Lafadz Doa Sebelum Pidato Bahasa Arab Latin dan Terjemahannya

 25 Oct 2019  Isfatu Fadhilatul

Lafadz Doa Sebelum Pidato Bahasa Arab Latin dan Terjemahannya

Ilustrasi mic pidato - Image from pixabay.com

Doa sebelum pidato. Ketika akan memulai pidato, seringkali kita merasa gugup. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk membaca doa.

Sebelum berpidato, hendaknya kita membaca doa terlebih dahulu, tujuan membaca doa sebelum ceramah yaitu agar dilapangkan ketika memberi materi, sehingga materi yang akan dibawakan dapat disampaikan dengan baik serta mudah dipahami oleh para hadirin yang datang.

Karena saat seseorang berpidato atau ceramah, kemudian materi yang disampaikan tidak dapat diterima atau tidak dapat dipahami oleh para hadirin maka materi tersebut akan sia-sia saja, dan juga tidak ada pula hikmah yang bisa diambil.

Oleh karena itu, doa pidato sangatlah penting. Lalu bagaimana lafadz doa sebelum pidato itu? Nah, dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai doa pembuka ceramah.

Doa sebelum Pidato Bahasa Arab Latin dan Terjemahannya

Berikut lafadz doa pembuka pidato agar ceramah dapat dipahami oleh hadirin atau jama'ah yang hadir,

رَبِّ اشْرَحْ لِىْ صَدْرِىْ وَيَسِّرْلِىْ اَمْرِىْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِىْ يَفْقَهُوْاقَوْلِى

Doa pembuka ceramah latin :
ROBBISYROHLII SHODRII WA YASSIR LII AMRII WAHLUL 'UQDATAM MIL LISAANII YAFQOHUU QOULII

Artinya : "Ya Allah, ya Tuhanku lapangkanlah untukku dadaku, mudahkanlah untukku urusanku, uraikanlah simpul pengikat lisanku, agar mereka memahami perkataanku".

Adapun doa pembuka pidato latin diatas juga kerap dibaca oleh ustadz/ustadzah yang akan berpidato di hadapan banyak orang. Doa tersebut juga dianjurkan dibaca untuk mengatasi rasa gugup ketika berbicara di depan umum.

Terdapat kisah menarik dari doa diatas yaitu kisah dari Nabi Musa AS, begini ceritanya.

Setelah Nabi Musa mendapat wahyu, lantas Allah SWT memerintahkan Nabi Musa untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada Firaun. Akan tetapi, Nabi Musa merasa takut tidak lancar berbicara karena lidahnya saat itu cacat akibat menelan bara api saat masih bayi.

Kemudian Nabi Musa AS memanjatkan doa agar Allah memberikan kemudahan ketika beliau berbicara. Adapun doa Nabi Musa adalah doa yang sudah kami sebutkan diatas, yang mana doa itu juga merupakan ayat dari Surat Thaha ayat 25-28.

Baca Juga : Bacaan Doa Penutup Majelis yang Singkat dan Mudah Dihafal

Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Berpidato

Selain membaca doa sebelum pidato, kita dianjurkan untuk melakukan hal-hal berikut ini agar pidato dapat berjalan lancar. Diantaranya adalah :

1. Menyusun materi

Sebelum berpidato, hendaknya kita menyusun materi pidato dengan baik. Hal yang harus diperhatikan adalah kita harus memilih tema yang baik serta bermanfaat bagi jamaah nantinya. Boleh menyelipkan gurauan sedikit, asalkan bermanfaat.

2. Memperbanyak latihan

Sebelum berpidato, hendaknya kita memperbanyak untuk membaca materi sesering mungkin, agar kita tidak lupa hal-hal penting yang terdapat dalam isi materi pidato tersebut. Kita juga bisa latihan untuk mukadimah yang baik, baca selengkapnya disini : Contoh Mukadimah Pidato Islami dan Bahasa Indonesia

3. Melihat pidato orang lain

Selain praktek pidato, kita juga bisa melihat orang lain saat berpidato sebagai referensi kita. Anda juga bisa melihat salah satu referensi ceramah disini : Ceramah Singkat Tentang Idul Fitri

4. Praktek pidato

Agar tidak grogi ketika menyampaikan pidato, hendaknya kita praktek dahulu. Kita bisa praktek dengan orang tua atau teman, dengan membayangkan bahwa mereka adalah jamaah yang akan menghadiri acara dimana kita berpidato nanti.

Demikian artikel tentang doa pembuka ceramah agama islam latin ini, semoga bermanfaat. Dan jangan lupa untuk selalu mengamalkan doa diatas ketika akan berpidato, agar Allah SWT senantiasa membantu kita menyampaikan materi pidato sehingga materi tersebut dapat diterima oleh para jamaah dengan baik, amiin.