Penjelasan Lengkap Mengenai Ar-Rahman

 14 Oct 2019  Isfatu Fadhilatul

Penjelasan Lengkap Mengenai Ar-Rahman

Ilustrasi ar-rahman - Image from pngtree.com

Asmaul husna secara harfiah dapat diartikan sebagai nama-nama Allah yang indah. Hal ini dikarenakan baiknya makna dari nama-nama yang dimiliki Allah tersebut. Rasulullah SAW bersabda,

إِنَّ لِلَّهِ تَعَالَى تِسْعَةً وَ تِسْعِيْنَ اِسْمًا مِائَةً إِلاَّ وَاحَدًا مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

Artinya : “Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama – seratus kurang satu; barang siapa yang menghitungnya (ahsha’), akan masuk surga.” (Hadits shahih, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Asmaul husna sendiri berjumlah 99 nama, salah satunya adalah Ar-Rahman.
Berikut artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai salah satu sifat Allah yakni Ar-Rahman.

Arti Ar-Rahman

Ar-Rahman artinya adalah "Allah Maha Pemurah". Adapun huruf arabnya yakni (الرحمن).

Banyak ayat yang berkaitan dengan sifat Allah yang satu ini yaitu Ar-Rahman. Contohnya dalam surat Al-Fatihah berikut :

الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Artinya : "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang". (QS. Al-Fatiha : 3)

Ar-Rahman juga ditemukan dalam Hadits riwayat  Abi Hurairah berikut :

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

Pada hadits riwayat diatas, terdapat dua kalimat Ar-Rahman yakni yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan disukai Arrahman, Subhanallah wabihamdihi dan Subhaanallahul ‘azhiim

Adapun hadits riwayat diatas juga mengandung dzikir yaitu :

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

Subhanallah wabihamdihi dan Subhaanallahul ‘azhiim

Yang mana bacaan dzikir ini sangat disukai oleh Allah SWT. Hadits diatas mengandung ungkapan nama Allah yang diganti dengan kata Ar-Rahman. Yang mana Ar-Rahman artinya maha pemurah.

Ar-Rahman artinya latin adalah Allah yang memiliki sifat pemberi kasih sayang kepada seluruh umatnya, tidak hanya manusia akan tetapi juga semua makhluk ciptaan Allah tanpa terkecuali yang ada di jagat raya ini. Tidak hanya di bumi saja akan tetapi juga di seluruh planet yang ada di alam semesta. Tidak hanya manusia, akan tetapi juga hewan dan tumbuhan mulai dari yang paling kecil hingga yang paling besar bentuknya.

Allahu Akbar, Allah Maha Besar.
Betapa besar kekuasaan dan kasih sayang Allah SWT kepada kita semua.

Jika kita membicarakan Ar-Rahman yang artinya maha pemurah atau maha pemberi, maka kita harus mengingat betapa banyak kasih sayang yang kita terima dari Allah. Kasih sayang tersebut salah satunya adalah berupa rezeki. 

Baca tentang nama-nama asmaul husna lainnya disini :

1. Kumpulan Asmaul Husna Latin Lengkap dengan Tulisan Arab dan Artinya
2. Khasiat Mengamalkan Doa Asmaul Husna

Adapun Allah telah memberi kita 4 macam rezeki, diantaranya yaitu :

Rezeki yang Dijamin

Allah SWT berfirman,

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

Artinya : "Tidak ada suatu makhluk pun (termasuk manusia) yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya". (QS Huud : 6)

Adapun rezeki yang dijamin adalah rezeki yang sudah pasti didapatkan oleh seluruh makhluk ciptaan Allah. Tanpa mereka meminta, Allah sudah siapkan rezeki ini yang mana rezeki ini bisa didapatkan meski tanpa berusaha keras.

Adapun contoh rezeki yang dijamin adalah oksigen. Dengan oksigen ini manusia dan makhluk lainnya bisa terus melanjutkan hidup, bayangkan jika sedetik saja Allah mengambil rezeki ini maka betapa tersiksanya kita.

Akan tetapi kebanyakan orang menyepelekan rezeki ini, padahal jika mau menghitung rezeki yang Allah berikan kepada kita, maka nominalnya akan sangat besar sekali. Oleh karena itu, sudah sepatutnya jika kita mensyukuri rezeki Allah yang satu ini.

Rezeki yang Diupayakan

Allah SWT berfirman,

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

Artinya : "Tidaklah manusia mendapat apa-apa, kecuali apa yang telah diusahakannya". (QS An-Najm: 39)

Rezeki yang diupayakan/dijemput adalah rizki yang membutuhkan upaya/usaha dalam mendapatkannya. Allah SWT telah menakar berapa banyak rezeki yang masing-masing dari kita berhak mendapatkan. Contohnya seperti ini, jika kita menjumpai di pasar para pedagang sayur menjajakan dagangannya yang rupanya sama. Namun masing-masing dari pedagang tersebut mendapat rezekinya masing-masing, padahal ia mengambil dari petani yang sama pula.

Meskipun begitu, Allah tentu akan melebihkan rezeki seseorang dari yang lainnya jika orang tersebut lebih gigih dan lebih giat dalam berdagang. Seperti kata pepatah bahwa upaya tidak akan mengkhianati hasil.

Rezeki Atas Balasan Beramal Baik

Allah SWT berfirman,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya : "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui". (Al-Baqarah : 261).

Dalam ayat diatas, Allah menyebutkan bahwa Ia akan membalas 700 kali lipat dari tiap kebaikan yang dilakukan hamba-Nya. Adapun rezeki ini diberikan oleh Allah nanti pada hari akhir, atau bisa juga langsung di dunia dengan memberi rezeki yang berlipat ganda yang tidak pernah terfikir oleh kita. Sebab seorang hamba yang bertawakal akan sadar bahwa apa yang ia lakukan akan berbuah manis meski balasannya tidak harus berupa materi, contohnya seperti amal sedekah.

Baca Juga : Rezeki Gampang Terbuka dan Lancar Dengan Zikir Ini Amalkan! Hafalkan!

Rezeki Karena Ketaqwaan

Allah berfirman dalam dua ayat Al-Qur'an berikut ini :

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

Artinya : "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar".

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Artinya : "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya". (QS Ath-Thalaq : 2).

Seperti yang disebutkan dua ayat diatas, bahwa rezeki ini khusus hanya diberikan Allah kepada hamba-Nya yang bertakwa tanpa disangka-sangka.

Demikian artikel tentang Ar-Rahman artinya asmaul husna ini, semoga dapat bermanfaat dan semoga senantiasa dapat menjadikan kita hamba yang selalu bersyukur atas rezeki-rezeki dari-Nya.