoh yang mempunyai fungsi menjaga ekosistem alam di bumi. Gunung tersebut tegak dan menjorok ke dalam bumi, Allah Ta'ala menjadikannya seperti paku untuk membuat bumi tetap kokoh dan kuat.

Allah SWT berfirman,

وَأَلْقَى فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ

Artinya : “Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu.” (QS. An-Nahl:15)

5. Tumbuhnya tanaman

Di antara kekuasaan Allah yang ada di bumi adalah ketika ada bagian bumi yang kering yang tidak dapat ditumbuhi tanaman, kemudian Allah SWT menciptakan air sehingga kemudian tumbuhlah tanaman yang hijau disana.

Allah SWT berfirman, 

وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنْبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ (5) ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّهُ يُحْيِ الْمَوْتَى وَأَنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (6) وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

Artinya : “Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.” (QS. Al-Hajj: 5-7)

Baca Juga : Jangan Suudzon dengan Takdir Allah, Karena Itulah yang Terbaik, Meski Apapun yang Terjadi

6. Tumbuhan yang bervariasi

Kekuasaan Allah di dunia selanjutnya adalah diciptakannya berbagai variasi jenis-jenis tumbuhan, dari bentuk, warna, rasa, dan lain sebagainya.

Padahal kita ketahui bersama, tumbuh-tumbuhan tersebut disiram dengan air yang sama. Yaitu air yang berasal dari langit Allah SWT.

Allah Ta'ala berfirman,

وَفِي الْأَرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَى بِمَاءٍ وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَى بَعْضٍ فِي الْأُكُلِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

Artinya :Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Ra’d: 4)

7. Terciptanya laut dua warna

Setelah lebih dari 14 abad lamanya, para ilmuwan baru berhasil mengungkapkan adanya laut yang memiliki dua warna. Padahal dalam Al-Qur'an sudah disebutkan mengenai hal tersebut.

Allah SWT berfirman, 

مَرَجَ ٱلْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ (١٩)بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيَانِ (٢٠)فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٢١)يَخْرُجُ مِنْهُمَا ٱللُّؤْلُؤُ وَٱلْمَرْجَانُ (٢٢)

Artinya : "Ia biarkan air dua laut (yang masin dan yang tawar) mengalir, sedang keduanya pula bertemu, Di antara keduanya ada penyekat yang memisahkannya, masing-masing tidak melampaui sempadannya, Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? Dari kedua laut itu, keluar mutiara dan marjan."

Dan dari ratusan tempat yang diteliti oleh ilmuwan, ternyata laut dua warna yang disebutkan dalam Al-Quran tersebut berada di Selat Gibraltar yang mana menghubungkan antara Lautan Mediterania dan Samudra Atlantik, serta memisahkan negara Spanyol dan Maroko.

Demikianlah artikel tentang kekuasaan Allah ini, semoga bermanfaat. Dan semoga bukti-bukti kekuasaan Allah tersebut dapat menjadikan kita semakin bertakwa kepada Allah SWT.